6 Manfaat Minyak Ikan untuk Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah mengonsumsi minyak ikan? Minyak ikan dihasilkan dari berbagai jenis ikan seperti tuna, makarel, salmon, dan sarden. Minyak ikan dipercaya memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan karena mengandung asam lemak omega-3.

Apa itu asam lemak omega-3?

Asam lemak omega 3 merupakan asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Pada dasarnya asam lemak omega-3 terdapat diberbagai sumber makanan dari laut dan sumber makanan nabati dan dibagi menjadi dua bagian, yaitu asam eicosapentaenoic (EPA) yang banyak terdapat di berbagai ikan laut dan asam docosahexaenoic (DHA) yang terdapat pada retina mata manusia, sperma, dan otak. Sebanyak 40% otak manusia mengandung lemak tak jenuh jamak, termasuk DHA. Oleh karena itu, banyak yang menyatakan bahwa asam lemak omega 3 berdampak pada kecerdasan anak.

Manfaat minum minyak ikan

Beberapa penelitian telah menyatakan bahwa banyak manfaat yang didapatkan dari mengonsumsi minyak ikan, seperti:

1. Membantu penderita multiple Sclerosis

Multiple sclerosis adalah penyakit yang menyerang sistem saraf otak dan tulang belakang yang disebabkan oleh berbagai faktor risiko seperti autoimun, genetik, umur, dan jenis kelamin. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Oregon Health and Science University menyatakan bahwa konsumsi minyak ikan selama tiga bulan lebih dapat membantu pengobatan penderita multiple sclerosis.

2. Meningkatkan kemampuan kognitif

Penelitian yang dilakukan pada kelompok usia lanjut, menemukan bahwa konsumsi minyak ikan dapat membantu menjaga fungsi kognitif pada lansia. Selain itu, orang yang terbiasa mengonsumsi minyak ikan memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang tidak terbiasa mengonsumsinya.

3. Mencegah penurunan massa otot pada pasien kanker

Pasien kanker yang sedang mengalami pengobatan rentan kehilangan massa otot. Sebuah percobaan yang dilakukan pada pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi, menemukan 16 pasien yang mengonsumsi minyak ikan dengan teratur tidak terlalu mengalami penurunan berat badan yang banyak. Sedangkan pada 24 pasien lainnya yang tidak mengonsumsi minyak ikan, diketahui kehilangan berat badan sebanyak 2,3 kg.

4. Meningkatkan dan menjaga kesehatan tulang

Minyak ikan dipercaya dapat menjaga kepadatan tulang, hal ini dibuktikan pada percobaan yang dilakukan pada tikus. Penelitian tersebut membandingkan antara pemberian asam lemak omega 3 dan asam lemak omega 6 pada tikus. Hasil yang didapatkan adalah pada tikus yang diberikan asam lemak omega 6 memiliki tulang yang lebih rapuh dan mineral dalam tulang yang lebih sedikit dibandingkan dengan tikus yang diberikan asam lemak omega 3.

5. Melindungi tubuh dari polusi

Ternyata, minyak ikan dapat menjaga kesehatan jantung Anda dari polusi udara yang sangat tinggi terjadi di tempat tinggal Anda. Penelitian yang dilakukan di Amerika melibatkan sebanyak 29 orang dewasa yang sehat, yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang mengonsumsi 3 gram minyak ikan selama empat minggu dan kelompok yang tidak mengonsumsi minyak ikan sama sekali. Lalu mereka diminta diam di tempat yang terkena polusi udara selama dua jam. Hasil yang didapatkan dari penelitian tersebut adalah kelompok orang yang tidak mengonsumsi minyak ikan, mendapatkan lebih banyak dampak negatif dibandingkan dengan kelompok satunya.

6. Mampu meningkatkan efek dari olahraga

Seperti yang kita tahu, olahraga merupakan hal penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Jika Anda mengonsumsi minyak ikan, kemudian berolahraga, maka manfaat yang akan didapatkan tubuh Anda akan lebih banyak. Sebuah penelitian yang dilakukan di University of South Australia, mengungkapkan bahwa melakukan olahraga 3 kali dalam seminggu selama 12 minggu dan diiringi dengan konsumsi minyak ikan, dapat menurunkan berat badan dan kadar lemak secara drastis pada orang yang mengalami obesitas dan overweight.

Beberapa penelitian lain juga menyebutkan berbagai manfaat minyak ikan lain seperti:

  • Menurunkan pertumbuhan sel kanker pada kanker usus
  • Menurunkan risiko penolakan oleh tubuh ketika menjalani transplantasi ginjal dan jantung
  • Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
  • Menjaga kesehatan jantung dan mencegah berbagai penyakit jantung
  • Menjaga tekanan darah tetap normal
  • Membantu orang yang sedang mengalami depresi, Alzheimer, gangguan mental, dan skizofrenia

Lebih baik konsumsi langsung dari ikan atau suplemen?

Tubuh tidak menghasilkan asam lemak omega 3, sehingga untuk mendapatkannya Anda harus mengonsumsi makanan yang mengandung omega 3 atau bahkan suplemen. Selain minyak ikan, sebenarnya asam lemak omega 3 bisa ditemukan di beberapa sumber makanan nabati, seperti kacang walnut, kedelai, dan sayuran berdaun hijau tua. Namun di dalam minyak ikan terkandung asam lemak omega 3 jenis EPA dan DHA, sementara omega 3 yang berasal dari sumber makanan nabati hanya mengandung jenis asam alpha-linolenic (ALA). Banyak penelitian yang menyatakan bahwa asam lemak jenis EPA dan DHA lebih banyak manfaatnya dibandingkan dengan asam lemak jenis ALA.

Kemudian, seberapa banyak Anda harus mengosumsi minyak ikan? Tidak ada standar yang mengatur kebutuhan seseorang terhadap asam lemak omega 3 . Namun American Heart Association merekomendasikan orang yang terkena penyakit jantung untuk mengonsumsi 1 gram (EPA+DHA) per hari atau setara dengan 85 hingga 150 gram ikan sehari. Sedangkan 2 hingga 4 gram per hari dianggap mampu untuk menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Selain itu, dianjurkan untuk mengonsumsi ikan yang mengandung minyak ikan tinggi dibandingkan dengan konsumsi suplemen minyak ikan. 

BACA JUGA

 

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

    Tikus terkenal sebagai hewan yang jorok karena bisa menyebabkan penyakit. Berikut adalah beberapa penyakit yang disebabkan oleh tikus yang perlu diwaspadai.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Penyakit Infeksi 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

    Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

    Pernahkah Anda tiba-tiba mengeluarkan air mani meski tak menerima rangsangan apapun? Berikut ini penjelasannya secara medis.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

    Beberapa orang memilih bleaching untuk memutihkan gigi. Namun adakah efek bleaching gigi yang perlu diwaspadai?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

    Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

    Keduanya sama-sama karbohidrat, tapi apakah benar nasi lebih baik dari mie? Cari tahu lebih lanjut sebelum menentukan pilihan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Monika Nanda
    Fakta Gizi, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
    

    Direkomendasikan untuk Anda

    tidak tumbuh jenggot dan kumis

    Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
    obat sariawan

    Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
    tips pendinginan setelah lari

    6 Jenis Pendinginan yang Wajib Dilakukan Setelah Lari

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
    sakit kepala setelah cabut gigi

    Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit