Acetylcysteine

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Acetylcysteine Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa acetylcysteine digunakan?

Acetylcysteine adalah obat untuk memecah lendir yang ada di mulut, tenggorokan, dan paru-paru.

Obat ini juga biasa digunakan untuk mengencerkan lendir pada orang yang memiliki masalah paru-paru tertentu seperti fibrosis kistik, bysema, bronkitis, pneumonia, atau tuberkulosis. Ini adalah obat yang juga digunakan ketika Anda keracunan paracetamol.

Obat acetylcysteine juga digunakan selama operasi atau anestesi dan untuk tes persiapan medis yang mengecek kondisi tenggorokan dan paru-paru.

Cara Pakai

Bagaimana cara menggunakan obat ini?

Untuk mengobati masalah kesehatan paru-paru, hiruplah obat ini seperti yang telah diarahkan dokter. Umumnya dokter atau perawat akan mengajarkan Anda pakai obat ini. Pelajari semua persiapan dan petunjuk penggunaan.

Saat menggunakan obat acetylcysteine Anda mungkin merasakan sedikit bau menyengat ketika pertama kali menghirup obat. Bau ini akan cepat hilang. Setelah dihirup, mungkin ada efek kaku pada wajah setelahnya. Cuci wajah Anda dengan air untuk menghilangkan lengket bekas obat

Jangan mencampur acetylcysteine dengan obat inhalasi lain kecuali jika memang diresepkan oleh dokter atau apoteker.

Jika Anda minum obat ini melalui mulut, gunakan sesuai petunjuk dokter Anda. Solusinya biasanya dicampur dengan cairan lain (seperti soda) untuk mengurangi mual dan muntah. Minumlah obat dalam waktu 1 jam setelah dicampur dengan cairan lain. 

Beri tahu dokter Anda jika Anda muntah dalam waktu 1 jam setelah minum obat. Anda mungkin perlu mengambil dosis lainnya yang lebih rendah.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Bagaimana dosis acetycysteine untuk orang dewasa?

Dosis nebulizer

Untuk mukolitik

Gunakan 1 hingga 10 mL larutan 20% atau 2 hingga 20 mL larutan 10%  yang dapat diberikan setiap 2 hingga 6 jam dalam sehari, dosis yang dianjurkan untuk kebanyakan pasien adalah 3 sampai 5 mL larutan 20% atau 6 hingga 10 mL larutan 10% tiga hingga empat kali sehari.

Dosis oral

Untuk mukolitik

600 mg per hari dalam satu dosis atau terbagi dalam 3 dosis.

Untuk keracunan parasetamol

  • Untuk  dosis muatan berikan 140 mg / kg berat badan, oral, sekali sebagai dosis pemuatan (lihat instruksi di kemasan obat)
  • Untuk Dosis Pemeliharaan berikan  70 mg / kg berat badan, secara oral, 4 jam setelah dosis pemuatan dan setiap 4 jam untuk 17 dosis total, kecuali tes paracetamol berulang menunjukkan kadar nontoksik (lihat instruksi persiapan di bawah)

Bagaimana dosis untuk anak-anak?

Dosis untuk anak bisa diberikan melalui resep dokter yang akan diberikan berdasarkan berat badan anak tersebut.

Dalam bentuk apa obat ini tersedia?

Acetylcysteine tersedia dalam sediaan tablet 600 mg dan untuk nebulizer ampul dalam sediaan 300 mg/3 ml.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat terjadi akibat acetylcysteine?

Berikut adalah efek samping yang bisa terjadi:

  • Reaksi alergi seperti gatal-gatal, sulit bernaps, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan Anda.
  • Sesak dada atau kesulitan bernapas.
  • Efek samping yang umum dapat meliputi:
  • Lengket di sekitar wajah yang terkena topeng nebulizer
  • Bercak putih atau luka di dalam mulut atau di bibir Anda
  • Mual dan muntah
  • Demam, pilek, sakit tenggorokan

Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan dan Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat ini?

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan acetylcysteine adalah sebagai berikut :

  • Pasien yang memiliki asma bronkial harus dipantau terhadap kemungkinan terjadinya bronkospasme. Jika bronkospasme terjadi, pengobatan harus segera dihentikan.
  • Obat ini ada dalam bentuk sediaan aerosol dapat memperburuk batuk pada pasien yang memiliki asma bronkial akut.
  • Penggunaan acetylcysteine, terutama pada awal pengobatan, dapat mencairkan sekresi bronkus dan secara bersamaan meningkatkan volumenya. Jika pasien tidak mampu untuk meludah, perlu untuk membersihkan saluran udara dengan drainase postural atau menggunakan bronchosuction untuk menghindari retensi sekresi.
  • Tanyakanlah dosis acetylcysteine untuk anak-anak kepada dokter.
  • Acetylcysteine bisa menyebabkan rasa kantuk pada sebagian orang. Hindarilah mengemudi atau mengoperasikan alat berat selama mengonsumsi atau menggunakan obat ini.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Apakah obat ini  aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai tentang apakah acetylcysteine aman untuk ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Menurut US Food and Drugs Administration (FDA) atau setara dengan BPOM di Indoensia, obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B (tidak berisiko pada beberapa penelitian).

Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung Acetylcysteine selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Interaksi

Obat-obatan apa yang bisa bereaksi dengan acetylcysteine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada penggunaan yang berlebihan atau tertelan tidak disengaja, maka efek overdosis bisa saja terjadi. Adapaun tanda dan gejala sama seperti efek samping di atas namun lebih parah lagi. Sejauh ini tidak ada laporan efek samping serius ataupun gejala keracunan, walaupun dengan overdosis yang sangat tinggi.

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 119 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum ?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis dobel.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca