Benarkah Konsumsi Banyak Garam Bikin Gemuk?

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany · Tanggal diperbarui 30/10/2022

    Benarkah Konsumsi Banyak Garam Bikin Gemuk?

    Penyebab kenaikan berat badan tak hanya karena terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak. Tahukah Anda bahwa konsumsi garam bikin gemuk?

    Lantas, sebenarnya kenapa garam bikin gemuk? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

    Apakah garam bikin gemuk?

    Mengonsumsi makanan mengandung garam secara berlebihan dapat meningkatkan risiko Anda mengalami kegemukan.

    Penelitian yang melibatkan pasien di Jepang, Cina, Eropa, dan Amerika dalam The American Journal Of Clinical Nutrition (2019) menunjukkan hubungan antara konsumsi garam sebagai penyebab obesitas.

    Garam sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan serta meningkatkan fungsi otot dan saraf.

    Selain itu, makanan yang tidak diberi garam sama sekali tentu terasa ada yang kurang atau tidak sedap.

    Namun, bukan berarti Anda bisa menggunakan garam sebanyak-banyaknya.

    Bila Anda penggemar makanan asin, Anda tak hanya perlu waspada dengan kenaikan berat badan, tapi juga risiko hipertensi, serangan jantung, dan stroke.

    Faktor penyebab konsumsi garam bikin gemuk

    garam menyebabkan hipertensi

    Tubuh memiliki mekanisme alami yang memberitahu Anda kapan harus berhenti makan dan kapan harus mulai makan.

    Namun, konsumsi garam yang tidak tepat dapat mengurangi kepekaan tubuh atas sinyal nafsu makan yang menandakan Anda sudah kenyang.

    Berikut ini faktor penyebab kenapa garam bikin gemuk yang perlu Anda ketahui.

    1. Konsumsi garam berlebih

    Saat Anda kebanyakan makan garam, tubuh akan jadi tidak peka dan tak mendeteksi tanda harus berhenti makan.

    Hal ini yang kemudian membuat Anda jadi lebih banyak makan.

    Riset dalam jurnal Hypertension (2020) juga menemukan kebanyakan makan garam membuat Anda menjadi lebih cepat haus dan banyak minum.

    Garam memiliki kemampuan menahan air, sehingga banyak penumpukan air di dalam tubuh.

    Kondisi inilah yang menyebabkan berat badan bertambah.

    Tambahan satu gram garam meja, setara dengan 400 miligram, natrium dapat menambah berat badan hingga 1 kilogram.

    Namun, faktor penyebab garam bikin gemuk ini hanya bersifat sementara.

    Ketika Anda mengurangi makan makanan asin, air yang tertahan di tubuh akan keluar sehingga berat badan Anda ikut berkurang.

    Perlu Anda ingat

    Berat badan yang bertambah bukanlah karena timbunan lemak, tetapi karena air. Ada baiknya Anda menghindari konsumsi garam berlebih jika ingin tubuh tetap langsing.

    2. Ketagihan makanan gurih

    Mengonsumi terlalu banyak makanan yang tinggi garam juga dapat menyebabkan penambahan berat badan.

    Pasalnya, makanan yang tinggi garam ini merangsang hormon dopamin yang memberikan efek senang sehingga membuat Anda ingin makan makanan asin terus.

    Sayangnya, ketagihan makanan gurih bisa membuat Anda gemuk karena umumnya makanan ini tinggi kalori.

    Sejumlah makanan gurih yang tinggi kalori, yaitu:

    Sebuah penelitian dalam jurnal Hypertension (2015) menemukan bahwa mereka yang memiliki urine dengan kadar natrium melebihi batas normal lebih berisiko mengalami obesitas.

    Studi ini juga menemukan adanya peningkatan risiko obesitas sebesar 28% pada anak dan 26% pada orang dewasa jika asupan natrium bertambah 1 gram per hari.

    Bagaimana aturan konsumsi garam untuk kesehatan?

    air hangat untuk sakit tenggorokan

    Hindari konsumsi makanan asin dan makanan kemasan tinggi garam.

    Ketimbang menambahkan banyak garam agar lebih gurih, gunakan bumbu lain seperti bawang putih atau lada hitam yang memberikan rasa asin yang lebih alami.

    Semakin banyak rasa yang Anda tambahkan, maka semakin sedikit garam yang Anda butuhkan.

    Walau begitu, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi garam sama sekali.

    Menurut Kementerian Kesehatan RI, batas maksimal asupan garam dalam sehari adalah 1 sendok teh atau setara dengan 5 gram (2000 miligram natrium) untuk orang dewasa.

    Sementara untuk usia yang lebih muda atau anak-anak, kebutuhan garam per harinya tentu lebih sedikit dari orang dewasa.

    Jangan lupa untuk selalu membaca label informasi gizi pada kemasan yang dapat membantu Anda mengendalikan asupan garam.

    Untuk mencegah risiko konsumsi garam bikin gemuk, batasi asupan garam pada makanan.

    Pilihlah jenis makanan yang kadar natriumnya rendah. Gunakan juga bahan penyedap alami lain.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Andreas Wilson Setiawan

    General Practitioner · None


    Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany · Tanggal diperbarui 30/10/2022

    Iklan
    Iklan
    Iklan