home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Menggunakan Aluminium Foil untuk Memasak, Apakah Aman?

Menggunakan Aluminium Foil untuk Memasak, Apakah Aman?

Apakah Anda salah satu yang sering menggunakan aluminium foil untuk memasak? Seberapa sering? Biasanya aluminium foil digunakan untuk memanggang makanan agar panas yang diterima makanan merata dan makanan cepat matang, atau untuk mencegah makanan kehilangan kelembabannya saat dimasak. Namun, apakah aman menggunakan aluminium foil untuk memasak? Apakah tidak berbahaya?

Kandungan aluminium dalam makanan bisa meningkat

Apa sih sebenarnya aluminium foil itu? Aluminium foil merupakan lembaran tipis logam aluminium, tebalnya kurang dari 0,2 mm. Anda mungkin sering menggunakannya untuk memasak. Namun hati-hati, terlalu sering menggunakan aluminium foil untuk memasak mungkin tidak baik untuk kesehatan Anda.

Penelitian menunjukkan bahwa menggunakan aluminium foil untuk memasak dapat membuat aluminium masuk ke dalam makanan Anda. Sehingga, kandungan aluminium dalam makanan meningkat.

Sebenarnya, beberapa makanan mengandung aluminium alami, seperti dalam sayuran, buah-buahan, daging, ikan, kacang-kacangan, dan produk susu. Kandungan aluminium dalam makanan ini didapatkannya dari lingkungan, seperti dari tanah. Namun, kandungan aluminium dalam makanan ini seperti bukan menjadi masalah karena hanya sebagian kecil aluminium dari makanan yang benar-benar diserap tubuh dan sisanya akan dibuang melalui feses.

Namun, jika Anda menggunakan aluminium foil saat memasak makanan, maka kandungan aluminium dalam makanan bisa bertambah. Hal ini tergantung dari:

  • Suhu memasak, memasak pada suhu lebih tinggi memungkinkan aluminium dari aluminium foil masuk ke dalam makanan
  • Keasaman makanan, semakin asam makanan (seperti adanya tomat dan lemon) semakin besar kemungkinan aluminium berinteraksi dengan makanan dan masuk ke dalamnya
  • Penambahan bahan tertentu, seperti garam dan rempah-rempah, juga memungkinkan aluminium masuk ke dalam makanan

Apakah aman menggunakan aluminium foil untuk memasak?

Jika Anda sering menggunakan aluminium foil untuk memasak, maka semakin banyak kandungan aluminium dalam makanan yang masuk ke tubuh Anda. Hal ini tentu tidak baik. Penelitian pun telah menunjukkan bahwa penggunaan aluminium foil secara teratur saat memasak dapat membahayakan kesehatan. Namun, banyak penelitian juga membuktikan bahwa aluminium foil aman digunakan.

Menurut Ghada Bassioni, seorang profesor dan kepala divisi kimia di Ain Shams University, bagaimana aluminium dapat membahayakan kesehatan Anda tergantung dari banyak faktor, seperti kesehatan Anda secara keseluruhan dan seberapa mampu tubuh Anda dalam menangani penumpukan aluminium dalam tubuh.

Organisasi kesehatan dunia atau WHO sendiri sepakat bahwa kandungan aluminium dalam tubuh kurang dari 2 mg per 1 kg berat badan per minggu tidak akan menyebabkan masalah kesehatan. Namun, kebanyakan orang mencerna aluminium lebih dari jumlah tersebut di dalam tubuhnya.

Bagaimana jika aluminium terlalu banyak dalam tubuh?

Walaupun mungkin aluminium masuk ke tubuh Anda dalam jumlah sedikit, namun jika terjadi dalam waktu yang sering maka penumpukan aluminium dalam tubuh bisa terjadi dalam waktu bertahun-tahun. Hal ini pun dapat berdampak pada kesehatan Anda.

Sebuah penelitian telah menemukan bahwa terdapat aluminium dalam kadar tinggi di jaringan otak pasien dengan Alzheimer. Penelitian juga menunjukkan bahwa kadar aluminium yang tinggi dalam tubuh berhubungan dengan penurunan tingkat pertumbuhan sel otak. Namun, peran pasti aluminium dalam pengembangan penyakit Alzheimer belum dipastikan.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat juga melaporkan bahwa kadar aluminium yang tinggi dalam tubuh berhubungan dengan sistem saraf, otak, penyakit tulang, dan menyebabkan risiko anemia. Sehingga, penting bagi Anda untuk mengurangi penggunaannya.

Kesimpulan

Menggunakan aluminium foil untuk memasak masih dianggap aman. Walaupun mungkin ada peningkatan kandungan aluminium dalam makanan, namun tubuh Anda bisa mengeluarkan sedikit aluminium yang diserap oleh tubuh. Meski begitu, ada baiknya Anda membatasi penggunaan aluminium foil pada makanan, jangan terlalu sering. Karena, bisa jadi kebiasaan menggunakan aluminium foil menyebabkan penumpukan aluminium dalam tubuh, yang bisa mengakibatkan masalah kesehatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

West, Helen. (2017). Is It Safe to Use Aluminum Foil in Cooking?. [online] Authority Nutrition. Available at: https://authoritynutrition.com/aluminum-foil-cooking/ [Accessed 12 Jun. 2017].

Erickson, A. The Health Risks of Cooking with Aluminum Foil | Reader’s Digest. [online] Reader’s Digest. Available at: http://www.rd.com/health/wellness/cooking-with-aluminum-foil/ [Accessed 12 Jun. 2017].

Cormier, J. (2017). Is It Safe To Cook With Aluminum Foil? | Care2 Healthy Living. [online] Available at: http://www.care2.com/greenliving/is-it-safe-to-cook-with-aluminum-foil.html [Accessed 12 Jun. 2017].

Nutritious Life. (2016). Is Aluminum Foil Dangerous for Cooking? – Nutritious Life. [online] Available at: http://nutritiouslife.com/aluminum-foil-dangerous-cooking/ [Accessed 12 Jun. 2017].


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal diperbarui 23/06/2017
x