Travocort

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Travocort Merek: Travocort, Travocort dan Travocort.

Kegunaan

Untuk apa obat Travocort digunakan?

Travocort adalah obat oles yang digunakan untuk mengatasi peradangan kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Tiap gram obat ini mengandung bahan aktif diflucortolone valerate 10 mg dan isoconazole nitrat 1 mg. 

Diflucortolone velerate adalah obat golongan kortikosteroid yang membantu menekan peradangan dan reaksi alergi di kulit. Sementara isoconazole nitrate merupakan obat antijamur yang umumnya digunakan untuk mengobati infeksi kulit akibat kadas dan kurap. 

Obat ini tidak dijual bebas di apotek karena hanya tersedia dengan resep dokter. 

Bagaimana aturan pakai Travocort?

Berikut sejumlah aturan pakai Travocort yang perlu diperhatikan baik-baik:

  • Sebelum memulai pengobatan, bersihkan area kulit yang bermasalah dan keringkan dengan baik. 
  • Ambil obat secukupnya dengan ujung jari lalu oleskan tipis-tipis hanya pada permukaan kulit yang terinfeksi. Banyaknya frekuensi pemakaian obat disesuaikan dengan anjuran dokter. 
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah selesai mengoleskan obat. 
  • Pastikan area kulit yang terinfeksi tidak ditutupi plester atau perban, kecuali dokter menganjurkan yang sebaliknya. 
  • Gunakan obat ini secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya. Supaya Anda selalu ingat, ada baiknya gunakan obat di waktu yang sama setiap hari. 
  • Jangan mengurangi atau menambahkan dosis sembarang karena akan memengaruhi kinerja obat. 

Bagaimana cara menyimpan Travocort?

Obat Travocort paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Berapa dosis Travocort  untuk dewasa?

Oleskan 2 kali sehari pada permukaan kulit yang terinfeksi. Maksimal penggunaan obat ini adalah 2 minggu. Bila dalam kurun waktu tersebut kondisi Anda tidak juga membaik, segera berobat ke dokter. 

Berapa dosis Travocort untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa Travocort tersedia?

Travocort tersedia dalam bentuk krim dengan kekuatan 5 gram. 

Efek Samping

Apa efek samping Travocort yang mungkin terjadi?

Efek samping paling umum dari penggunaan obat Travocort di antaranya:

  • Gatal 
  • Sensasi panas
  • Telangiektasia, kemunculan pembuluh darah halus pada area kulit yang bermasalah.

Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Travocort?

Sebelum menggunakan obat ini, sebaiknya beri tahu dokter jika:

  • Anda punya alergi terhadap bahan aktif yang terkandung di dalam obat ini, yaitu isoconazole nitrate dan diflucortolone valerate. 
  • Anda punya riwayat penyakit menular seperti herpes simplex, cacar air, vaccinia, dan varicella. 
  • Anda punya riwayat penyakit tuberkulosis dan infeksi sipilis di area yang akan diobati.
  • Anda sedang rutin minum obat resep, obat nonresep, suplemen makanan, atau obat herbal. 
  • Anda punya riwayat penyakit kulit yang serius. 

Apakah Travocort aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Keamanan obat ini untuk ibu hamil, menyusui, serta bayi masih belum diketahui. Sebab, tidak ada penelitian yang benar-benar membuktikan bahwa obat ini aman untuk berbagai kondisi tersebut. Maka dari itu, selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apa pun. Apalagi jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan. 

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Travocort?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Travocort?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Travocort?

Sejumlah kondisi medis yang mungkin dapat berinteraksi dengan obat Travocort di antaranya:

  • Tuberkulosis (TB)
  • Sifilis
  • Varisela
  • Herpes zoster
  • Cacar air
  • Rosasea

Mungkin ada penyakit lainnya yang belum disebutkan di atas. Maka dari itu, penting memberi tahu dokter seputar semua riwayat kesehatan Anda selama pemeriksaan. Dengan begitu, dokter dapat menentukan obat jenis lainnya yang sesuai dengan kondisi Anda.

Overdosis

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan bila lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis dobel.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: April 20, 2016 | Terakhir Diedit: Oktober 11, 2019

Yang juga perlu Anda baca