7 Bahaya Diet Keto yang Harus Anda Cermati dan Pertimbangkan Sebelum Mencobanya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Diet ketogenik atau diet keto adalah pola makan yang membuat Anda sangat membatasi asupan karbohidrat. Sebagai penggantinya, asupan protein dan lemak diperbanyak. Meski banyak yang bilang kalau diet ketogenik ini cukup ampuh menurunkan berat badan, sebaiknya ketahui dulu bahaya dari diet ini. Lalu, apa saja bahaya diet keto yang harus diwaspadai?

Berbagai bahaya diet keto yang mungkin terjadi

Sebenarnya diet ketogenik dikhususkan untuk orang yang memiliki gangguan epilepsi. Orang dengan masalah tersebut memang kesulitan untuk mencerna karbohidrat di dalam tubuh, sehingga sangat dibatasi asupannya.

Namun saat ini diet ketogenik justru diadopsi menjadi diet untuk menurunkan berat badan. Ya, pembatasan karbohidrat yang cukup ketat membuat Anda harus makan protein dan lemak lebih banyak dari biasanya. Bahkan, asupan karbohidrat yang dibolehkan dalam prinsip diet ini adalah tidak kurang dari 30 persen dari total kalori harian.

Tentu saja, menerapkan diet ketogenik bisa mengganggu pencernaan dan fungsi tubuh, bahkan bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Berikut adalah bahaya diet keto yang sebaiknya Anda waspadai.

1. Berat badan turun dengan cepat

Pada dasarnya orang yang melakukan diet keto memang ingin menurunkan berat badan. Memang penurunan berat badan akan terjadi jika Anda melakukan diet ini. Pasalnya, karbohidrat yang menjadi sumber energi utama sangat sedikit jumlahnya di dalam tubuh. Hal ini yang membuat lama-kelamaan berat badan turun.

Namun jangan senang dulu. Berat badan yang turun ini bukan tanda jika tubuh Anda sehat. Penurunan berat badan ini biasanya tak bertahan lama dan hanya sesaat. Mengapa? Karena pada awalnya memang tubuh kehilangan energi utama dan akhirnya menggunakan lemak sebagai cadangan energi.

Nah, selama Anda menerapkan diet ketogenik, makanan yang Anda makan adalah makanan protein dan berlemak. Ya, semakin banyak lemak yang Anda konsumsi maka kian banyak pula tumpukannya di dalam tubuh. Lama-kelamaan berat badan akan naik lagi.

2. Merasa tidak ‘enak’ badan

Dalam beberapa minggu pertama, orang yang menjalani diet keto biasanya akan mengalami gejala flu. Kondisi ini disebut dengan keto flu dan akan berlangsung selama beberapa hari. Anda mungkin akan merasakan beberapa gejala, seperti sakit kepala, kelelahan, pilek, dan mual.

Kondisi ini akibat tubuh beradaptasi akibat kehilangan sumber energi utama. Otak juga tidak berfungsi dengan baik karena tidak mendapatkan makanannya, yaitu gula. Maka itu, diet ini akan menimbulkan sakit kepala, rasa lelah, dan badan terasa tidak enak.

3. Otot menyusut

Ketika tubuh mengalami ketosis, yaitu membakar lemak sebagai energi. Namun hal ini juga bisa menyebabkan Anda kehilangan jaringan lemak dan penyusutan otot. Dikutip dari Women’s Health, Victoria Linday, seorang pakar diet di Washington mengungkapkan bahwa karbohidrat berperan penting dalam membentuk otot.

penyebab kurus tak bisa gemuk

Apabila dibantu dengan protein maka proses pemulihan sel-sel otot yang rusak akan lebih cepat terjadi. Melakukan diet keto mungkin bisa membuat jaringan otot menyusut atau bahkan pecah bila kalori tidak tercukupi.

4. Kadar gula darah turun

Selain itu, adaptasi pada tubuh dengan diet keto yang dilakukan bisa menimbulkan gejala hipoglikemia, yaitu gangguan kesehatan ketika kadar gula dalam darah di bawah batas normal. Hipoglikemia dapat menyebabkan seseorang jadi sulit konsentrasi, cepat lelah, detak jantung tidak normal, gangguan tidur, hingga mengalami sindrom kecemasan.

5. Kram pada kaki

Bahaya diet keto lainnya adalah kram pada kaki. Ini sering dihubungkan dengan dehidrasi dan kekurangan mineral dalam tubuh, salah satunya natrium. Saat menjalani diet keto, kadar insulin menjadi sangat rendah sehingga tidak bisa merangsang ginjal untuk mempertahankan natrium. Walaupun ini gangguan sederhana, rasa kram bisa sangat mengganggu.

6. Gangguan pencernaan

Efek samping umum yang sering terjadi akibat diet keto adalah gangguan pencernaan, seperti perut kembung, sering buang gas, atau sembelit. Ini terjadi karena tubuh tidak mendapatkan cukup serat dari buah, biji-bijian, dan sayur tertentu. Pada beberapa kasus, ada juga yang mengalami diare.

7. Bau mulut

Saat menjalani diet keto, tubuh yang mengolah keton (zat yang dihasilkan dari metabolisme lemak) meningkatkan aseton dalam darah, keringat, urin, dan juga melalui napas Anda. Utamanya ini akan menyebabkan bau pada mulut.

Maka itu, jika Anda berniat untuk melakukan diet ketogenik ini sebaiknya konsultasikan pada dokter dan ahli gizi. Hal ini untuk mencegah bahaya diet keto terjadi pada Anda. Dengan begitu, tim medis akan mengetahui kondisi pasti dan diet yang tepat untuk Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Terasa Lega Setelah BAB, Apakah Buang Air Bisa Menurunkan Berat Badan?

Buang air besar (BAB) dapat mengurangi beberapa ratus gram bobot tubuh Anda. Akan tetapi, benarkah BAB menurunkan berat badan secara efektif?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 8 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Berbagai Manfaat Makan Buah Plum (Psst… Bisa Menurunkan Berat Badan!)

Plum masih satu keluarga dengan buah persik dan aprikot. Ternyata ada banyak manfaat buah plum untuk kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Fakta Gizi, Nutrisi 8 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Plastik Wrap untuk Diet, Benarkah Bisa Mengecilkan Perut Buncit?

Hati-hati, jangan sembarangan menggunakan plastik wrap untuk diaet. Bukannya cepat kurus, Anda malah bisa terkena risiko berbahaya ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 4 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Turun Berat Badan Hanya dengan Jalan Kaki? Ini Rahasianya

Ingin menurunkan berat badan tapi tak suka olahraga yang berat? Tenang, jalan kaki bisa membantu menurunkan berat badan. Ini tipsnya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Olahraga Kardio, Kebugaran 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat goji berry

5 Manfaat Goji Berry untuk Kesehatan, Termasuk untuk Diet

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat kelapa untuk diet

Panduan Menjalankan Diet Kelapa untuk Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
menurunkan berat badan atlet

Agar Performa Tak Menurun, Ini 5 Tips Sehat Menurunkan Berat Badan Bagi Atlet

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
diet south beach

Mengulik Serba-serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit