Oralit

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Nama Generik: Oralit Merek: oralit.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa Oralit digunakan?

Oralit adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kondisi kekurangan eletrolit dan mineral di dalam tubuh akibat dehidrasi yang terjadi akibat diare, muntah kronis, hingga aktivitas fisik yang berlebihan. Dalam oralit terdapat kandungan Glucose anhydrous, NaCl, Na bicarbonate, CaCl2.

Bagaimana aturan pakai Oralit?

Oralit hadir dalam bentuk cairan atau bubuk sehingga harus dilarutkan dalam air. Obat ini dapat diminum dengan atau tanpa makan sebelumnya. Obat ini akan bekerja 8-12 jam setelah dikonsumsi.

Bagaimana cara menyimpan Oralit?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Berapa dosis Oralit untuk dewasa?

Untuk orang dewasa yang mengalami dehidrasi:

  • Dehidrasi ringan: 50 ml cairan per kg berat badan yang diminum dalam 4-6 jam sekali.
  • Dehidrasi sedang: 100 ml cairan oralit per kg berat badan yang diminum dalam 4-6 jam sekali.

Menjaga keseimbangan cairan:

  • Diare ringan: 100-200 ml cairan per kg berat badan dalam satu hari.
  • Diare kronis: 15 ml cairan per kg berat badan setiap jam hingga diare berhenti.

Berapa dosis Oralit untuk anak-anak?

Untuk mengatasi dehidrasi:

  • Usia < 2 tahun: 15 ml per kg berat badan dalam satu hari sekali.
  • Usia 2-10 tahun: 50 ml per kg berat badan dalam 4-6 jam pertama. Kemudian 100 ml per kg berat badan pada 18-24 jam setelahnya.

Dalam dosis dan sediaan apa Oralit tersedia?

Oralit tersedia dalam bentuk cairan yang harus dilarutkan terlebih dahulu dengan air. Dalam satu bungkus terdapat 200 ml oralit dan harus dilarutkan dalam 200 ml air.

Efek Samping

Apa efek samping Oralit yang mungkin terjadi?

Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Selama penggunaan obat ini, efek samping yang akan timbul yaitu:

  • Perut kembung akibat terlalu banyak cairan yang masuk
  • Merasa mual
  • Kadar kalsium tinggi dalam darah

Kondisi ini sebenarnya jarang terjadi, pasalnya oralit aman untuk dikonsumsi.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Oralit?

Obat ini tidak dapat digunakan untuk mengatasi diare, hanya untuk pengganti cairan dan elektrolit yang hilang akibat diare. Jangan lupa untuk menyediakan air matang sebagai pelarut obat ini.

Apakah Oralit aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Sampai saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa oralit menimbulkan dampak buruk bagi ibu hamil dan ibu menyusui.

Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Oralit?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Untuk mengetahui obat yang Anda konsumsi memiliki interaksi atau tidak dengan obat oralit, sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter Anda.

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Oralit?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Sejauh ini tidak ada pantangan makanan atau makanan yang dapat memengaruhi kerja oralit. Jika Anda ragu sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Oralit?

Bila Anda mengalami beberapa kondisi kesehatan tertentu, maka kerja obat ini bisa saja tidak maksimal dan terganggu. Berikut adalah kondisi kesehatan tersebut:

  • Gagal ginjal
  • Hiperkalemia
  • Gagal jantung

Overdosis

Bagaimana gejala overdosis Oralit dan apa efeknya?

Overdosis oralit bisa menimbulkan beberapa gejala seperti:

  • Retensi air
  • Bengkak
  • Kadar kalsium dalam darah tinggi

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 119 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis dobel.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Oktober 10, 2017 | Terakhir Diedit: Oktober 10, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan