6 Faktor yang Mempengaruhi Metabolisme Tubuh Anda

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Metabolisme adalah seluruh proses kimia yang terjadi dalam tubuh saat mengubah makanan Anda menjadi energi. Keseluruhan proses kimia inilah yang menghasilkan dan mengedarkan energi yang tubuh Anda butuhkan untuk kelangsungan hidup.

Tapi, tak semua orang memiliki kecepatan metabolisme yang berbeda-beda. Ada yang cepat, ada yang lambat. Kecepatan metabolisme ini juga mempengaruhi seberapa cepat Anda lapar lagi, dan seberapa cepat tubuh membakar kalori. Apa saja yang mempengaruhi metabolisme seseorang?

Faktor-faktor yang mempengaruhi metabolisme

1. Waktu tidur

Waktu tidur dapat mempengaruhi metabolisme Anda dengan membantu untuk tetap stabil. Tubuh Anda tentu akan kesulitan menghasilkan energi saat tubuh kelelahan dan dipaksakan bekerja pada waktu yang seharusnya tubuh beristirahat. Kondisi ini juga dapat memicu penyakit yang secara tidak langsung juga dapat mempengaruhi performa metabolisme tubuh seperti diabetes dan kegemukan.

Suatu penelitian dilakukan di Universitas Pennsylvania kepada 36 orang dewasa selama 5 hari. Mereka diizinkan tidur hanya selama 4 jam tiap malam. Hasilnya, kurang tidur saat malam menyebabkan metabolisme tubuh jadi melambat 50 hingga 60 kalori per hari.

2. Hormon

Beberapa hormon dapat mempengaruhi kecepatan proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh Anda. Beberapa kondisi seperti diabetes serta tiroid yang overaktif atau mungkin kurang aktif merupakan contohnya. Stres juga dapat memperlambat kecepatan dalam tubuh Anda dengan melepaskan hormon kortisol. Keberadaan hormon ini, berpotensi menghambat penggunaan insulin yang dibutuhkan dalam proses metabolisme.

3. Usia

Terhitung sejak usia 40 tahun, metabolisme Anda akan secara alami mengalami perlambatan sekitar 5 persen tiap tahun. Hal ini dikarenakan seiring bertambahnya usia, Anda akan cenderung kehilangan otot dan menambah massa tubuh Anda, sehingga hanya sedikit kalori yang akan dibutuhkan. Penuaan juga mempengaruhi kelenjar tiroid yang memegang peranan dalam cepat lambatnya metabolisme.

4. Makanan yang dikonsumsi

Tubuh Anda membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk diubah menjadi energi dan melakukan aktivitas sehari-hari. Kelenjar tiroid dalam tubuh Anda juga membutuhkan iodine yang cukup untuk mengelola metabolisme yang terjadi. Selain untuk kesehatan tulang Anda, kalsium juga dibutuhkan sebagai nutrisi dalam proses metabolisme. Keberadaan karbohidrat dalam takaran tertentu juga diperlukan dalam proses metabolisme untuk menghasilkan insulin.

5. Cairan dalam tubuh

Keberadaan cairan dalam tubuh mempengaruhi metabolisme dalam tubuh Anda. Hal ini dikarenakan cairan diperlukan pada proses metabolisme untuk membakar energi dan sebagai bahan bakar pengurangan massa tubuh. Kekurangan cairan dalam tubuh justru dapat menghambat proses metabolisme.

6. Obat-obatan

Kondisi kesehatan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi metabolisme. Saat Anda sedang mengonsumsi beberapa obat-obatan tertentu seperti antidepresan, ini ternyata dapat memicu perlambatan proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

Leukosit yang rendah bisa membuat Anda rentan kena infeksi. Makanan penambah sel darah putih bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan leukosit Anda.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Ragam Minuman Pengganjal Perut yang Bisa Bikin Kenyang

Sedang diet tapi lapar terus? Tenang, Anda bisa menekan nafsu makan dengan minuman yang mengenyangkan berikut ini. Tak usah takut gemuk!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 10 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengulik Serba-serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

Hampir serupa dengan diet Atkins, diet south beach menekankan pola makan dengan mengurangi konsumsi karbohidrat dan perbanyak protein.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diet, Nutrisi 9 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Plastik Wrap untuk Diet, Benarkah Bisa Mengecilkan Perut Buncit?

Hati-hati, jangan sembarangan menggunakan plastik wrap untuk diaet. Bukannya cepat kurus, Anda malah bisa terkena risiko berbahaya ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 4 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit


Direkomendasikan untuk Anda

berat badan naik setelah diet

3 Penyebab Berat Badan Anda Naik Setelah Diet

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
kesalahan membakar lemak perut

7 Kesalahan Umum saat Berusaha Membakar Lemak Perut

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
buah plum kering untuk diet

Benarkah Makan Buah Plum Bisa Melangsingkan Badan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Gladys Mangkuliguna
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit