home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

12 Gejala Umum Malaria Pada Anak yang Perlu Diwaspadai Orangtua

12 Gejala Umum Malaria Pada Anak yang Perlu Diwaspadai Orangtua

Sampai saat ini, malaria masih menjadi salah satu penyakit infeksi yang paling dikhawatirkan di Indonesia. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa terkena infeksi ini. Itu sebabnya penting bagi Anda mengetahui gejala malaria baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

Mencatut CNN Indonesia, laporan Kemenkes tahun 2017 menyatakan bahwa dari total 262 juta penduduk Indonesia, sebanyak 4,9 juta atau dua persennya tinggal di daerah sangat rawan penyebaran malaria, seperti Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan sebagian Kalimantan. Selama tahun 2017 pula tercatat ada 261.617 kasus malaria yang menewaskan setidaknya 100 orang di Indonesia.

Meski angka kejadian malaria tidak sebesar demam berdarah dengue (DBD), tapi risikonya tidak bisa disepelekan. Malaria bisa mengancam nyawa, terlebih pada anak-anak. Maka dari itu tiap orangtua harus waspadai gejala malaria sedini mungkin.

Bagaimana malaria ditularkan?

mitos tentang malaria

Sebelum mengetahui lebih jauh bagaimana gejala malaria yang muncul pada anak, penting untuk mengetahui bagaimana penyakit ini ditularkan.

Malaria adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium. Parasit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang telah terinfeksi. Ketika Anda tergigit nyamuk Anopheles betina, parasit akan masuk ke dalam aliran darah dan berkembang biak di hati (liver).

Jika nyamuk menghisap darah dari orang yang sudah terinfeksi lebih dulu, maka secara otomatis parasit ini akan masuk ke dalam nyamuk tersebut. Ketika nyamuk tersebut menggigit manusia yang sehat, manusia tersebut akan tertular parasitnya.

Namun, malaria juga bisa ditularkan melalui transfusi darah dan dari ibu ke janin atau yang disebut dengan malaria kongenital. Infeksi ini sangat umum terjadi pada daerah yang beriklim tropis.

Berbagai gejala malaria pada anak

demam anak berkepanjangan

Gejala malaria pada anak biasanya muncul tergantung dari jenis parasit yang ditularkan. Anda perlu waspada jika buah hati Anda menunjukkan berbagai gejala seperti:

  • Nafsu makan menurun drastis.
  • Sakit kepala.
  • Mual.
  • Mudah rewel.
  • Rasa sakit dan nyeri di seluruh tubuh terutama punggung dan perut.
  • Limpa yang membesar.
  • Kejang atau hilang kesadaran ketika malaria sudah menjangkit otak.
  • Anak mengalami kesulitan untuk tidur.
  • Demam, bisa terus menerus atau muncul dan hilang secara bergantian.
  • Demam bisa terus meningkat dalam 1 hingga 2 hari dan bisa mencapai 40,6 derajat celcius.
  • Badan menggigil tetapi berkeringat.
  • Laju napas lebih cepat dari biasanya.

Dalam beberapa kasus bahkan anak bisa mengalami hipotermia, bukan lagi demam. Artinya, anak memiliki suhu tubuh yang jauh lebih rendah dari biasanya. Umumnya, gejala ini muncul pada anak usia dibawah lima tahun yang terjangkit malaria.

Malaria adalah penyakit yang serius dan terbukti bisa berakibat fatal terutama bagi anak bayi dan balita. Oleh karena itu, segera konsultasikan ke dokter saat Anda melihat berbagai gejala malaria pada anak. Apalagi jika Anda sedang berada di daerah yang endemis malaria.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Malaria

https://kidshealth.org/en/parents/malaria.html accessed on October 9th 2018

Malaria, Including Symptoms, Treatment, and Prevention

https://www.sahealth.sa.gov.au/wps/wcm/connect/public+content/sa+health+internet/health+topics/health+conditions+prevention+and+treatment/infectious+diseases/malaria accessed on October 9th 2018

Malaria In Children – Causes, Symptoms & Treatments

https://www.momjunction.com/articles/malaria-in-children_00358059/#gref accessed on October 9th 2018

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Widya Citra Andini Diperbarui 14/09/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x