home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Manfaat Rebung, Tunas Bambu yang Punya Aroma Khas

6 Manfaat Rebung, Tunas Bambu yang Punya Aroma Khas

Bila Anda penggemar lumpia khas kota Semarang, tentu Anda sudah tidak asing dengan rebung. Rebung punya rasa lezat yang dapat membuat selera makan Anda bertambah, terlebih lagi jika sayur rebung diolah dengan tambahan sambal pedas. Di samping kelezatannya, rebung ternyata memiliki banyak kandungan gizi dan manfaat untuk kesehatan Anda. Apa saja, ya? Yuk, cari tahu lebih lanjut!

Kandungan nutrisi yang ada di dalam rebung

Sumber: China Daily

Rebung, yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan bamboo shoot, adalah tunas bambu yang masih muda.

Manfaat rebung untuk bahan masakan sebenarnya telah dikenal sejak zaman dulu. Untuk Anda yang belum tahu, berikut kandungan nutrisi yang ada di dalam 100 gram (g) rebung:

  • Air: 91 g
  • Energi: 27 kalori (Kal)
  • Protein: 2,6 g
  • Lemak: 0,3 g
  • Karbohidrat: 5,2 g
  • Serat: 2,2 g
  • Kalsium: 13 miligram (mg)
  • Zat besi: 0,5 mg
  • Magnesium: 3 mg
  • Fosfor: 59 mg
  • Kalium: 533 mg
  • Natrium: 4 mg
  • Seng: 1,1 mg
  • Vitamin C: 4 mg
  • Thiamin (vitamin B1): 0,15 mg
  • Riboflavin (vitamin B2): 0,07 mg
  • Karoten: 10 mikrogram (mcg)
  • Folat: 7 mcg

Apa saja manfaat rebung untuk kesehatan?

Melihat banyaknya kandungan gizi rebung yang meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, hingga mineral, membuat sayuran ini punya beragam khasiat untuk kesehatan.

Nah, berikut adalah sederet manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi rebung:

1. Mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah

serangan jantung

Khasiat kesehatan yang bisa diperoleh dari rebung yakni tekanan darah lebih terkontrol.

Hal ini berkat kandungan kalium di dalamnya. Ya, makanan yang kaya akan kalium, minimal 400 mg, dapat membantu mengontrol tekanan darah.

Tekanan darah yang terkontrol tentu akan mengurangi risiko penyakit jantung serta pembuluh darah.

Tak hanya kalium, kandungan mineral lain yang berasal dari rebung seperti magnesium, niacin, serta asam pantotenat juga punya manfaat untuk melindungi kesehatan jantung Anda.

2. Menurunkan kadar kolesterol

penyebab kolesterol tinggi karena keturunan

Masih berhubungan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah, makan rebung juga punya manfaat baik sebagai penurunan kadar kolesterol.

Serat di dalam rebung membantu menurunkan kadar LDL alias kolesterol jahat di dalam tubuh. Kadar LDL yang tinggi berkaitan erat dengan aterosklerosis,alias pengerasan pada arteri.

Dengan menurunnya kadar kolesterol jahat, darah bisa mengalir dengan lancar pada pembuluh darah.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

aktivitas sehat untuk otak lansia

Manfaat lain yang bisa Anda dapatkan dengan rutin mengonsumsi rebung adalah meningkatnya sistem imun tubuh.

Ini berkat kandungan antioksidan, protein, serta serat yang tinggi.

Salah satu kandungan di dalam rebung, yaitu fenol, merupakan antioksidan yang dapat mencegah peradangan serta infeksi bakteri.

Antioksidan juga berperan besar dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Ditambah lagi, kandungan serat dalam rebung lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran tropis lainnya, seperti mentimun, sawi, dan kedelai.

Asupan berbagai zat gizi harian, termasuk serat, harus selalu dipenuhi untuk meningkatkan kinerja metabolisme tubuh.

Bahkan, dalam beberapa penelitian yang sudah dilakukan, ditemukan bahwa kekurangan serat ternyata dapat menyebabkan berbagai penyakit.

Serat pangan merupakan senyawa yang berbentuk karbohidrat kompleks dan biasanya banyak terdapat pada dinding sel tanaman pangan, termasuk rebung.

Serat pangan memang tidak dapat dicerna dan diserap oleh saluran pencernaan, tetapi fungsinya sangat penting untuk memelihara kesehatan tubuh.

Hal ini bertujuan untuk mencegah serangan berbagai jenis penyakit.

4. Menurunkan risiko kanker

covid-19 bunuh diri

Antioksidan yang ada di dalam rebung tak hanya bisa meningkatkan kekebalan tubuh, tetapi juga memberi manfaat lain berupa pencegahan risiko kanker.

Menurut sebuah studi dari International Scholarly Research Notices, rebung memiliki zat yang dipercaya bersifat antikanker, yaitu lignan dan fitosterol.

Kedua zat tersebutlah yang membantu menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker di dalam tubuh.

5. Mempertahankan berat badan ideal

pompa perut

Ingin menjaga berat badan Anda agar tetap ideal? Nah, makan sayuran seperti rebung dapat membantu Anda mendapatkan manfaat tersebut.

Rebung adalah makanan yang tak hanya mengandung kalori rendah, tetapi juga punya berbagai kandungan nutrisi penting untuk tubuh.

Ditambah lagi, kandungan serat dan protein di dalam rebung termasuk tinggi sehingga Anda akan merasa lebih cepat kenyang setelah makan sayur ini.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa rebung bisa membantu menjaga berat badan tanpa harus khawatir tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi harian.

6. Memperlancar pencernaan

Artikel Kesehatan Gangguan Pencernaan Lainnya

Terakhir, manfaat yang bisa Anda peroleh dengan mengonsumsi rebung adalah memiliki sistem pencernaan yang sehat.

Kadar serat yang tinggi pada rebung baik untuk melancarkan pencernaan. Anda akan terhindar dari sembelit serta diare karena serat membantu Anda memiliki jadwal BAB yang teratur.

Nah, itulah berbagai manfaat rebung yang baik untuk kesehatan Anda.

Sebelum mengonsumsinya, pastikan Anda memasak sayur rebung hingga matang, ya. Hal ini penting untuk membasmi kandungan racun di dalamnya.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Bamboo shoots, raw – FoodData Central. (2019). Retrieved February 25, 2021, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/169210/nutrients 

6 Proven Benefits of Bamboo Shoots – Healthy Focus. (2017). Retrieved February 25, 2021, from https://healthyfocus.org/benefits-of-bamboo-shoots/ 

Bamboo shoots – BetterHealth Channel. (2015). Retrieved February 25, 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/ingredientsprofiles/Bamboo-shoots 

Ren, Y., Ma, Y., Zhang, Z., Qiu, L., Zhai, H., Gu, R., & Xie, Y. (2019). Total Alkaloids from Bamboo Shoots and Bamboo Shoot Shells of Pleioblastus amarus (Keng) Keng f. and Their Anti-Inflammatory Activities. Molecules (Basel, Switzerland), 24(15), 2699. https://doi.org/10.3390/molecules24152699

Nongdam, P., & Tikendra, L. (2014). The Nutritional Facts of Bamboo Shoots and Their Usage as Important Traditional Foods of Northeast India. International Scholarly Research Notices, 2014, 1-17. https://doi.org/10.1155/2014/679073

Panee, J. (2015). Potential Medicinal Application and Toxicity Evaluation of Extracts from Bamboo Plants. Journal of medicinal plant research, 9(23), 681-692.

Basumatary, A., Middha, S., Usha, T., Basumatary, A., Brahma, B., & Goyal, A. (2017). Bamboo shoots as a nutritive boon for Northeast India: an overview. 3 Biotech, 7(3). https://dx.doi.org/10.1007%2Fs13205-017-0796-4

Ding, M., & Wang, K. (2018). Determination of cyanide in bamboo shoots by microdiffusion combined with ion chromatography–pulsed amperometric detection. Royal Society Open Science, 5(4), 172128. https://doi.org/10.1098/rsos.172128

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui 29/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x