home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Hiponatremia

Definisi hiponatremia|Tanda dan gejala|Penyebab|Faktor risiko|Komplikasi|Diagnosis dan pengobatan|Pengobatan di rumah
Hiponatremia

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Definisi hiponatremia

Hiponatremia adalah suatu kondisi di mana kadar natrium (sodium) dalam tubuh jauh di bawah batas normal.

Normalnya, kadar mineral natrium yang ada pada tubuh yakni antara 135 – 145 mEq/L. Hiponatremia dapat terjadi apabila kadar natrium berada di bawah 135 mEq/L.

Natrium termasuk jenis elektrolit yang berperan menjaga keseimbangan air di dalam dan sekitar sel tubuh. Keseimbangan tersebut penting untuk otot dan saraf agar dapat berfungsi dengan baik. Natrium juga membantu menstabilkan tekanan darah.

Hiponatremia dapat terjadi akibat kondisi kesehatan tubuh seperti minum air terlalu banyak.

Hal tersebut dapat menyebabkan kadar air di tubuh meningkat sehingga sel-sel akan membesar. Pembesaran sel ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari yang ringan hingga mengancam nyawa.

Berdasarkan waktu kejadiannya, kondisi rendahnya natrium dalam tubuh dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu:

  1. Hiponatremia kronis: Terjadi saat kadar natrium pada tubuh menurun perlahan selama lebih dari 48 jam. Gejala dari jenis ini biasanya ringan hingga sedang.
  2. Hiponatremia akut: Terjadi saat kadar natrium pada tubuh menurun secara tiba-tiba. Hal ini dapat menyebabkan gejala yang lebih serius, seperti pembengkakan otak secara cepat yang berakibat koma bahkan kematian.

Seberapa umum hiponatremia?

Kondisi gangguan elektrolit semacam ini cukup umum terjadi. Hiponatremia juga merupakan jenis abnormalitas kimiawi yang sering ditemukan pada pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Selain itu, kondisi ini umum terjadi pada pasien dari golongan usia berapa saja. Tidak ada kelompok ras tertentu yang memiliki risiko terkena penyakit ini lebih besar dari ras atau etnis lainnya.

Hiponatremia dapat diatasi dengan cara mengurangi faktor-faktor risiko yang ada. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penyakit ini.

Tanda dan gejala

Tanda-tanda dan gejala dari hiponatremia bisa jadi bervariasi pada setiap orang. Apabila Anda menderita tipe kronis di mana level natrium turun secara bertahap, mungkin Anda tidak langsung merasakan gejala apapun.

Namun, jika kadar natrium pada tubuh menurun secara mendadak, Anda mungkin akan mengalami gejala dan tanda-tanda yang cukup parah.

Beberapa tanda-tanda dan gejala dari hiponatremia yaitu:

  • mual dan muntah,
  • sakit kepala,
  • kebingungan,
  • kehilangan energi dan kelelahan,
  • kelemahan otot, kejang, atau kram,
  • kejang, hingga
  • koma.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala yang termasuk parah, seperti muntah, kejang otot, dan koma, segeralah ke dokter.

Selain itu, apabila Anda memiliki kondisi medis yang meningkatkan risiko hiponatremia atau memiliki faktor risiko terhadap kondisi ini, seperti melakukan aktivitas intensitas tinggi, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Dengan periksa ke dokter, Anda dapat mengetahui apa penanganan yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Penyebab utama hiponatremia yakni menurunnya kadar natrium di dalam tubuh. Natrium berfungsi menyeimbangkan cairan di dalam tubuh, mengatur tekanan darah, serta mendukung kerja otot dan saraf.

Kadar normal natrium di dalam tubuh sekitar 135 – 145 mEq/L. Jika natrium dalam darah Anda berada di bawah angka tersebut, kemungkinan Anda mengalami hiponatremia.

Di bawah ini beberapa keadaan dan gaya hidup yang dapat memengaruhi penurunan kadar natrium tubuh.

1. Pengobatan tertentu

Beberapa obat-obatan seperti obat diuretik, antidepresan, dan penghilang rasa sakit dapat memengaruhi hormon dan fungsi ginjal. Hal tersebut dapat berimbas pada keseimbangan kadar natrium dalam tubuh.

2. Masalah pada jantung, ginjal, dan hati

Penyakit seperti gagal jantung kongestif (CHF) dan penyakit pada ginjal serta hati dapat menyebabkan cairan tubuh meningkat. Kondisi ini dapat mengencerkan natrium sehingga berdampak pada penurunan kadar natrium.

3. Penyakit SIADH

Syndrome of inappropriate anti-diuretic hormone (SIADH) terjadi ketika tubuh memproduksi hormon anti-diuretik terlalu tinggi. Kondisi ini menyebabkan air tertahan di tubuh dan tidak terbuang dengan semestinya melalui proses ekskresi.

4. Masalah tubuh yang mengakibatkan dehidrasi

Ketika mengeluarkan terlalu banyak cairan, seperti muntah dan diare, tubuh akan kehilangan banyak elektrolit, termasuk natrium. Dehidrasi juga dapat meningkatkan kadar anti-diuretik di dalam tubuh.

5. Minum terlalu banyak air

Minum air secara berlebihan dapat menurunkan kadar natrium. Ini karena ginjal kesulitan memproses air yang terlalu banyak. Selain itu, minum air terlalu banyak saat olahraga berpotensi mengencerkan natrium dalam tubuh.

6. Perubahan hormon pada tubuh

Kondisi kesehatan seperti penyakit Addison dan tiroid dapat memengaruhi produksi hormon di dalam tubuh. Ketidakseimbangan hormon ini berdampak besar pada kadar natrium, potasium, dan air pada tubuh.

7. Penggunaan ekstasi

Konsumsi obat-obatan seperti amfetamin meningkatkan risiko hiponatremia yang fatal, bahkan berpotensi mengancam nyawa.

Faktor risiko

Ada banyak faktor risiko untuk hiponatremia sebagai berikut.

1. Usia

Semakin tinggi usia Anda, semakin besar risiko Anda mengalami hiponatremia.

2. Konsumsi obat-obatan tertentu

Pengobatan yang meningkatkan risiko turunnya kadar natrium meliputi obat-obatan diuretik, seperti tiazid serta beberapa antidepresan dan penghilang nyeri.

3. Pengidap penyakit tertentu

Kondisi yang menurunkan ekskresi cairan pada tubuh, seperti penyakit ginjal, syndrome of inappropriate anti-diuretic hormone (SIADH), atau gagal jantung.

4. Aktivitas fisik intensif

Orang yang minum terlalu banyak air saat melakukan maraton, ultramaraton, triatlon, serta aktivitas jarak jauh dan berintensitas tinggi berisiko terkena hiponatremia.

Komplikasi

Pada hiponatremia tipe kronis, kadar natrium akan menurun secara perlahan dalam waktu 48 jam atau lebih lama. Gejala dan komplikasi yang ditimbulkan umumnya lebih ringan.

Sementara itu, kadar natrium yang menurun secara tiba-tiba berpotensi memberikan efek yang berbahaya, seperti pembengkakan pada organ otak. Kondisi ini dapat berakibat fatal, bahkan dapat berujung pada kematian.

Diagnosis dan pengobatan

Bagaimana hiponatremia didiagnosis?

Pada awal proses pemeriksaan, dokter akan menanyakan tentang sejarah medis, kondisi kesehatan, serta pengobatan yang sedang Anda konsumsi.

Namun, tentunya pemeriksaan fisik saja tidak akan cukup untuk mendiagnosis apa penyebab kondisi ini.

Dokter juga akan meminta Anda menjalani beberapa tes, seperti tes darah dan tes urine untuk mengevaluasi kadar natrium pada tubuh, konsentrasi darah, dan kandungan urine.

Bagaimana mengobati hiponatremia?

Tujuan dari pengobatan hiponatremia yakni untuk mengatasi penyebab utamanya dengan cara membatasi asupan cairan, menyesuaikan dosis diuretik, dan mengatasi kondisi penyebab.

Hiponatremia parah merupakan kondisi yang darurat. Untuk mengatasi kondisi hiponatremia, dokter memerlukan dua hal di bawah ini.

1. Infus cairan natrium

Penggunaan infus untuk memasukkan natrium ke dalam tubuh Anda. Prosedur ini mengharuskan Anda untuk menjalani rawat inap agar tenaga medis profesional dapat selalu memantau kadar natrium di tubuh Anda.

2. Obat-obatan

Dokter juga akan meresepkan obat-obatan yang dapat membantu meredakan gejala kekurangan natrium, seperti sakit kepala, mual, hingga kejang.

Pengobatan di rumah

Di bawah ini berbagai gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi hiponatremia.

1. Atasi kondisi terkait

Mendapatkan perawatan untuk kondisi yang memengaruhi terjadinya hiponatremia, seperti ketidakcukupan kelenjar adrenal yang dapat mencegah kadar natrium yang rendah.

2. Edukasi lebih dalam

Jika Anda memiliki kondisi medis yang meningkatkan risiko hiponatremia atau jika Anda mengonsumsi pengobatan diuretik, sebaiknya Anda lebih waspada. Selalu konsultasikan dengan dokter tentang risiko obat-obatan.

3. Olahraga dengan benar

Hati-hati saat beraktivitas dengan intensitas tinggi. Anda hanya boleh minum cairan sebanyak cairan yang hilang akibat keringat. Jika rasa haus hilang, Anda tidak perlu minum lagi untuk mencegah natrium berlebih.

4. Minum minuman elektrolit

Pertimbangkan minum minuman berenergi saat beraktivitas berat. Tanyakan pada dokter mengenai mengganti air dengan minuman elektrolit saat berpartisipasi pada acara olahraga seperti maraton dan triatlon.

5. Minum air secukupnya

Minum air memang penting bagi kesehatan Anda. Namun, pastikan Anda tetap minum air secukupnya. Umumnya, wanita cukup minum 2,2 liter air per hari, dan pria sebanyak 3 liter.

Jika Anda tidak lagi haus dan urine Anda berwarna kuning menuju bening, itu artinya Anda sudah minum air dengan cukup.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hyponatremia. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hyponatremia/symptoms-causes/syc-20373711. Accessed July 8, 2019.

Hyponatremia. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17762-hyponatremia. Accessed July 8, 2019.

Low Blood Sodium (Hyponatremia). https://www.healthline.com/health/hyponatremia#symptoms. Accessed July 8, 2019.

What is Hyponatremia?. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/what-is-hyponatremia#1-2. Accessed July 8, 2019.

Hyponatremia. https://emedicine.medscape.com/article/242166-overview. Accessed July 8, 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Shylma Na'imah pada 21/05/2021
x