Nama Generik: Doxorubicin Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa obat Doxorubicin?

Doxorubicin adalah jenis obat kemoterapi anthracycline yang digunakan untuk mengobati beberapa jenis kanker. Doxorubin bekerja dengan memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Bagaimana aturan pakai Doxorubicin?

Obat ini diberikan melalui suntikan ke dalam pembuluh vena oleh penyedia layanan kesehatan profesional. Dosis berdasarkan kondisi medis, ukuran tubuh, dan respon terhadap terapi.

Jika obat menyentuh tubuh, segera dan benar-benar cuci kulit dengan sabun dan air. Bila obat masuk ke dalam mata, bukalah kelopak mata dan cuci dengan air sebanyak mungkin selama 15 menit. Carilah perhatian medis segera.

Perawat harus berhati-hati (misalnya mengenakan sarung tangan) agar mencegah kontak dengan urin atau cairan tubuh lain pasien selama setidaknya 5 hari setelah perawatan. Konsultasi dengan apoteker.

Jika dokter tidak menyuruh Anda sebaliknya, minumlah banyak cairan dingin selama perawatan dengan obat ini. Hal ini membantu mengalirkan obat dengan cepat sepanjang tubuh dan membantu mengurangi sejumlah efek samping.

Bagaimana cara menyimpan Doxorubicin?

Simpan obat pada suhu ruangan jauh dari cahaya dan kelembaban. Jangan simpan di dalam kamar mandi dan membekukan obat. Obat dengan merek yang berbeda-beda mungkin mempunyai cara menyimpan yang berbeda. Periksa kotak produk untuk mencari tahu instruksi bagaimana cara menyimpannya, atau menanyakan apoteker. Jauhi obat dari anak-anak dan binatang peliharaan.

Dilarang mengguyur obat di dalam toilet atau membuangnya ke dalam saluran pembuangan jika tidak disuruh. Buang produk ini dengan benar jika sudah melewati batas waktu atau tidak dibutuhkan lagi. Konsultasi dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal untuk detail lebih mendalam tentang bagaimana membuang produk dengan aman.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Doxorubicin untuk orang dewasa?

Dosis orang dewasa untuk kanker: Ketika digunakan dalam kombinasi dengan obat-obatan kemoterapi lainnya, penggunaan dosis doxorubicin paling umum sebanyak 40-60 mg/m2 IV setiap 21-28 hari. Pilihan lain, 60-75 mg/m2 IV sekali setiap 21 hari. Dosis lebih rendah disarankan pada pasien dengan cadangan sumsum tulang tidak memadai karena usia lanjut, terapi sebelumnya, atau infiltrasi sumsum tulang neoplastik.

Dosis orang dewasa untuk multiple myeloma (dalam kombinasi dengan agen kemoterapi lainnya sebagai bagian regimen VAD): 8 mg/m2/hari IV infus berkelanjutan pada hari pertama sampai hari ke-4.

Bagaimana dosis Doxorubicin untuk anak?

35-75 mg/m2 sebagai dosis tunggal berulang setiap 21 hari, atau 20-30 mg/m2 sekali setiap minggu, atau 60-90 mg/m2 diberikan sebagai infus berkelanjutan selama 96 jam setiap 3-4 minggu.

Dalam dosis dan sediaan apakah Doxorubicin tersedia?

Larutan, intravena, sebagai hidroklorida:

  • Adriamycin: 2 mg/ml (5 ml, 10 ml, 25 ml, 100 ml)
  • Generik: 2 mg/ml (5 ml, 10 ml, 25 ml, 100 ml)

Larutan, intravena, sebagai hidroklorida (bebas pengawet):

Generik: 2 mg/ml (5 ml, 10 ml, 25 ml, 75 ml, 100 ml)

Larutan rekonstitusi, intravena, sebagai hidroklorida:

  • Adriamycin: 10 mg, 20 mg, 50 mg
  • Generik: 10 mg, 50 mg

Larutan rekonstitusi, intravena, sebagai hidroklorida (bebas pengawet):

Generik: 10 mg, 50 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena Doxorubicin?

Efek samping umum meliputi mual dan muntah (mungkin berat), diare, dan kehilangan nafsu makan. Obat ini mungkin memberikan warna merah pada urin, air mata, dan keringat yang mungkin berlangsung selama beberapa hari. Ini adalah efek normal obat dan tidak boleh dikira sebagai darah di dalam urin. Kehilangan rambut sementara mungkin terjadi. Pertumbuhan rambut normal seharusnya kembali setelah perawatan telah berakhir.

Dapatkan pertolongan medis darurat apabila Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi: gatal-gatal sulit bernapas pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Beritahu perawat segera jika Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • Kulit terasa sakit, terbakar, iritasi, atau berubah warna di tempat pemberian suntikan
  • Napas terasa pendek, walaupun tidak terlalu banyak mengeluarkan tenaga
  • Bengkak, berat badan bertambah dengan sangat cepat (terutama pada wajah dan perut)
  • Mual, sakit perut atas, gatal-gatal, kehilangan nafsu makan, urin berwarna gelap, kotoran berwarna tanah liat, sakit kuning
  • Detak jantung cepat, lambat, atau tidak teratur
  • Cemas, berkeringat, napas sangat pendek, mendesah, terengah-engah
  • Nyeri dada, batuk mendadak, batuk dengan lendir berbusa, napas sangat cepat, batuk darah
  • Nyeri punggung bawah, darah dalam urin, lebih sedikit atau sama sekali tidak buang air kecil
  • Mati rasa atau rasa geli di sekitar mulut, denyut nadi lemah, refleks terlalu aktif, kebingungan, pingsan
  • Otot lemah, menyempit, atau kontraksi
  • Demam, menggigil, tubuh pegal, gejala flu, sakit pada mulut dan tenggorokan
  • Kulit pucat, pusing atau napas pendek, detak jantung sangat cepat, sulit berkonsentrasi atau
  • Mudah memar, pendarahan tidak wajar (hidung, mulut, vagina, atau rektum), bintik-bintik ungu atau merah di bawah kulit.

Efek samping yang lebih ringan mungkin termasuk:

  • Periode menstruasi terlewatkan
  • Kulit atau kuku menggelap
  • Kehilangan rambut sementara
  • Merasa lemah atau lelah
  • Mual, diare ringan atau
  • Mata merah, kelopak mata bengkak.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan Doxorubicin?

Sebelum menerima suntikan doxorubicin, beritahu dokter dan apoteker jika Anda:

  • Jika Anda alergi doxorubicin, daunorubicin (Cerubidine, DaunoXome), epirubicin (Ellence), idarubicin (Idamycin), obat-obatan lain, atau bahan apapun dalam suntikan doxorubicin. Tanyakan apoteker untuk daftar bahan.
  • Obat resep dan tanpa resep, vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal yang sedang atau akan Anda gunakan. Pastikan menyebutkan obat yang tercantum dalam bagian PERINGATAN PENTING dan obat ini: obat kemoterapi tertentu macam cytarabine (DepoCyt), dexrazoxane (Zinecard), mercaptopurine (Purinethol), streptozocin (Zanosar) phenobarbital (Luminal Sodium) atau phenytoin (Dilantin). Dokter mungkin harus mengubah dosis obat atau mengawasi Anda dengan lebih seksama untuk efek samping. Obat-obatan lain mungkin juga berinteraksi dengan doxorubicin, jadi pastikan Anda memberitahu dokter tentang semua obat yang sedang Anda gunakan, sekalipun yang tidak muncul dalam daftar.
  • Jika Anda sedang atau pernah mengalami kondisi medis lainnya.
  • Anda harus tahu bahwa doxorubicin mungkin mengganggu siklus menstruasi normal pada wanita dan mungkin menghentikan produksi sperma pada pria. Namun, Anda tidak perlu beranggapan bahwa Anda tidak dapat hamil atau Anda tidak bisa menghamili orang lain. Wanita hamil atau menyusui harus memberitahu dokter sebelum mulai menerima obat ini. Anda tidak boleh hamil atau menyusui saat menerima suntikan doxorubicin. Jika Anda hamil saat menerima doxorubicin, hubungi dokter. Gunakan metode kontrol kelahiran terpercaya untuk mencegah kehamilan. Doxorubicin mungkin membahayakan janin.
  • Jangan menerima vaksinasi apapun tanpa berbicara dengan dokter.

Apakah Doxorubicin aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Penjelasan: Studi pada wanita hamil telah menunjukkan risiko pada janin. Namun, manfaat terapi dalam situasi yang mengancam nyawa atau penyakit serius, mungkin melampaui potensi risiko.

Studi pada wanita menyusui telah menunjukkan efek yang membahayakan bayi. Alternatif obat ini harus diresepkan atau Anda harus berhenti menyusui selagi menggunakan obat ini.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Doxorubicin?

Walaupun obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan secara bersamaan, dalam kasus lain dua obat berbeda boleh digunakan bersama sekalipun interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter mungkin ingin mengubah dosis, atau peringatan lainnya mungkin penting. Ketika Anda menerima obat ini, terutama penting bahwa penyedia layanan kesehatan tahu kalau Anda sedang menggunakan obat-obatan di bawah ini.

Interaksi berikut telah dipilih berdasarkan potensi signifikan dan tidak harus semuanya inklusif.

Menggunakan obat ini dengan obat berikut tidak disarankan. Dokter mungkin memutuskan tidak mengobati Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat lainnya yang Anda gunakan.

  • Atazanavir
  • Boceprevir
  • Cobicistat
  • Colchicine
  • Lopinavir
  • Nelfinavir
  • Rotavirus Vaccine, Live
  • Saquinavir
  • Telaprevir

Menggunakan obat ini dengan obat-obatan berikut biasanya tidak disarankan, tapi mungkin dibutuhkan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Abiraterone Asetat
  • Adenovirus Vaccine tipe 4, Live
  • Adenovirus Vaccine tipe 7, Live
  • Amiodarone
  • Amitriptyline
  • Amobarbital
  • Aprepitant
  • Aprobarbital
  • Azithromycin
  • Vaksin bacillus Calmette dan Guerin, Live
  • Bosentan
  • Bosutinib
  • Bupropion
  • Butabarbital
  • Butalbital
  • Captopril
  • Carbamazepine
  • Carvedilol
  • Ceritinib
  • Chlorpromazine
  • Cinacalcet
  • Ciprofloxacin
  • Cisplatin
  • Clarithromycin
  • Clobazam
  • Clozapine
  • Conivaptan
  • Crizotinib
  • Cyclophosphamide
  • Cyclosporine
  • Dabigatran Etexilate
  • Dabrafenib
  • Darunavir
  • Delavirdine
  • Desipramine
  • Dexamethasone
  • Dexrazoxane
  • Diltiazem
  • Dronedarone
  • Duloxetine
  • Efavirenz
  • Enzalutamide
  • Erythromycin
  • Etravirine
  • Everolimus
  • Felodipine
  • Fluconazole
  • Fluoxetine
  • Fluphenazine
  • Fluvoxamine
  • Fosamprenavir
  • Fosaprepitant
  • Fosphenytoin
  • Idelalisib
  • Imatinib
  • Indinavir
  • Vaksin virus influenza, Live
  • Itraconazole
  • Ketoconazole
  • Lomitapide
  • Vaksin virus campak, Live
  • Mephobarbital
  • Mercaptopurine
  • Methohexital
  • Miconazole
  • Mifepristone
  • Modafinil
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Vaksin virus gondok, Live
  • Nafcillin
  • Nefazodone
  • Nevirapine
  • Nilotinib
  • Oxcarbazepine
  • Paclitaxel
  • Paroxetine
  • Pentobarbital
  • Phenobarbital
  • Phenytoin
  • Piperaquine
  • Posaconazole
  • Quercetin
  • Quinidine
  • Ranolazine
  • Regorafenib
  • Rifabutin
  • Rifampin
  • Rifapentine
  • Ritonavir
  • Vaksin virus rubella, Live
  • Secobarbital
  • Siltuximab
  • Simeprevir
  • Vaksin cacar air
  • Stavudine
  • St John’s Wort
  • Telithromycin
  • Terbinafine
  • Thiopental
  • Thioridazine
  • Ticagrelor
  • Tipranavir
  • Tocophersolan
  • Topotecan
  • Trastuzumab
  • Typhoid Vaccine
  • Valspodar
  • Vaksin virus varicella
  • Verapamil
  • Voriconazole
  • Warfarin
  • Vaksin demam kuning
  • Zidovudine

Menggunakan obat ini dengan obat-obatan ini mungkin meningkatkan risiko efek samping tertentu, tapi menggunakan kedua obat mungkin merupakan pengobatan terbaik bagi Anda. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Eltrombopag
  • Sorafenib

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Doxorubicin?

Obat-obatan ini tidak bisa digunakan pada saat makan jus grapefruit karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Interaksi di bawah ini telah dipilih berdasarkan basis potensi signifikan dan tidak harus semuanya inklusif.

Menggunakan obat ini dengan obat berikut biasanya tidak disarankan, tapi mungkin tidak terhindari dalam sejumlah kasus. Jika digunakan bersama, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan obat, atau memberikan instruksi khusus tentang penggunaan makanan, alkohol, atau tembakau.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Doxorubicin?

Adanya gangguan medis lain mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter jika Anda mengalami gangguan medis lain, terlebih:

  • Gangguan sumsum tulang (misanya myelosuppression karena obat), parah atau
  • Serangan jantung, baru-baru ini (dalam 4-6 minggu) atau
  • Penyakit jantung, parah atau
  • Penyakit hati, parah—tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini.
  • Infeksi—mungkin mengurangi kemampuan tubuh melawan infeksi.
  • Penyakit hati, ringan—gunakan dengan hati-hati. Efek mungkin meningkat karena pembuangan obat yang lebih lambat dari dalam tubuh.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Gejala overdosis mungkin meliputi:

  • Sakit pada mulut atau tenggorokan
  • Demam, radang tenggorokan, menggigil, atau tanda infeksi lain
  • Pendarahan atau memar tidak biasa
  • Kotoran hitam dan seperti ter
  • Darah merah dalam kotoran
  • Muntah darah
  • Muntahan tampak seperti endapan kopi

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 14, 2017 | Terakhir Diedit: Maret 14, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan