Nama Generik: Niasin Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa niasin?

Niasin (asam Niasin) adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati defisiensi niasin (pellagra). Kekurangan niasin dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu (seperti penyalahgunaan alkohol, sindrom malabsorpsi, penyakit Hartnup), pola makan yang buruk, atau penggunaan jangka panjang obat-obatan tertentu (seperti isoniazid).

Kekurangan niasin dapat menyebabkan diare, linglung (demensia), kemerahan/pembengkakan pada lidah, dan kulit merah terkelupas. Niasin juga dikenal sebagai vitamin B3, salah satu vitamin B-kompleks. Vitamin membantu dalam mendukung kemampuan tubuh untuk membuat dan memecah senyawa alami (metabolisme) yang diperlukan untuk kesehatan yang baik. Niasinamide (nikotinamide) adalah bentuk yang berbeda dari vitamin B3 dan tidak bekerja dengan cara yang sama seperti niasin. Jangan mengganti Niasin dengan obat lainnya tanpa seizin dokter.

Periksa bahan-bahan pada label bahkan jika Anda telah menggunakan produk sebelumnya. Produsen mungkin telah mengubah bahan-bahannya. Produk dengan nama yang mirip mungkin mengandung bahan-bahan yang berbeda dan memiliki kegunaan yang berbeda pula. Menggunakan produk yang bukan ditujukan secara spesiifik untuk kondisi kesehatan Anda dapat membahayakan nyawa.

KEGUNAAN LAIN: Bagian ini memuat penggunaan obat ini yang tidak tercantum dalam label yang sudah disetujui, namun mungkin saja diresepkan oleh ahli kesehatan Anda. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tercantum di bawah hanya jika sudah diresepkan oleh dokter dan ahli kesehatan Anda.

Dengan pengawasan dokter, niasin juga dapat digunakan untuk meningkatkan kolesterol dan kadar lemak yang rendah (trigliserida) dalam darah. Hal ini umumnya digunakan setelah perawatan tanpa obat belum sepenuhnya berhasil dalam menurunkan kolesterol. Dosis untuk mengobati masalah lemak darah ini biasanya jauh lebih tinggi daripada untuk masalah diet.

Bagaimana cara penggunaan niasin?

Masukkan obat ini melalui mulut dengan makanan rendah lemak atau makanan ringan seperti yang diarahkan oleh dokter Anda, biasanya 1-3 kali sehari. Mengonsumsi niasin dengan perut kosong dapat meningkatkan efek samping (seperti kemerahan, sakit perut). Ikuti semua petunjuk pada kemasan produk. Jika dokter Anda telah meresepkan obat ini, konsumsilah seperti yang diarahkan. Jika Anda tidak yakin tentang informasi apapun, konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Niasin tersedia dalam formulasi yang berbeda (immediate-release dan extended-relesease). Jangan mengganti kekuatan, merek, atau bentuk niasin. Hal itu dapat menyebabkan penyakit liver yang parah terjadi.

Telanlah kapsul extended-release secara keseluruhan. Jangan menghancurkan atau mengunyah kapsul extended-release atau tablet. Melakukan hal tersebut dapat melepaskan semua obat sekaligus, dan hal ini dapat meningkatkan risiko efek samping. Jangan membelah tablet extended-release kecuali mereka memiliki garis pemisah, dan dokter atau apoteker memberitahu Anda untuk melakukannya. Telanlah obat secara keseluruhan.

Untuk mengurangi kemungkinan efek samping seperti kemerahan, hindarilah alkohol, minuman panas, dan makan makanan pedas saat Anda segera mengonsumsi niasin. Mengkonsumsi aspirin murni (non-entericcoated, 325 miligram) atau obat nonsteroidal anti radang (seperti asibuprofen, 200 miligram) 30 menit sebelum mengkonsumsi niasin dapat membantu mencegah pembilasan. Tanyakan kepada dokter Anda apakah pengobatan ini tepat untuk Anda atau tidak.

Jika Anda juga meminum obat-obatan tertentu lainnya untuk menurunkan kolesterol (resin pengikat asam empedu, seperti cholestyramine atau colestipol), konsumsilah niasin setidaknya 4 sampai 6 jam sebelum atau setelah minum obat ini. Produk-produk ini berinteraksi dengan niasin, dan dapat mencegah penyerapan penuh. Lanjutkan konsumsi obat lain Anda untuk menurunkan kolesterol seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.

Dosis didasarkan pada kondisi medis dan respon Anda terhadap pengobatan. Jika Anda mengambil ini untuk masalah lipid, dokter Anda mungkin akan menyarankan Anda untuk memulai obat ini pada dosis rendah dan secara bertahap meningkatkan dosis untuk mengurangi risiko efek samping. Dosis Anda akan perlu ditingkatkan secara perlahan bahkan jika Anda sudah meminum niasin dan sedang diganti dari produk niasin lain untuk produk ini. Ikuti petunjuk dokter dengan hati-hati.

Jangan berhenti konsumsi obat ini kecuali diperintahkan oleh dokter Anda. Jika Anda berhenti mengkonsumsi niasin, Anda mungkin perlu untuk mengulang lagi dosis awal Anda dan secara bertahap meningkatkan lagi. Tanyakan kepada dokter atau apoteker untuk petunjuk tentang mengulang dosis Anda jika Anda tidak mengkonsumsi obat Anda selama beberapa hari.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan hasil terbaik. Untuk membantu Anda mengingat, konsumsi obat setiap harinya pada waktu yang sama.

Sangatlah penting untuk terus mengikuti saran dokter Anda tentang diet dan olahraga.

Jika kondisi Anda tetap saja tidak berubah atau bahkan memburuk, atau jika Anda berpikir Anda mungkin memiliki masalah medis yang serius, dapatkan bantuan medis secepatnya.

Bagaimana cara penyimpanan niasin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis niasin untuk orang dewasa?

Dosis untuk hyperlipoproteinemia jenis IV (VLDL tinggi) pada orang dewasa
Dosis awal: 100 mg oral 3 kali sehari, saat atau sesudah makan.
Dosis pemeliharaan: 1 sampai 2 g oral 3 kali sehari, saat atau sesudah makan.
Dosis maksimum yang disarankan adalah 6 g/hari.
extended-release (Niaspan):
Dosis awal: 500 mg oral sekali sehari saat waktu tidur setelah camilan rendah lemak. Dosis maksimal yang dianjurkan adalah 2 g/hari.
extended-release (Slo-niasin):
dosis awal: 250-750 mg oral sekali sehari, pagi atau malam.

 

Dosis untuk hyperlipoproteinemia Tipe V (kilomikron tinggi+ VLDL) pada orang dewasa
Dosis awal: 100 mg oral 3 kali sehari, saat atau sesudah makan.
Dosis pemeliharaan: 1 – 2 g secara oral 3 kali sehari, saat atau sesudah makan.
Dosis maksimum yang disarankan adalah 6 g/hari.
extended-release (Niaspan):
Dosis awal: 500 mg oral sekali sehari pada waktu tidur setelah camilan rendah lemak. Dosis maksimal yang dianjurkan adalah 2 g/hari.
extended-release (Slo-niasin):
dosis awal: 250-750 mg oral sekali sehari, pagi atau malam.

 

Dosis untuk Pellagra pada orang dewasa
50 – 100 mg oral 3 sampai 4 kali sehari.
Dosis maksimum yang dianjurkan adalah 500 mg, oral setiap hari.

 

Dosis untuk Defisiensi niasin pada orang dewasa
10 – 20 mg oral sekali sehari. niasin juga dapat diberikan secara parenteral sebagai komponen aditif multivitamin injeksi yang terkandung dalam produk nutrisi parenteral.
Dosis maksimum yang dianjurkan adalah 100 mg secara oral setiap hari.

Bagaimana dosis niasin untuk anak-anak?

Dosis untuk Pellagra pada anak-anak
50 – 100 mg per oral 3 kali sehari.
Catatan: Beberapa ahli lebih memilih niasinamide untuk pengobatan karena profil efek samping yang lebih menguntungkan.

Dosis untuk Defisiensi Niasin pada anak-anak
Dosis rekomendasi sesuai Angka Kebutuhan Gizi (AKG):
1 – 5 bulan: 2 mg oral setiap hari.
6 – 11 bulan: 3 mg oral setiap hari.
1 – 3 tahun: 6 mg oral setiap hari.
4 – 8 tahun: 8 mg oral setiap hari.
9 – 13 tahun: 12 mg oral setiap hari.

 

Remaja laki-laki:
14 – 18 tahun: 16 mg oral setiap hari.
Remaja perempuan:
14 – 18 tahun: 14 mg oral setiap hari.

Dalam dosis apakah niasin tersedia?

Tablet berbentuk kapsul, Oral: 500 mg, 750 mg, 1000 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena niasin?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: kesulitan bernafas; pembengkakan pada wajah Anda, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter anda jika anda mengalami efek samping yang berat berikut:

  • merasa seperti Anda akan pingsan
  • denyut jantung cepat, berdebar, atau tidak teratur
  • merasa sesak napas
  • pembengkakan
  • penyakit kuning (kulit atau mata)
  • nyeri otot, pelunakan,, atau lemas diikuti demam atau gejala flu, urin berwarna gelap
  • jika Anda penderita diabetes, beritahu dokter Anda tentang perubahan kadar gula darah Anda

Efek samping yang lebih umum, termasuk:

  • pusing ringan
  • terasa hangat, kemerahan atau geli di bawah kulit Anda
  • gatal, kulit kering
  • berkeringat atau menggigil
  • mual, diare, bersendawa, buang angin
  • nyeri otot, kram kaki
  • masalah tidur (insomnia)

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan niasin?

Sebelum mengkonsumsi niasin,

  • beri tahukan dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap niasin, obat lain, atau salah satu bahan dalam tablet niasin. Tanyakan apoteker atau periksalah pada bagian informasi produk untuk daftar bahan yang terdapat di dalam obat
  • beri tahukan pada dokter dan apoteker obat dengan resep dan obat non-resep apa, serta vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang anda konsumsi atau akan anda konsumsi. Pastikan untuk menyebutkan salah satu hal berikut: antikoagulan ( ‘pengencer darah’) seperti warfarin (Coumadin); aspirin; insulin atau obat oral untuk diabetes; obat untuk tekanan darah tinggi; suplemen gizi atau produk lain yang mengandung niasin; atau obat lain untuk menurunkan kolesterol atau trigliserida. Jika Anda mengambil insulin atau obat oral diabetes, dosis Anda mungkin perlu diubah karena niasin dapat meningkatkan jumlah gula dalam darah dan urin
  • beri tahukan dokter jika Anda sedang mengonsumsi resin pengikat asam empedu, seperti colestipol (Colestid) atau cholestyramine (Questran), konsumsi setidaknya 4 sampai 6 jam sebelum atau 4 sampai 6 jam setelah niasin
  • beri tahu dokter Anda jika Anda mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar dan jika Anda memiliki atau pernah memiliki diabetes; encok; bisul; alergi; penyakit kuning (kulit atau mata); perdarahan masalah; atau penyakit kandung empedu, hati, atau ginjal
  • beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk  hamil, atau sedang menyusui. Jika Anda hamil sewaktu mengkonsumsi niasin, hentikan konsumsi niasin dan hubungi dokter Anda
  • beri tahukan jika Anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda mengonsumsi niasin
  • tanyakan pada dokter apakah aman untuk mengonsumsi alkohol selama terapi niasin. Alkohol dapat membuat efek samping dari niasin menjadi lebih buruk
  • penting untuk diketahui bahwa niasin menyebabkan flushing/sensasi hangat (kemerahan, rasa hangat, gatal, kesemutan) di wajah, leher, dada, atau punggung. Efek samping ini biasanya akan hilang setelah mengonsumsi obat selama beberapa minggu. Hindari konsumsi alkohol atau minuman panas atau makan makanan pedas saat Anda hendak mengkonsumsi niasin. Mengonsumsi aspirin atau obat anti-inflamasi nonsteroidal lainnya seperti ibuprofen (Advil, Motrin) atau naproxen (Aleve, Naprosyn) 30 menit sebelum mengonsumsi niasin dapat mengurangi kemerahan pada kulit. Jika Anda mengambil niasin extended-release pada waktu tidur, flushing mungkin akan terjadi saat Anda sedang tidur. Jika Anda bangun dan merasa kepanasan, bangun perlahan, terutama jika Anda merasa pusing atau pingsan

Apakah niasin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Tidak ada penelitian yang memadai pada wanita menyusui untuk dapat mengetahui risiko pada bayi saat menggunakan obat ini selama masa menyusui. Pertimbangkan manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini saat menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan niasin?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker.Jangan memulai, menghentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Beri tahukan dokter Anda tentang semua obat penurun kolesterol lain yang Anda konsumsi dengan niasin, terutama atorvastatin (Lipitor, Caduet), fluvastatin (Lescol), lovastatin (Mevacor, Altoprev, Advicor), pravastatin (Pravachol), atau simvastatin (Zocor, Simcor, Vytorin, Juvisync).

Tanyakan pada dokter atau apoteker apakah aman untuk Anda mengkonsumsi niasin jika Anda juga menggunakan salah satu obat berikut:

  • pengencer darah, seperti warfarin (Coumadin, Jantoven)
  • multivitamin atau suplemen mineral yang mengandung niasin
  • obat jantung atau tekanan darah seperti amlodipine (Norvasc, Caduet, Exforge, Lotrel, Tekamlo, Tribenzor, Twynsta, Amturnide), diltiazem (Cardizem, Cartia, Dilacor, Diltia, Diltzac, Taztia, Tiazac), felodipine (Plendil), nicardipine ( Cardene), nifedipine (Procardia, Adalat), nimodipin (Nimotop), nisoldipin (Sular), atau verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan); atau
  • obat jantung seperti doxazosin (Cardura), mononitrate (dinitrate, Imdur, Isordil, Monoket, Sorbitrate), nitrogliserin (Nitro-Bid, Nitro-Dur, Nitrostat), prazosin (Minipress), atau terazosin (Hytrin)

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan niasin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan niasin?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • masalah pendarahan,
  • diabetes, mellitus
  • glaukoma
  • encok
  • penyakit hati atau riwayat penyakit kuning
  • tekanan darah rendah
  • maag – niasin dapat membuat kondisi ini menjadi lebih buruk
  • masalah ginjal – niasin tablet extended-release dapat membuat masalah ginjal Anda lebih parah.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan