home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Gangguan Elektrolit Bisa Berakibat Fatal, Ini 5 Cara Mencegahnya

Gangguan Elektrolit Bisa Berakibat Fatal, Ini 5 Cara Mencegahnya

Elektrolit adalah mineral pada cairan tubuh yang diperlukan agar tubuh berfungsi normal. Ketidakseimbangan jumlah elektrolit dapat menimbulkan masalah kesehatan serius. Untungnya, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit.

Mencegah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit

Elektrolit pada cairan tubuh terdiri atas natrium, klorida, kalium, magnesium, kalsium, fosfat, dan bikarbonat. Mineral-mineral ini berperan penting untuk menjaga keseimbangan di dalam dan luar sel tubuh sehingga fungsinya berjalan normal.

Kadar elektrolit dapat meningkat dan menurun seiring perubahan kondisi cairan tubuh. Ini merupakan kondisi yang wajar. Namun, ketidakseimbangan elektrolit yang parah dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti kejang, koma, hingga serangan jantung yang berakibat fatal.

Anda dapat mencegah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit dengan menerapkan cara berikut:

1. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh

Kekurangan asupan cairan tubuh dapat mengakibatkan dehidrasi. Saat mengalami dehidrasi, jumlah elektrolit menjadi tidak seimbang karena beberapa mineral ikut terbawa oleh cairan yang hilang dari tubuh.

Maka dari itu, pastikan Anda mencukupi kebutuhan cairan setiap hari. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda:

  • Minum segelas air setiap selesai makan, baik makanan utama maupun camilan.
  • Minum sebelum Anda merasa haus.
  • Mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan air seperti sup, kaldu, buah semangka, stroberi, jeruk, selada, dan tomat.
  • Membawa botol minum saat bepergian.
  • Mengonsumsi jus tanpa gula atau infused water.
  • Selalu memilih air putih saat makan di luar rumah.

2. Tidak minum air putih secara berlebihan

Asupan cairan memang penting untuk mencegah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. Akan tetapi, minum air putih secara berlebihan justru akan melarutkan beberapa elektrolit sehingga jumlahnya menjadi tidak seimbang.

Salah satu bahaya yang timbul dari terlalu banyak minum air adalah hiponatremia, atau rendahnya kadar natrium dalam darah. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah rendah, kebingungan, sakit kepala, mual dan muntah, hingga kejang.

kebutuhan minum air putih untuk perokok

Untuk mencegahnya, hindari minum air sebanyak 800-1.000 mL dalam waktu 1-3 jam. Tubuh Anda membutuhkan sekitar 2 liter air dalam sehari, tapi pastikan Anda membaginya dengan rata ke dalam beberapa waktu.

3. Mengonsumsi minuman mengandung elektrolit setelah berolahraga

Tubuh kehilangan banyak cairan selama berolahraga. Kondisi ini membuat Anda lebih rentan mengalami gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. Untuk mencegahnya, Anda dapat mengonsumsi sports drink yang telah dilengkapi dengan beragam mineral.

Namun, perhatikan jenis dan jumlah sports drink yang Anda minum. Beberapa jenis sports drink mengandung pemanis buatan untuk meningkatkan rasanya. Sedapat mungkin, pilihlah sports drink dengan kandungan gula paling rendah.

Selain sports drink, elektrolit juga tersedia dalam minuman alami seperti air kelapa atau infused water. Anda bisa membuatnya sendiri dengan mencampurkan bahan-bahan berikut:

  • Seperempat sendok teh garam
  • 60 mL perasan lemon
  • 60 mL perasan jeruk nipis
  • 360 mL air kelapa
  • 480 mL air

4. Mengonsumsi sumber mineral

Selain kebutuhan cairan, memenuhi kecukupan mineral juga sama pentingnya untuk mencegah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. Anda dapat memperoleh beragam mineral elektrolit dari sumber berikut:

  • Natrium: roti, kue kering, keju, dan garam
  • Klorida: garam
  • Kalium: pisang, alpukat, dan ubi
  • Magnesium: biji-bijian dan kacang-kacangan
  • Kalsium: sayuran berdaun hijau serta susu dan berbagai produknya

Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit bisa menjadi kondisi yang membahayakan jiwa. Itu sebabnya sangat penting bagi Anda mempertahankan keseimbangan elektrolit dalam cairan tubuh melalui makanan dan minuman yang Anda konsumsi.

Pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan dan mineral, tapi ingatlah untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Agar tubuh bisa berfungsi secara normal, kuncinya terdapat pada asupan makanan dan air yang seimbang.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Electrolyte Imbalance. http://cancer.unm.edu/cancer/cancer-info/cancer-treatment/side-effects-of-cancer-treatment/less-common-side-effects/blood-test-abnormalities/electrolyte-imbalance/ Diakses pada 3 Juli 2019.

How to Prevent an Electrolyte Imbalance. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/how-to-prevent-an-electrolyte-imbalance Diakses pada 3 Juli 2019.

10 Healthy Ways to Increase Your Fluid Intake. https://www.roswellpark.org/cancertalk/201805/10-healthy-ways-increase-your-fluid-intake Diakses pada 3 Juli 2019.

What happens if you drink too much water? https://www.medicalnewstoday.com/articles/318619.php Diakses pada 3 Juli 2019.

Is Gatorade Bad for You? https://www.healthline.com/health/food-nutrition/is-gatorade-bad-for-you Diakses pada 3 Juli 2019.

Electrolyte Water: Benefits and Myths. https://www.healthline.com/nutrition/electrolyte-water Diakses pada 3 Juli 2019.

Electrolytes: Definition, Functions, Imbalance and Sources. https://www.healthline.com/nutrition/electrolytes Diakses pada 3 Juli 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x