home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

4 Manfaat Air Alkali bagi Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

4 Manfaat Air Alkali bagi Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

Apakah Anda sering merasa mual, muntah, atau sakit kepala? Bisa jadi itu karena tubuh tidak terhidrasi dengan baik, sehingga kadar pH tubuh jadi terlalu asam. Bila itu terjadi, minum air alkali dengan pH 8+ bisa menjadi solusi yang tepat. Simak di sini!

Apa itu air alkali?

Air alkali adalah salah satu jenis air minum yang memiliki tingkat keasaman (pH) di atas 8, sehingga disebut juga air dengan pH 8+ atau air basa. Ini berbeda dengan air minum pada umumnya yang memiliki pH netral atau di angka 7.

Minum air yang sifatnya basa diyakini para ahli dapat memengaruhi pH tubuh. Semakin tinggi pH tubuh (basa), maka semakin baik. Selain itu, air dengan pH 8+ biasanya mengandung mineral alkali dan ORP negatif.

ORP atau oxidation reduction potential merupakan kemampuan air untuk bertindak sebagai antioksidan. Semakin negatif nilai ORP, maka semakin banyak kandungan antioksidan di dalam air minum tersebut.

Manfaat air alkali untuk kesehatan

kebutuhan minum air putih untuk perokok

Hidrasi, atau mempertahankan jumlah cairan di dalam tubuh, merupakan hal yang sangat penting bagi semua orang. Hal ini bertujuan supaya kadar pH dalam tubuh Anda tetap seimbang dan netral, tidak terlalu asam dan juga tidak terlalu basa.

Bila Anda mampu menjaga keseimbangan pH dalam tubuh, fungsi organ tubuh Anda pun akan tetap normal dan Anda tidak terkena kondisi dehidrasi. Lebih jauh, Anda jadi lebih terhindar dari risiko penyakit yang muncul karena gangguan fungsi organ.

Nah, di sinilah pentingnya minum air dengan pH basa alias pH 8+. Di bawah ini berbagai manfaat air alkali untuk kesehatan.

1. Menjaga hidrasi tubuh

Menurut studi yang dimuat dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition pada 2016, tingkat kekentalan darah pada orang yang minum air alkali cenderung menurun hingga 6,3% dibandingkan orang yang meneguk air minum biasa.

Itu berarti orang yang minum air dengan pH basa atau pH 8+ memiliki darah yang lebih cair, sedangkan orang yang minum air biasa mempunyai darah yang lebih kental.

Darah yang kental berarti tidak mengandung cukup air. Semakin kental darah seseorang, semakin lambatlah aliran darah yang bergerak.

Sebaliknya, darah yang cukup air akan lebih mudah mengalir dan diedarkan ke seluruh tubuh. Nah, hal ini membuktikan bahwa air minum dengan pH basa atau 8+ dapat membantu melancarkan aliran darah dan menjaga hidrasi tubuh.

2. Menetralkan kelebihan asam dalam tubuh

Manfaat air alkali yang tak kalah menakjubkan adalah menjaga keseimbangan pH dalam tubuh. Jika Anda sering sakit kepala, mual, atau muntah karena dehidrasi, kandungan pH basa ini bisa membantu menetralisir kelebihan asam dalam tubuh, lho!

Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of the International Society of Sport Nutrition pada 2010 berhasil membuktikannya. Penelitian itu melibatkan 38 peserta yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok yang minum air alkali dan air putih biasa.

Para ahli mengambil sampel darah dan urine peserta sebanyak 3 kali seminggu untuk diukur kadar asam-basanya. Dilaporkan bahwa peserta yang minum air alkali memiliki kadar asam-basa lebih seimbang daripada peserta yang minum air putih biasa.

Selain itu, volume air kencing (urine) pada mereka yang minum air alkali pun cenderung lebih sedikit, sehingga menunjukkan bahwa hidrasinya lebih baik.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

3. Bantu mengendalikan tekanan darah dan gula darah

Para ahli asal Shanghai mengungkapkan bahwa manfaat air alkali bisa dirasakan oleh orang yang punya diabetes, hipertensi, hingga kolesterol tinggi. Hasil temuan ini pun telah diterbitkan di Shanghai Journal of Preventive Medicine pada 2010.

Penelitian tersebut melibatkan 3 kelompok peserta, yaitu penyandang hipertensi, kadar gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Kemudian, semua peserta diminta untuk minum air terionisasi alkali selama 3 – 6 bulan dan dilihat perkembangannya.

Hasilnya cukup mengejutkan. Setelah rutin minum air dengan pH basa, kadar gula darah, tekanan darah, dan lipid (lemak) darah menurun secara drastis. Bahkan, air jenis ini membuat semua hasil pengukuran menjadi kembali normal.

Itulah sebabnya, sekarang ini air alkali banyak digunakan dalam terapi hipertensi, diabetes, dan hiperlipidemia (kondisi ketidakseimbangan lemak dalam darah) yang tentu saja di samping pengobatan secara medis dalam pengawasan dokter.

Cara-cara Ampuh untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

4. Menjaga kesehatan tulang

Siapa sangka bahwa minum air dengan pH basa 8+ alias alkali bisa menjaga kesehatan tulang? Hal ini diungkapkan oleh studi dalam jurnal Bone pada 2009 yang menemukan efek air alkali dengan resorpsi tulang.

Resorpsi tulang yaitu proses pemecahan sel-sel tulang lama menjadi sel-sel tulang baru. Semakin sedikit pemecahan sel-sel tulang yang terjadi, ditambah lagi dengan kepadatan mineral yang lebih banyak, maka tulang Anda justru akan semakin kuat.

Para ahli menemukan bahwa air minum dengan pH 8+ kaya akan bikarbonat dan mineral kalsium. Dua kandungan tersebut bermanfaat untuk membantu menghambat proses resorpsi tulang sehingga tulang Anda tetap kuat dan sehat.

Meski begitu, ini bukan berarti air minum pH 8+ bisa mencegah osteoporosis, ya! Para ahli masih membutuhkan analisis dan studi lebih lanjut untuk membuktikannya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Benefits of Alkaline Water. https://www.verywellfit.com/benefits-of-alkaline-water-4142280. Accessed 30/1/2019.

Alkaline Water: Benefits and Risks. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/alkaline-water-benefits-risks. Accessed 30/1/2019.

Effect of Electrolyzed High-pH Alkaline Water on Blood Viscosity in Healthy Adults. https://jissn.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12970-016-0153-8. Accessed 30/1/2019.

How Thick is Your Blood. https://www.everydayhealth.com/heart-health/blood-viscosity-how-thick-is-your-blood.aspx. Accessed 30/1/2019.

Acid-Base Balance and Hydration Status Following Consumption of Mineral-Based Alkaline Bottled Water. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20836884. Accessed 30/1/2019.

Preliminary Observation on Changes of Blood Pressure, Blood Sugar, and Blood Lipids After Using Alkaline Ionized Drinking Water. http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-SHYI200112005.htm. Accessed 30/1/2019.

Is Alkaline Water Good for You? https://www.medicalnewstoday.com/articles/313681.php. Accessed 30/1/2019.

Alkaline Mineral Water Lowers Bone Resorption Even in Calcium Sufficiency: Alkaline Mineral Water and Bone Metabolism. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S8756328208007813. Accessed 30/1/2019.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita