5 Buah yang Paling Baik Dikonsumsi Saat Diare

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Diare adalah penyakit pencernaan yang membuat seseorang bolak-balik BAB lebih sering dari biasanya. Bahkan kadang, gejala diare juga dapat disertai oleh keluhan perut mual dan muntah-muntah. Itu kenapa diare sangat rentan membuat penderitanya kehilangan cairan tubuh alias dehidrasi. Nah, ngemil buah di sela waktu makan dapat menjadi cara yang baik untuk mencegah dehidrasi saat diare sekaligus mempercepat kesembuhan. Namun, tidak semua buah nyatanya baik untuk penderita diare.

Rekomendasi buah yang baik untuk penderita diare

Pada kebanyakan kasus, dehidrasi akibat diare dan muntah-muntah mungkin tidak akan cepat teratasi hanya dengan minum air putih. Pasalnya, air putih biasa tidak mengandung elektrolit, gula, serat, serta vitamin dan mineral yang diperlukan untuk mengisi ulang cairan dan energi yang hilang akibat gejala diare.

Untuk mengimbanginya, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi terbaiknya untuk penderita diare,

1. Kelapa

resep es kelapa muda

Buah kelapa mengandung banyak air yang tinggi elektrolit serta kalium sehingga baik untuk penderita diare. Kandungan kalium dalam air kelapa berguna membantu melancarkan sirkulasi darah dari jantung ke seluruh tubuh.

Kelancaran aliran darah menuju pencernaan yang sedang meradang dapat membantu sistem imun lebih baik melawan infeksi. Selain itu, sirkulasi darah yang lancar juga secara tidak langsung membantu meningkatkan energi sehingga Anda tidak lagi mudah merasa lemas. 

Hebatnya lagi, manfaat buah kelapa tidak hanya datang dari airnya. Daging buah kelapa diketahui tinggi protein dan karbohidrat yang membantu menguatkan stamina tubuh selama sakit. Selain itu, daging kelapa yang bercita rasa tawar dan bertekstur lembut lebih bersahabat untuk perut yang sedang melilit.

Meski begitu, selama mengonsumsi kelapa Anda tetap perlu mengimbangi kebutuhan cairan tubuh dengan banyak minum air atau larutan oralit.

2. Apel

manfaat kulit apel

Apel juga termasuk buah yang direkomendasikan untuk penderita diare. Buah ini mengandung pektin, jenis serat larut air yang dapat membantu memadatkan feses sehingga bisa dikeluarkan lebih teratur. Sedangkan kandungan kaliumnya bantu menyerap kelebihan cairan dalam usus.

Selain itu, apel mengandung karbohidrat dan gula yang dapat menambah tenaga. Bolak balik buang air tentunya tak hanya menghilangkan cairan, tapi juga membuang tenaga. Dengan makan apel, diharapkan stamina Anda akan berangsur-angsur kembali. Apel juga mengandung senyawa kimia yang mampu membunuh bakteri penyebab diare.

Studi dalam Journal of American Medical Association bahkan telah melaporkan khasiat buah apel untuk meringankan gejala diare. Hasilnya menyimpulkan bahwa anak-anak yang diminta minum jus apel murni (tanpa gula) lebih cepat sembuh dari diare dan lebih cepat keluar dari opname di rumah sakit ketimbang yang hanya minum oralit.

3. Pisang

manfaat pisang

Buah pisang baik untuk pencernaan penderita diare karena mengandung pektin, vitamin C, vitamin B6, folat, kalium, dan karbohidrat kompleks. 

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pektin adalah jenis serat larut air yang mudah dicerna. Ditambah kandungan kaliumnya, buah ini akan membuat kerja usus menjadi lebih mudah dan efisien dengan melancarkan sirkulasi darah menuju usus. Kalium juga bermanfaat untuk mengurangi sensasi perut mual dan keinginan muntah akibat diare.

Nah sementara itu, kandungan vitamin C dan karbohidrat kompleks dari pisang membantu meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh untuk melawan infeksi.

Bagi Anda yang ingin mengatasi gejala diare, pilihlah buah pisang yang sudah matang sempurna. Ciri-cirinya bisa dilihat dari warna kulit yang kuning sempurna dan teksturnya yang lebih lembut.

4. Semangka 

mengobati impotensi

Satu semangka utuh dapat mengandung hingga 92% air sehingga pantas untuk dinobatkan menjadi buah pemenuh cairan tubuh terbaik bagi penderita diare dan muntaber.

Makan beberapa potong semangka segar mampu memenuhi 20 sampai 30 persen kebutuhan cairan tubuh dalam sehari. Itu kenapa makan semangka dapat membantu menghindari Anda dari risiko dehidrasi akibat terus muntah-muntah dan buang-buang air.

Air dalam buah ini juga diperkaya dengan mineral dan elektrolit penting untuk meningkatkan daya tahan serta stamina tubuh. 

Selain itu, kandungan likopen dalam semangka diyakini bagus untuk mengurangi peradangan di dalam usus akibat infeksi.

5. Melon jingga

buah melon jingga cantaloupe
Sumber: Delish.com

Melon jingga (cantaloupe) juga masuk dalam daftar buah yang baik untuk penderita diare dan muntaber. Buah ini kaya air sehingga dapat membantu mencegah dehidrasi. Rasa manis dari buah ini juga tidak terlalu kuat (giung) sehingga tidak membuat perut makin mual.

Ditambah lagi, melon jingga mengandung tinggi kolin sebagai nutrisi yang bermanfaat untuk melemaskan otot-otot usus yang tegang karena dipaksa bekerja keras mengolah makanan. Kolin juga membantu tidur lebih nyenyak saat diare, serta mengurangi peradangan kronis.

Selain makan buah, lakukan juga hal berikut untuk mengobati diare

Ingat, bila ingin makan buah-buahan di atas saat diare, makanlah dalam porsi yang kecil. Misalnya, ketimbang makan satu buah penuh, Anda bisa makan setengahnya. Agar lebih mudah dicerna, buah dapat disajikan dalam potongan-potongan kecil atau dihaluskan menjadi seperti bubur.

Pastikan juga untuk membersihkan buah seperti apel sebelum dimakan. Hal ini penting dilakukan guna memastikan bahwa buah dalam keadaan yang higienis.

Sekalipun buah yang disebutkan baik untuk penderita diare, hanya makan buah saja tidak cukup mengatasi masalah pencernaan ini hingga tuntas. Pada dasarnya, buah di atas dikonsumsi hanya sebatas untuk menunjang kesehatan dan mencegah risiko dehidrasi pada penderita diare dan muntaber.

Untuk mengobati diare dan muntaber sampai sembuh total, Anda harus melakukan pengobatan di rumah, atau bila terjadi berhari-hari lebih baik konsultasi dan berobat ke dokter. Nantinya, dokter akan memeriksa kondisi dan mendiagnosis penyebab diare dan muntaber yang Anda alami.

Dokter mungkin juga akan meresepkan obat untuk diare maupun muntaber. Dalam beberapa kasus, dokter Anda dapat juga merekomendasikan suplemen probiotik. Suplemen probiotik berguna untuk mengembalikan populasi bakteri baik dalam usus yang bekerja melawan bakteri penyebab infeksi.

Selama mengatasi diare maupun muntaber dengan obat dan buah, Anda juga harus ingat untuk mematuhi pantangannya. Hindari makanan dan minuman seperti susu, alkohol, minuman berkafein seperti teh dan kopi, serta makanan berlemak yang dapat memperparah muntaber.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Anda tidak bisa berhenti makan junk food? Tenang, ada siasat khusus untuk menghindari godaan makan makanan tak sehat. Intip caranya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Cacingan, toksoplasmosis, dan malaria adalah contoh penyakit infeksi parasit yang cukup umum di Indonesia. Bagaimana cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Badan sakit setelah olahraga sebenarnya pertanda apa? Apakah ini baik atau justru sebaliknya? Cari tahu jawabannya di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Olahraga Lainnya, Kebugaran 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tremor bisa sembuh

Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyakit kaki pada lansia

7 Masalah Pada Kaki yang Umum Terjadi Seiring Bertambahnya Usia

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
fakta tentang hati manusia

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit