Benarkah Kangkung Mengandung Gas dan Bisa Bikin Kembung?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kangkung merupakan makanan yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Kebanyakan orang mengolah sayuran ini dengan cara ditumis atau hanya sekedar direbus. Tapi katanya, kangkung adalah salah satu makanan yang mengandung gas dan bisa sebabkan kembung jika dikonsumsi berlebihan. Apa benar anggapan tersebut? Cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

Benarkah kangkung termasuk makanan yang mengandung gas?

Makanan yang bisa menyebabkan kembung adalah makanan yang yang mengandung FODMAPs, yaitu karbohidrat rantai pendek yang bisa menghasilkan gas dalam perut. Tidak semua orang sensitif terhadap FODMAPs. Namun, orang yang mengalami sindrom iritasi usus besar (IBS) cenderung lebih sensitif terhadap FODMAPs.

Bagi orang yang tidak bisa mencerna FODMAPs, karbohidrat ini akan menuju ke ujung usus besar, tempat di mana bakteri usus berada. Di usus besar, bakteri usus kemudian menggunakan FODMAPs untuk bahan bakar, yang menghasilkan gas hidrogen dan menyebabkan segala macam gejala gangguan pencernaan.

Penelitian menunjukkan hubungan yang kuat antara kandungan FODMAPs dalam makanan tertentu dengan gangguan pencernaan seperti perut begah, kembung, sakit perut, diare, bahkan sembelit (susah buang air besar).

Namun, sampai saat ini belum diketahui apakah kangkung itu sendiri mengandung FODMAPs atau tidak. Pasalnya, penelitian yang dilakukan pada Monash University pun tidak menyebutkan kangkung sebagai salah satu makanan yang mengandung FODMAPs. Itu sebabnya, anggapan bahwa kangkung merupakan makanan yang mengandung gas tinggi dan bisa sebabkan kembung belum terbukti secara ilmiah.

Makanan yang mengandung gas (lebih tepatnya yang punya senyawa FODMAPs) mencakup beberapa jenis gula, seperti:

  • Fruktosa, gula sederhana yang bisa ditemukan pada banyak buah, sayuran dan gula tambahan.
  • Laktosa, karbohidrat yang bisa ditemukan pada produk susu seperti susu.
  • Fructans, yang bisa ditemukan di banyak makanan, termasuk butiran gluten seperti gandum.
  • Galactans, yang bisa ditemukan dalam kacang-kacangan.
  • Poliol, atau gula alkohol seperti xylitol, sorbitol, maltitol dan manitol yang bisa ditemukan dalam buah dan sayuran.

perut kembung pada diabetes

Berbagai makanan yang mengandung gas

1. Sayur-sayuran

Kandungan gula dalam beberapa jenis sayuran dapat memicu perut bergas. Beberapa jenis makanan yang mengandung gas adalah bawang (semua jenis bawang), asparagus, kubis, seledri, jagung manis, dan brokoli.

Tidak hanya itu, sayuran yang mengandung serat larut tinggi juga berpotensi membuat banyak gas. Meskipun demikian, serat larut juga dibutuhkan oleh tubuh, jadi jangan menghindari makanan ini, tapi aturlah porsinya.

2. Buah

Kebanyakan buah mengandung gula sorbitol. Sorbitol dapat menyebabkan produksi gas berlebih. Buah-buah yang mengandung sorbitol antara lain apel, persik, pir, mangga, dan plum. Gula sorbitol juga bisa ditemukan pada beberapa jenis permen karet.

3. Makanan bertepung

Makanan bertepung atau berpati umumnya mengandung karbohidrat tinggi yang dapat menyebabkan saluran pencernaan memproduksi gas berlebih saat pati dipecah menjadi energi. Jenis makanan yang mengandung gas tinggi seperti roti, sereal, dan pasta.

4. Susu dan produk turunannya

Susu dan produk susu  mengandung gula yang disebut laktosa. Laktosa merupakan jenis gula yang  sulit untuk dicerna apabila tubuh tidak memiliki enzim laktase yang cukup untuk mencerna laktosa. Beberapa jenis produk susu antara lain keju, es krim, dan yogurt.

5. Oatmeal

Meskipun oatmeal merupakan pilihan sarapan yang enak dan sehat, namun makanan ini termasuk dalam makanan yang mengandung gas. Hal ini terjadi karena oatmeal mengandung pati, gula rafinosa, dan juga serat larut yang tinggi. Tapi efek samping ini umumnya berbeda-beda bagi setiap orang.

6. Kacang merah

Kacang merah termasuk jenis makanan sehat, namun dapat menyebabkan produksi gas bertambah. Alasannya, kacang  merah mengandung gula rafinasi dan serat larut yang cukup tinggi. Sehingga membuat saluran cerna menghasilkan gas dalam usus. Kacang-kacangan lain yang juga mengandung gas adalah kacang mede dan pistachio.

7. Soda dan minuman ringan

Karbonasi yang terkandung dalam soda adalah udara yang menyebabkan gas berlebih dalam sistem pencernaan. Tidak hanya itu, kandungan fruktosa, gula yang digunakan sebagai pemanis pada sejumlah minuman bersoda, juga bisa menghasilkan gas karena sulit dicerna.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali 5 Ciri Utama “Toxic People”, Racun Dalam Persahabatan Anda

Toxic people merupakan salah satu jenis orang negatif yang harus Anda jauhi. Bagaimanakah ciri-cirinya? Simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hubungan Harmonis 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Waspadai Gejala yang Menandakan Anda Kena Tukak Lambung

Tukak lambung menandakan adanya luka pada lapisan lambung. Lantas, apa saja gejala atau ciri-ciri tukak lambung yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 1 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenal Jenis Beras, Mana yang Paling Sehat?

Kita mungkin setiap hari makan nasi putih, tapi ada berbagai jenis berasa lain yang tersedia. Kira-kira beras jenis apa yang lebih sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Waspada Bahaya Infeksi Telinga Akibat Pakai Earphone Saat Tidur

Banyak orang yang tak bisa lepas dari musik dalam hidupnya, bahkan sampai keterusan pakai earphone saat tidur. Tapi awas bahayanya bagi pendengaran Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit


Direkomendasikan untuk Anda

cara membasakan diri jalan kaki agar tubuh bugar

6 Trik Sederhana Agar Terbiasa Jalan Kaki Demi Tubuh yang Bugar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
bahaya polusi udara

Jangan Remehkan Bahaya Debu Polusi! Yuk, Lindungi Diri Dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
alat reproduksi wanita

Mengenal Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat kulit manggis

5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit