Lakukan 5 Hal Ini sebagai Langkah Pencegahan Kanker Kulit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Penyakit kanker kulit merupakan salah satu jenis kanker yang berbahaya. Namun, meski begitu penyakit ini bukan berarti tidak dapat dihindari. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan jika memang tidak ingin mengalami penyakit yang menyerang kulit. Lalu, apa saja pencegahan terhadap kanker kulit yang bisa Anda lakukan? Yuk, simak penjelasan berikut ini, ya.

Berbagai pencegahan kanker kulit yang bisa dilakukan

Tidak semua orang menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan kulit. Apalagi, bagian kulit yang sering terpapar sinar matahari. Pasalnya, paparan tersebut merupakan salah satu penyebab terjadinya kanker kulit. Untuk menghindari penyakit ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya.

Berikut adalah beberapa upaya pencegahan terhadap kanker kulit yang bisa Anda lakukan, termasuk:

1. Disiplin menggunakan tabir surya (sunblock)

Mengingat paparan sinar matahari merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kanker kulit, maka pencegahan yang bisa dilakukan adalah meminimalisasi paparan sinar matahari. Hal ini khususnya wajib dilakukan pada pukul 10 pagi hingga jam 4 sore.

Alasannya, pada jam-jam tersebutlah sinar UV yang didapatkan dari paparan sinar matahari memancar sangat kuat. Ada tiga jenis radiasi UV (ultraviolet) yang dipancarkan matahari, tapi hanya UVA dan UVB yang berpengaruh pada tubuh manusia.

Sinar UVA, atau biasa dikenal dengan aging rays, dapat mempercepat penuaan kulit, serta menyebabkan keriput dan flek hitam. Sementara itu, sinar UVB atau burning rays adalah jenis sinar yang bisa membuat kulit terbakar.

Paparan yang terlalu tinggi terhadap kedua sinar tersebut dapat memicu terjadinya kanker kulit. Terlebih, sinar UVA dapat menembus kaca dan awan. Meski sinar UVB tidak bisa, tetapi intensitas radiasinya jauh lebih kuat daripada UVA.

Itu sebabnya penting bagi Anda untuk mengoleskan tabir surya setiap hari sebelum keluar rumah, bahkan jika cuaca mendung. Sunblock atau tabir surya akan menghalangi penyerapan radiasi ke dalam permukaan kulit. Jika tak sengaja terkena atau terbilas air, segera oleskan kembali tabir surya.

2. Gunakan pakaian yang menutupi kulit

Usahakan untuk menggunakan pakaian yang menutupi kulit sehingga meminimalisasi bagian kulit yang terpapar sinar matahari saat keluar rumah. Sebagai contoh, baju lengan panjang, celana panjang, topi, dan kacamata hitam yang dilengkapi dengan perlindungan terhadap sinar ultraviolet.

Jika memungkinkan, Anda juga bisa melakukan upaya pencegahan terhadap kanker kulit dengan menggunakan pakaian yang memiliki label ultraviolet protection factor atau pakaian yang secara khusus dibuat untuk melindungi kulit dari paparan cahaya matahari.

Dengan membiasakan diri mengenakan pakaian yang tertutup saat bepergian, Anda telah berupaya untuk memperkecil potensi terpapar sinar matahari secara berlebihan, sehingga risiko mengalami kanker kulit pun menurun.

3. Hindari paparan sinar matahari secara berlebihan

Meski telah menggunakan tabir surya dan berpakaian secara tertutup, lebih baik hindari paparan sinar matahari secara berlebihan. Khususnya pada kisaran jam 10 pagi hingga jam 4 sore di saat matahari sedang tinggi-tingginya.

Namun, bukan berarti tidak terpapar sinar matahari sama sekali, ya. Pasalnya, kekurangan sinar matahari juga tidak baik dan dapat menimbulkan penyakit, misalnya kekurangan vitamin D.

Menghindari paparan sinar matahari berlebihan dapat membantu agar kulit tidak mudah terbakar matahari. Hal ini disebabkan kulit yang sering terbakar matahari membuatnya lebih rentan terhadap penyakit kanker kulit.

4. Periksa kondisi kulit secara rutin

Menurut Skin Cancer Foundation, salah satu upaya pencegahan terhadap kanker kulit yang bisa dilakukan adalah memeriksa kondisi kulit secara rutin. Anda bisa melakukannya secara mandiri dengan mencari tahu adakah gejala kanker kulit pada tubuh.

Periksalah kulit Anda dari ujung kepala hingga ujung kaki untuk memastikan bahwa kondisi kesehatan kulit bai k-baik saja. Namun, jika ragu, Anda juga bisa melakukan deteksi dini terhadap kanker kulit dengan pergi memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit.

Setidaknya, jika Anda memang didiagnosis mengalami penyakit ini, dokter bisa segera menentukan jenis pengobatan kanker kulit yang sesuai dengan kesehatan.

5. Hindari melakukan tanning 

Tanning merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk menggelapkan warna kulit. Selain berjemur di bawah sinar matahari, tanning biasanya dilakukan di dalam ruangan tertutup menggunakan tanning bed yang memancarkan sinar ultraviolet.

Keberadaan sinar ultraviolet itulah yang dapat membahayakan kondisi kesehatan kulit Anda. Selain meningkatkan potensi Anda mengalami kanker kulit, melakukan tanning dengan tanning bed dapat mempercepat proses penuaan dini terhadap kulit.

Oleh sebab itu, jika Anda ingin melakukan pencegahan terhadap kanker kulit, sebaiknya hindari untuk tanning.

Cara menggunakan tabir surya yang efektif untuk pencegahan kanker kulit

Ada beberapa tips dalam menggunakan tabir surya yang bisa Anda lakukan agar efektif mencegah kanker kulit:

  • Tetap gunakan tabir surya meski hari mendung.
  • Gunakan tiap dua jam sekali, apalagi jika Anda mudah berkeringat atau tabir surya telah terbasuh dengan air.
  • Gunakan tabir surya secukupnya, setidaknya satu ons untuk orang dewasa, khususnya pada kulit yang tidak terlindungi oleh pakaian.
  • Jangan hanya menggunakannya pada area tubuh, tapi gunakan juga pada area wajah, termasuk leher dan telinga.
  • Saat pergi ke luar rumah untuk melakukan aktivitas sehari-hari, gunakan tabir surya yang dilengkapi dengan SPF 15 atau lebih. Sementara itu, jika Anda menghabiskan sebagian besar waktu untuk melakukan aktivitas di luar ruangan, gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih.
  • Gunakan tabir surya 30 menit sebelum Anda pergi ke luar rumah agar terserap dengan baik terlebih dahulu oleh kulit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tabir Surya untuk Kulit, Seberapa Penting Menggunakannya?

Cahaya matahari memicu penuaan dini, kulit kusam, hingga kanker kulit. Maka itu, dibutuhkan rangkaian skincare tabir surya. Seberapa penting produk ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Karsinoma Sel Basal

Karsinoma sel basal adalah salah satu jenis kanker kulit yang paling umum terjadi. Simak penjelasan lengkap tentang gejapa, penyebab dan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kanker Kulit, Kanker 10 September 2020 . Waktu baca 11 menit

Bagaimana Cara Kerja Sunblock dalam Melindungi Kulit?

Radiasi UV dari sinar matahari berbahaya bagi kulit. Jadi, jangan remehkan sunblock. Tapi sebenarnya bagaimana cara kerja sunblock dalam melindungi kulit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 3 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Pasien Kanker Kulit

Untuk mengatasi penyakit kanker kulit, ada beberapa jenis prosedur medis yang bisa dijalani oleh pasien. Lalu, apa saja jenis pengobatan kanker kulit?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kanker Kulit, Kanker 13 Februari 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mendeteksi penyakit dari kaki

Bisakah Mendeteksi Penyakit dari Kondisi Kaki?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
medical checkup

Perlukah Melakukan Medical Check Up secara Rutin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
efek tanning

Melakukan Tanning, Apa Efeknya untuk Kesehatan Kulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Porfiria atau porphyria adalah membuat seseorang terlihat pucat pasi dan bertingkah laku bak vampir yang harus menghindari sinar matahari.

Porfiria

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit