Makan Nasi Dengan Minyak Kelapa, Trik Baru untuk Pangkas Kalori Makanan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat ini semakin banyak orang yang punya berat badan berlebih bahkan hingga kegemukan. Sebagian besar tentu disebabkan karena pola makan yang tidak baik dan sembarangan. Nah, kali ini ada sebuah penelitian yang menemukan solusi baru untuk menurunkan angka kegemukan, yaitu dengan makan nasi dicampur bersama minyak kelapa. Manfaat minyak kelapa untuk kesehatan memang banyak, salah satunya mampu memangkas asupan kalori yang masuk. Bagaimana caranya?

Ampuh pangkas kalori, manfaat minyak kelapa yang belum banyak diketahui

Manfaat minyak kelapa yang satu ini terungkap dari sebuah penelitian yang berasal dari Colege of Chemical Sciences Colombo, Sri Lanka. Sudhai A James, pemimpin tim penelitian tersebut menemukan bahwa mengolah beras dengan minyak kelapa ternyata memengaruhi jenis dan jumlah pati, karbohidrat pada nasi yang bila terlalu banyak jumlahnya bisa menyebabkan kegemukan.

Bahkan para ahli menyatakan bahwa beras yang dimasak bersama minyak kelapa akan mengurangi kandungan kalori sebesar 50-60 persen dari nasi yang diolah biasanya. James menjelaskan, pati adalah komponen dalam beras yang memiliki dua tipe. Pati yang dapat dicerna dan yang tidak dapat dicerna atau disebut pati resisten.

Pati resisten tidak bisa terurai di dalam usus halus. Hal ini membuat gula yang biasanya didapatkan dari hasil pencernaan pati tak didapatkan dan akhirnya tak ada gula yang masuk ke dalam darah. Maka itu, kadar gula darah jadi cenderung normal.

Kelebihan pati akan membuat gula darah melonjak. Bila tidak ada kegiatan atau aktivitas fisik yang membuat gula darah terpakai, maka zat ini akan diubah oleh tubuh menjadi cadangan lemak. Semakin banyak pati yang masuk, semakin banyak pula cadangan lemak yang didapatkan, apalagi jika tak diiringi dengan olahraga rutin.

Nah dengan kondisi itu para peneliti menyimpulkan bahwa jika jenis pati dalam nasi bisa diubah menjadi jenis tidak dapat dicerna, maka dapat menurunkan jumlah kalori yang dihasilkan dari beras, gula pun tidak diserap tubuh secara berlebihan.

nasi putih

Bagaimana minyak kelapa bisa mengubah pati dalam nasi?

Manfaat minyak kelapa ini bisa didapat karena interaksi antara kandungan pati yang terjadi selama proses pemasakan. James menjelaskan bahwa minyak kelapa akan masuk ke dalam butiran pati selama proses memasak. Ini akan mengubah strukturnya sehingga menjadi resisten terhadap enzim pencernaan.

Itu artinya, semakin sedikit pati yang dicerna maka semakin berkurang juga kalori yang akan diserap tubuh. Menurut James, ketika nasi jenis pati resisten yang sudah tinggi kadarnya kembali dipanaskan, maka kandungan patinya akan tetap tidak berubah.

Nah, itu mengapa akhirnya menambahkan minyak kelapa ke dalam proses memasak nasi menjadi salah satu metode yang mulai dilakukan oleh beberapa orang untuk memangkas kalori. Makan nasi dengan minyak kelapa ini bisa jadi salah satu trik sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah.

Meskipun begitu, James mengatakan masih memerlukan penelitian lanjutan untuk melihat efek ini pada varietas beras lain, selain itu perlu dipelajari juga jenis beras apa yang paling tepat menerapkan metode ini dan apakah hanya minyak kelapa saja yang punya kemampuan ini.

Lalu, bagaimana cara memasak nasi dengan minyak kelapa?

Tak jauh berbeda kok dengan cara memasak nasi biasa. Anda hanya harus menambahkan minyak kelapa ke dalam air dan beras yang akan dimasak. Minyak kelapa yang dibutuhkan hanya 3 persen saja dari total berat beras yang dimasak. Jika Anda memasak sebanyak 500 gram beras maka Anda hanya butuh 15 gram minyak kelapa.

Setelah matang, simpan nasi di kulkas setidaknya selama 12 jam. Pada durasi tersebut, minyak kelapa akan langsung beraksi dengan pati dan mengubah bentuknya.

 

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Enak dan Mudah Dibuat, Bolehkah Makan Nasi Goreng Saat Sahur?

Ada berbagai menu makanan favorit saat sahur, salah satunya termasuk nasi goreng. Namun, sebenarnya bolehkah makan nasi goreng untuk sahur?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 05/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Makan Nasi dengan Kentang dalam Satu Piring, Apa Efeknya Bagi Kesehatan?

Nasi dan kentang sama-sama tergolong sebagai makanan sumber karbohidrat. Meski lezat dan mengenyangkan, apakah makan nasi dengan kentang baik bagi tubuh?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 29/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Berapa Asupan Karbohidrat untuk Menambah Berat Badan?

Selain protein dan lemak, peningkatan asupan karbohidrat itu perlu untuk membantu menambah berat badan. Namun, berapa jumlah idealnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 26/01/2020 . Waktu baca 5 menit

Takut Kalap Saat Pesta Natal? Tenang, Ini 6 Tips Agar Diet Tetap Sukses

Jika tak pandai menahan diri, santapan pesta natal bisa membuat Anda gagal menurunkan berat badan. Inilah tips untuk menjaga diet Anda saat pesta natal.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 23/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
makan nasi merah setiap hari

Bolehkah Makan Nasi Merah Setiap Hari?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020 . Waktu baca 4 menit
pengganti mentega

5 Bahan Pengganti Mentega untuk Membuat Kue yang Lebih Sehat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . Waktu baca 4 menit
minyak kelapa memengaruhi testosteron

Benarkah Minyak Kelapa Memengaruhi Hormon Testosteron Pria?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020 . Waktu baca 4 menit