Operasi Gastric Bypass Bikin Langsing Dengan Cepat, Adakah Efek Sampingnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tiap orang pasti mendambakan punya tubuh kurus dan ideal, terutama kaum wanita. Banyak cara dilakukan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan, salah satunya adalah diet pembatasan asupan makanan. Bahkan, untuk mendapatkan tubuh kurus dengan cepat, banyak orang rela untuk hanya makan sangat sedikit atau memuntahkan makanannya setelah makan. Tak hanya itu saja, beberapa orang juga melakukan operasi gastric bypass supaya bisa kurus dengan cepat.

Tapi tunggu dulu, selain memberi manfaat, gastric bypass juga pasti memberi risiko pada Anda. Apa saja?

Apa manfaat operasi gastric bypass?

Gastric bypass merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan berat badan dengan cara cepat. Operasi ini dilakukan dengan cara men-‘stapler’ lambung, kemudian membuat kantong kecil pada lambung dan menghubungkannya ke usus kecil Anda. Hal ini akan membuat Anda merasa cepat kenyang dan membuat tubuh menyerap lebih sedikit kalori.

Hal ini tentu dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan. Bagi Anda yang mempunyai kondisi medis terkait obesitas, operasi ini juga dapat membantu kondisi Anda membaik atau bahkan sembuh.

Beberapa kondisi medis terkait obesitas yang dapat terbantu dengan operasi gastric bypass adalah:

Apa risiko melakukan gastric bypass?

Gastric bypass merupakan operasi besar yang tentu dapat memberi banyak risiko untuk Anda. Beberapa risiko yang bisa ditimbulkan dari operasi gastric bypass adalah:

  • Luka pada lambung, usus, atau organ lain selama operasi
  • Kantong yang dibuat pada lambung mengalami kebocoran
  • Jaringan parut yang terbentuk dalam lambung bisa menyebabkan penyumbatan di usus
  • Muntah setelah makan karena kantong lambung tidak mampu menampung semua makanan yang Anda makan
  • Gastritis, tukak lambung, heartburn
  • Kekurangan gizi dan anemia, karena nutrisi yang masuk ke tubuh Anda menjadi terbatas
  • Batu empedu, karena berat badan turun dengan sangat cepat
  • Dumping syndrome, kondisi di mana Anda mengalami diare, mual, atau refluks asam lambung setelah mengonsumsi makanan yang mengandung gula tinggi

Selain itu, obat bius yang digunakan selama operasi gastric bypass juga dapat menyebabkan risiko, seperti alergi pada obat bius yang digunakan, masalah pernapasan, pembekuan darah, perdarahan, dan infeksi.

Siapa saja yang boleh menjalani operasi gastric bypass?

Tidak semua orang bisa melakukan operasi gastric bypass. Operasi ini bisa dilakukan oleh orang yang mempunyai indeks massa tubuh (IMT) 40 atau lebih atau orang dengan IMT 35 atau lebih yang memiliki kondisi medis serius yang perlu penurunan berat badan.

Sebenarnya, operasi gastric bypass atau operasi untuk menurunkan berat badan lainnya tidak menjamin Anda akan kehilangan berat badan berlebih dan mempunyai tubuh kurus dalam jangka waktu lama. Ini tergantung dari bagaimana Anda menjaga berat badan Anda.

Perlu diingat, walaupun Anda sudah melakukan operasi gastric bypass, bukan berarti Anda bebas untuk makan dan tidak mengubah pola hidup Anda. Justru, Anda harus lebih menjaga asupan makan dan mengontrol porsi makan, serta berolahraga.

Jika Anda tidak menjaga pola makan dan jarang olahraga, mendapatkan berat badan Anda kembali setelah operasi bukanlah hal yang tidak mungkin. Jika Anda memang ingin melakukan operasi gastric bypass, sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Agar Performa Tak Menurun, Ini 5 Tips Sehat Menurunkan Berat Badan Bagi Atlet

Cara menurunkan berat badan yang keliru bisa berdampak buruk bagi performa. Lalu, seperti apa cara menurunkan berat badan yang baik bagi atlet?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Gizi Olahraga, Nutrisi 16 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengulik Serba-serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

Hampir serupa dengan diet Atkins, diet south beach menekankan pola makan dengan mengurangi konsumsi karbohidrat dan perbanyak protein.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diet, Nutrisi 9 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Penyakit yang Membuat Seseorang Tak Bisa Gemuk

Banyak orang tubuhnya sangat kurus dan tak bisa gemuk meski sudah makan banyak. Mungkin penyebab kurus mereka adalah salah satu penyakit ini.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Tips Berat Badan Turun 8 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Terasa Lega Setelah BAB, Apakah Buang Air Bisa Menurunkan Berat Badan?

Buang air besar (BAB) dapat mengurangi beberapa ratus gram bobot tubuh Anda. Akan tetapi, benarkah BAB menurunkan berat badan secara efektif?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 8 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat goji berry

5 Manfaat Goji Berry untuk Kesehatan, Termasuk untuk Diet

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
kanker penyebab BAB berdarah

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat kelapa untuk diet

Panduan Menjalankan Diet Kelapa untuk Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
7 Cara Menaikkan Berat Badan Yang Sehat dan Efektif

7 Cara Sehat dan Efektif Menaikkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit