Nama Generik: Chlorhexidine Merek: Bactigras, Progina Care, Fectin, Fordenta, Mediscrub, Xtragene Xtragene 2/Xtra, chlorhexidinedanChlorhexidine.

Penggunaan

Untuk apa Chlorhexidine?

Chlorhexidine adalah obat yang berfungsi sebagai obat antiseptik untuk melawan infeksi akibat bakteri.Chlorhexidine adalah obat yang sediaannya ada bermacam bentuk, dalam bentuk topikal atau salep, larutan, dan obat kumur.

Chlorhexidine topikal diaplikasikan langsung pada area kulit yang ingin dibersihkan guna mencegah infeksi bakterial yang diakibatkan oleh operasi medis, bekas suntikan, ataupun luka luar. Sedangkan chlorhexidine dalam bentuk larutan digunakan pada radang mulut dan tenggorokan. Obat ini tergolong sebagai obat kelas antiseptik dan desinfektan kulit untuk preparasi luka dan radang dalam mulut.

Bagaimana cara penggunaan Chlorhexidine?

Selalu ikuti aturan yang telah diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Gunakan sesuai dengan petunjuk pemakaian yang tertera pada label produk, atau sesuai instruksi dokter. Jangan menggunakan obat ini dalam jumlah dan dosis yang lebih besar untuk jangka waktu lebih dari yang direkomendasikan.

Jangan diminum. Chlorhexidine topikal atau salep hanya untuk dioles ke kulit.

Bilas kulit dengan bersih sebelum mengaplikasikan chlorhexidine topikal. Aplikasikan obat langsung pada area yang bermasalah. Dilarang menggunakan obat ini untuk mengobati luka dalam, luka goresan, atau luka terbuka.

Chlorhexidine adalah obat yang juga tersedia dalam bentuk sabun. Aplikasikan sabun obat langsung pada area yang bermasalah kemudian cuci dan bilas sisa obat dengan air bersih. Hindari pemakaian pada area kulit yang luas.

Chlorhexidine adalah obat yang diproduksi dalam keadaan steril, tetapi tidak dengan isinya. Sangat mungkin terjadi kontaminasi bakteri di dalam kemasan produk yang dapat menyebabkan infeksi. Untuk menghindari hal tersebut, lakukan hal ini:

  • Gunakan aplikator yang disediakan dalam kemasan untuk mengaplikasikan obat.
  • Jika tidak disediakan, gunakan cotton bud atau kapas
  • Jangan sentuh pinggiran mulut botol obat dengan jari atau mengaplikasikan langsung ke kulit Anda.
  • Jangan mengencerkan obat dengan air atau larutan asing lain
  • Buang aplikator (cotton bud, kain, atau kapas) setelah dipakai. Jangan gunakan untuk aplikasi selanjutnya.

Informasikan kepada dokter Anda jika gejala tidak membaik atau semakin parah.

Bagaimana cara penyimpanan Chlorhexidine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Chlorhexidine untuk orang dewasa?

  • Dosis umum untuk orang dewasa pengidap Gingivitis

Gunakan Chlorhexidine 15 mL sebanyak 2 kali sehari setelah menggosok gigi. Kumur selama 30 detik lalu buang.

  • Dosis umum untuk orang dewasa pengidap Mucositis

Gunakan Chlorhexidine 15 mL sebanyak 2 kali sehari setelah menggosok gigi. Kumur selama 30 detik lalu buang.

  • Dosis umum untuk orang dewasa pengidap Periodontitis

Dosis awal: 1 chip 2.5 diselipkan di antara kantong periodontal (ruang antara gusi dan gigi yang tercipta karena plak merusak gusi dan jaringan ikat di bawah garis gusi) dengan kedalaman kantong mencapai 5 mm atau lebih, maksimal sampai 8 chip satu kali kunjungan dokter.

Dosis pemeliharaan: Pemeriksaan kantong direkomendasikan 3 bulan sekali untuk kedalaman kantong mencapai 5 mm atau lebih

Bagaimana dosis Chlorhexidine untuk anak-anak?

  • Dosis umum untuk anak pengidap Gingivitis

Belum dapat dipastikan keamanan dan efektivitas dari chlorhexidine glukonat pada pasien berusia kurang dari 18 tahun. Tetapi, penggunaan chlorhexidine glukonat mungkin dapat disesuaikan untuk situasi tertentu.

Gunakan Chlorhexidine sebanyak 15 mL sebanyak 2 kali sehari setelah menggosok gigi. Kumur selama 30 detik lalu buang.

  • Dosis umum untuk anak pengidap Mucositis

Belum dapat dipastikan keamanan dan efektifitas dari chlorhexidine glukonat pada pasien berusia kurang dari 18 tahun. Tetapi, penggunaan chlorhexidine glukonat mungkin dapat disesuaikan untuk situasi tertentu.

Gunakan Chlorhexidine 15 mL gunakan 2 kali sehari setelah menggosok gigi. Kumur selama 30 detik lalu buang.

  • Dosis umum untuk anak pengidap Periodontitis

Belum dapat dipastikan keamanan dan efektifitas dari chlorhexidine glukonat pada pasien berusia kurang dari 18 tahun. Tetapi, penggunaan chlorhexidine glukonat mungkin dapat disesuaikan untuk situasi tertentu.

Dosis awal: 1 chip 2.5 diselipkan di antara kantong periodontal (ruang antara gusi dan gigi yang tercipta karena plak merusak gusi dan jaringan ikat di bawah garis gusi) dengan kedalaman kantong mencapai 5 mm atau lebih, maksimal sampai 8 chip satu kali kunjungan dokter.

Dosis pemeliharaan: Pemeriksaan kantong direkomendasikan 3 bulan sekali untuk kedalaman kantong mencapai 5 mm atau lebih.

Dalam dosis apakah Chlorhexidine tersedia?

Chlorhexidine adalah obat yang tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

  • Larutan, oral untuk kumur: dengan kandungan sebanyak 0.12%
  • Cair, topikal: dengan kandungan sebanyak 0.5%, 2%, 4%

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Chlorhexidine?

Chlorhexidine adalah obat yang juga dapat menyebabkan beberapa efek samping, mulai dari yang umum sampai yang parah. Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan pemakaian chlorhexidine topikal dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Rasa terbakar, gatal atau kemerahan
  • Kulit melepuh atau mengelupas
  • Pembengkakan atau iritasi kulit parah
  • Alergi parah pada kulit yang diobati

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Chlorhexidine?

Dilarang menggunakan chlorhexidine jika Anda alergi terhadap chlorhexidine.

Sebelum menjalani pengobatan, konsultasikan pada dokter atau apoteker apakah aman bagi Anda untuk menggunakan chlorhexidine jika Anda memiliki alergi makanan, zat pewarna, binatang atu obat-obatan.

Berhati-hatilah jika ingin mengaplikasikan obat ini pada anak usia kurang dari 2 bulan. Obat ini dapat menyebabkan iritasi akut atau luka bakar pada anak balita.

Apakah Chlorhexidine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

A= Tidak berisiko

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian

C=Mungkin berisiko

D=Ada bukti positif dari risiko

X=Kontraindikasi

N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Chlorhexidine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Chlorhexidine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Chlorhexidine?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Luka dalam atau luka terbuka—beberapa produk tidak dianjurkan untuk digunakan pada kedua kondisi ini. Gunakan produk hanya sesuai dengan petunjuk dokter

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: April 3, 2018 | Terakhir Diedit: April 3, 2018