Nama Generik: Misoprostol Merek: Chromalux, Citrosol, Gastrul, Invitec, Mipros, Noprostol, Cytostol, Cytotec dan Prosomed.

Penggunaan

Untuk apa Misoprostol?

Misoprostol adalah obat dengan fungsi untuk mencegah radang lambung selama Anda mengonsumsi NSAID (aspirin, ibuprofen, naproxen), khususnya jika Anda berisiko terkena tukak lambung atau memiliki riwayat tukak lambung. Misoprostol membantu menurunkan risiko komplikasi serius pada lambung seperti perdarahan. Obat ini melindungi melindungi lambung Anda dari sejumlah zat asam.

Obat ini juga dikombinasikan dengan obat lain (mifepristone) untuk mengakhiri kehamilan (aborsi).

KEGUNAAN LAIN: Bagian ini berisi penggunaan obat yang tidak tercantum pada daftar yang disetujui tetapi mungkin disarankan oleh ahli kesehatan. Gunakan obat ini pada kondisi yang temasuk di dalam daftar pada bagian ini jika disarankan oleh Ahli kesehatan Anda.

Obat ini juga digunakan di rumah sakit sebagai penolong pada saat persalinan hanya pada saat waktu melahirkan (robeknya serviks, persalinan induksi) dan untuk mengobati perdarahan yang parah seusai persalinan. Diskusikan risiko dan manfaat yang didapat dengan dokter Anda.  Ketika misoprostol digunakan untuk tujuan ini, ia bekerja dengan membuat otot pada rahim berkontraksi.

Dosis misoprostol dan efek samping misoprostol akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Misoprostol?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Obat ini dilengkapi dengan brosur informasi untuk pasien. Baca dengan seksama. Jika Anda memiliki pertanyaan terkait obat ini, tanyakan pada dokter, perawat, atau apoteker.

Dosis diberikan berdasarkan kondisi medis dan respon terhadap pengobatan.

Jika Anda menggunakan obat ini untuk mencegah penyakit lambung, biasanya diminum sebanyak empat kali sehari, sesudah makan dan saat akan tidur untuk mengurangi diare, atau sesuai petunjuk dokter.

Jika Anda menggunakan obat ini untuk aborsi, minum obat tepat seperti yang dianjurkan dokter Anda.

Jika Anda menggunakan obat ini untuk memulai persalinan, tenaga ahli kesehatan Anda akan memasukkannya melalui vagina.

Hindari menggunakan antacid yang mengandung magnesium selama menggunakan misoprostol, karena dapat mengakibatkan diare semakin bertambah parah. Jika Anda memerlukan antacid, konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk membantu Anda memilih produk.

Untuk mencegah tukak lambung, lanjutkan penggunaan obat ini selama anda menggunakan NSAID. Minum obat secara teratur untuk mendapat khasiat terbaik. Selalu ingat untuk meminum obat pada waktu yang sama setiap harinya.

Informasikan kepada dokter jika kondisi tetap sama atau memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan Misoprostol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

 

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Misoprostol untuk orang dewasa?

Standar dosis dewasa untuk duodenal ulcer: 200 mcg diminum 4 kali sehari setelah makan dan saat akan tidur.

Untuk duodenal ulcers: Alternatif, 400 mcg diminum 2 kali sehari dapat digunakan.

Standar dosis dewasa untuk gastric ulcer: 200 mcg diminum 4 kali sehari setiap makan dan saat akan tidur.

Untuk duodenal ulcers: Alternatif, 400 mcg diminum 2 kali sehari dapat digunakan.

Standar dosis dewasa untuk NSAID-Induced Ulcer Prophylaxis: 200 mcg diminum 4 kali sehari dan saat akan tidur.
Untuk duodenal ulcers: Alternatif, 400 mcg diminum 2 kali sehari dapat digunakan.

Standar dosis dewasa untuk persalinan induksi: 25 mcg lewat vagina setiap 4 sampai 6 jam.

Standar dosis dewasa untuk perdarahan postpartum: Prophylaxis: 400 sampai 600 mcg diminum atau dihancurkan setelah kelahiran bayi, tetapi sebelum plasenta keluar.

Standar dosis dewasa untuk Cervical Ripening: sebelum operasi aborsi: 400 mcg lewat vagina, 3 sampai 4 jam sebelum kuretase.

Standar dosis dewasa untuk aborsi

Trimester pertama kehamilan: 400 mcg diminum sekali sebagai dosis tunggal setelah 48 jam pemberian mifepristone. Alternatif, 800 mcg melalui vagina 48 jam setelah pemberian mifepristone. Ketika digunakan dengan methotrexate, 5 sampai 7 hari kemudian beri 800 mcg melalui vagina (dosis misoprostol dapat diulangi 24 jam kemudian jika diperlukan).

Pada gagal kehamilan atau janin mati: 800 mcg melalui vagina sekali atau dua kali (dosis diberikan 24 jam terpisah).

Trimester kedua kehamilan: 600 mcg melalui vagina, 36 sampai 48 jam setelah pemberian mifepristone, diikuti 400 mcg diminum atau melalui vagina setiap 3 jam dengan 5 dosis maksimal pada 24 jam pertama.
Trimester ketiga kehamilan- janin mati: 100 mcg melalui vagina setiap 12 jam

Standar dosis dewasa untuk operasi ginekologi: Studi (n=204) – Operative hysteroscopy: 400 mcg diminum 12 sampai 24 jam sebelum operasi.

Bagaimana dosis Misoprostol untuk anak-anak?

Standar dosis pediatrik untuk NSAID- Induced Ulcer Prophylaxis

Studi (n=25)

>7 tahun: 9.8 mcg/kg/hari, terbagi dalam dua dosis harian, maksimal 800 mcg/hari

Dalam dosis apakah Misoprostol tersedia?

Tablet, Oral: 200 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Misoprostol?

Hentikan penggunaan misoprostol dan mintalah bantuan tenaga medis jika Anda mengalami reaksi alergi (kesulitan bernapas; tenggorokan terasa tercekik; bengkak pada bibir, lidah, atau wajah; gatal-gatal).

 

Misoprostol dapat menyebabkan diare ringan hingga sedang, perut kram, dan mual. Masalah ini biasanya terjadi selama minggu pertama pengobatan dan hentikan setelah satu minggu. Kemungkinan terjadinya diare dapat diperkecil dengan meminum misoprostol bersama dengan makanan. Hubungi dokter jika gejala ini tidak hilang lebih dari 8 hari atau kondisi parah.

 

Efek samping yang tidak begitu serius lainnya juga dapat terjadi. Lanjutkan penggunaan misoprostol dan bicarakan dengan dokter Anda jika Anda mengalami:

  • Muntah-muntah
  • Perut kembung
  • Sembelit
  • Sakit kepala, atau
  • Kram menstruasi, bercak, atau haid tidak teratur.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah kepada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Misoprostol?

Sebelum menggunakan misoprostol,

  • Beritahu dokter Anda dan apoteker jika Anda alergi terhadap misoprostol atau obat lainnya
  • Beritahu dokter dan apoteker obat resep dan nonresep yang Anda gunakan, khususnya antacid, aspirin, obat arthritis, dan vitamin
  • Beritahu dokter jika Anda sedang menyusui

Apakah Misoprostol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

 

  • Apakah Misoprostol aman bagi ibu hamil dan menyusui?

 

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori X menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

 

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Misoprostol?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

  • Phenylbutazone

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Misoprostol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Misoprostol?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

 

  • Penyakit pembuluh darah—Obat yang mirip dengan misoprostol menunjukkan dapat memperburuk kondisi ini
  • Epilepsy (tidak terkontrol) —Obat yang mirip dengan misoprostol dapat menyebabkan kejang-kejang
  • Penyakit radang usus—Misoprostol dapat memperparah diare yang berdampak pada dehidrasi.

 

 

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan