Povidone Iodine obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: Povidone Iodine Merek: Erphaseptan, Forinfec, Septika Lar, Alphadine, Alphadine Obat Kumur Alp, Asepta, Benodin, Betadine, Betadine Obat Kumur Beta, Betadine Shampoo, Betadine Preparat Vagina, Corsasep, Duvodine, Isodine, Isodine Gargle, Isodine Skin Cleanser/Scrub, Molexdine, Molexdine Mouthwash, Mugisept, Neo Iodine, Neo Iodine Larutan Topik, Orodin, Scansepta Obat Kumur Sca, Scansepta Larutan Scanse, Septadine, Septadine Obat Kumur Sep, Sterox dan Vidisep.

Penggunaan

Untuk apakah povidone iodine  digunakan?

Povidone iodine adalah obat yang tersedia dalam bentuk salep dan cairan obat yang merupakan campuran dari polymer polyvinylpyrolidone dan iodine. Iodine yang dihasilkan dari campuran ini akan membunuh bakteri dengan cepat sehingga dapat mengatasi area yang terinfeksi bakteri dengan baik. Sementara itu, polymer dapat berperan sebagai media yang menyalurkan iodine untuk jangka waktu yang cukup lama.

Fungsi dari povidone iodine adalah dapat mengobati luka ringan, luka bakar, bentol-bentol merah, infeksi, dan membunuh bakteri pada orang dewasa, remaja, anak-anak hingga balita. Obat ini termasuk ke dalam obat bebas, sehingga Anda bisa mendapatkan obat ini di apotek tanpa harus menyertakan resep dari dokter.

Bagaimana cara penggunaan povidone iodine?

Untuk mendapatkan manfaat povidone iodine secara maksimal, gunakan obat ini sesuai dengan tata cara penggunaan. Berikut adalah aturan penggunaan povidone iodine, di antaranya adalah:

  • Gunakan obat ini sesuai dengan aturan penggunaan yang tertera pada kemasan obat. Namun, jika Anda diresepkan oleh dokter untuk menggunakan obat ini, ikuti catatan resep yang diberikan oleh dokter.
  • Obat ini digunakan untuk masalah kulit saja. Saat menggunakan obat ini, area yang bermasalah harus diolesi secara menyeluruh menggunakan obat ini.
  • Warna kecokelatan yang terdapat pada salep ini menunjukkan adanya iodine di dalam campuran obatnya. Namun, jika warna cokelatnya sudah memudar, maka efektivitasnya menurun.
  • Bersihkan daerah yang terkena. Oleskan sedikit larutan povidone / iodine ke daerah yang terkena. Daerah yang terkena dapat dibiarkan terbuka, atau Anda dapat menutupinya dengan perban steril.
  • Setelah menggunakan obat ini, segera tutupi luka dengan perban.
  • Obat ini sebaiknya digunakan setiap 4-6 jam sekali untuk mendapatkan manfaatnya secara mskimal. Obat ini harus segera dioleskan lagi ke area yang bermasalah jika warna salep yang telah digunakan sudah memudar.
  • Tanyakan ke dokter Anda setiap pertanyaan yang Anda miliki tentang bagaimana menggunakan larutan povidone iodine.
  • Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan povidone iodine?

Untuk menggunakan obat ini, Anda tidak hanya mempelajari mengenai cara penggunaan, namun Anda juga harus mempelajari cara penyimpanannya juga. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda praktikkan saat hendak menyimpan povidone iodine, di antaranya adalah:

  • Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap.
  • Jangan disimpan di kamar mandi.
  • Jangan pula dibekukan di dalam freezer.
  • Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.
  • Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda.
  • Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Sementara itu, jika Anda sudah tidak menggunakan povidone iodine lagi, atau jika masa berlaku obat ini sudah habis, Anda harus segera membuangnya. Tetapi, jangan lupa untuk membuangnya dengan cara yang tepat dan aman, khususnya untuk kesehatan lingkungan.

Tata cara membuang povidone iodine adalah jangan mencampurkan obat ini dengan sampah rumah tangga lainnya. Jangan pula membuang obat ini di saluran pembuangan air seperti toilet.

Jika Anda ingin membuang obat ini secara aman, tanyakan terlebih dahulu kepada apoteker dan petugas dari instansi pembuangan sampah setempat mengenai cara membuang obat yang sesuai aturan.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis povidone iodine  untuk orang dewasa?

Dosis dewasa untuk infeksi tenggorokan dan kebersihan mulut

  • Dosis biasa: Dalam 1% larutan, kumur dengan 10 mL larutan tersebut disertai dengan air hangat dengan volume yang sama selama 30 menit dan dilakukan sebanyak empat kali dalam 14 hari, atau sesuai yang diarahkan dokter Anda.

Dosis dewasa untuk profilaksis infeksi okular (mata) yang mungkin terjadi setelah prosedur operasi

  • Teteskan obat tetes mata yang mengandung povidone iodine ke area mata yang bermasalah. Lalu, diamkan selama dua menit sebelum dibersikan menggunakan natrium klorida.

Dosis dewasa untuk jerawat

  • Oleskan obat pada area yang bermasalah. Diamkan obat selama 3-5 menit sebelum dibersihkan dengan air.

Dosis dewasa untuk seborrhoeic dermatitis

  • Gunakan 2-3 cairan shampo di kulit kepala yang sudah dibasahi, lalu dibilas dan ulangi beberapa kali dengan air hangat. Lakukan secara rutin sebanyak satu minggu sekali hingga hasil yang diinginkan.

Dosis dewasa untuk antiseptik

  • Gunakan 5-10% cairan obat, 10% saat menggunakan salep, 10% penggunaan gel, dan 10% obat semprot aerosol.

Bagaimana dosis povidone iodine untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas belum ditetapkan pada pasien anak (kurang dari 18 tahun). Jika Anda ingin menggunakan obat ini untuk anak-anak, beri tahu dokter terlebih dahulu dan tanyakan mengenai potensi risiko dan manfaat atas penggunaan povidone iodine ini. Povidone iodine adalah obat yang tidak diperuntukkan untuk anak-anak.

Dalam dosis apakah povidone iodine tersedia?

Obat ini tersedia dalam sediaan obat salep biasa, salep mata dan obat kumur.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena povidone iodine?

Sama halnya dengan penggunaan obat-obatan lain, menggunakan povidone iodine juga dapat menyebabkan efek samping. Tetapi,  banyak orang tidak mengalaminya sama sekali, atau merasakan efek samping yang cukup ringan.

Berikut adalah efek samping yang mungkin terjadi jika menggunakan povidone iodine, di antaranya adalah:

  • Reaksi hipersensitivitas yang ditandai dengan erythema, kulit gatal dan bentol-bentol.
  • Reaksi alergi yang cukup serius, termasuk napas jadi terengah-engah, kepala pusing, dan adanya anjlokan tekanan darah yang cukup serius.
  • Hipertirodisime
  • Mudah berkeringat, tidak bisa diam, hingga jantung berdetak amat cepat.
  • Angiodema atau reaksi alergi yang cukup serius hingga membuat wajah dan tenggorokan membengkak.
  • Hipotiroidisme
  • Kulit kering dan meradang, biasanya kulit menjadi merah dan terkelupas
  • Kulit menjadi terbakar karena reaksi kimia di dalam tubuh

Ini bukanlah daftar lengkap dari semua efek samping yang mungkin terjadi. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang efek samping, hubungi penyedia layanan kesehatan Anda. Hubungi dokter Anda untuk nasihat medis tentang efek samping.

Tidak semua orang mengalami efek samping yang telah disebutkan di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan povidone iodine?

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan povidone iodine?

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan povidone iodine, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui dan pelajari terlebih dahulu, di antaranya adalah:

  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap povidone, iodine, atau produk-produk povidone dan iodine lainnya.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap berbagai obat-obatan, makanan, atau zat lainnya. Beri tahu pula bagaimana Anda mengenali reaksi alergi; termasuk kulit gatal, napas terengah-engah, mengi atau napas berbunyi, batuk, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, hingga tenggorokan.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki gigitan hewan peliharaan.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kulit seperti terbakar atau luka yang cukup parah.
  • Beri tahu dokter segala jenis obat-obatan yang Anda gunakan, termasuk obat resep, obat non resep, obat herbal, suplemen makan, hingga multivitamin.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, dan menyusui.
  • Beri tahu dokter segala kondisi kesehatan yang sedang atau pernah Anda alami.
  • Jangan menggunakan obat ini jika Anda memiliki hipertiroidisme
  • Jangan menggunakan obat ini jika Anda memiliki masalah gangguan kelenjar tiroid yang cukup parah.
  • Jangan menggunakan obat ini jika Anda memiliki masalah kulit yang terlihat seperti herpes.
  • Jangan menggunakan obat ini jika Anda menggunakan obat yang mengandung lithium.
  • Jangan menggunakan obat ini untuk mengatasi masalah kulit pada bayi yang baru lahir hingga usianya menginjak 6 bulan.

Apakah povidone iodine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut US Food and Drugs Administration (FDA) atau setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia. Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •     A= Tidak berisiko,
  •     B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •     C=Mungkin berisiko,
  •     D=Ada bukti positif dari risiko,
  •     X=Kontraindikasi,
  •     N=Tidak diketahui

Sementara itu, studi pada wanita menunjukkan bahwa obat ini hanya menimbulkan risiko yang tergolong ringan untuk bayi bila digunakan selama menyusui. Meski begitu, Anda tetap harus mempertanyakan kepada dokter mengenai potensi risiko dan manfaat dari penggunaan obat ini jika ingin menggunakan obat ini saat menyusui. Hanya gunakan obat ini saat Anda benar-benar menggunakannya.

Interaksi

Obat lain apa yang mungkin berinteraksi dengan povidone iodine?

Jika Anda menggunakan povidone iodine dengan obat lain di waktu yang bersamaan, kemungkinan interaksi dapat terjadi. Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Namun, tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan.

Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan povidone iodine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan povidone iodine?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Interaksi antara povidone iodine dan kondisi kesehatan tertentu di dalam tubuh Anda dapat menyebabkan risiko penggunaan obat meningkat atau kondisi kesehatan Anda memburuk.

Oleh sebab itu, beri tahu segala kondisi kesehatan yang Anda miliki kepada dokter. Dengan demikian, dokter dapat membantu Anda menentukan apakah penggunaan obat ini baik untuk kondisi Anda.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Oktober 17, 2019

Sumber