Kelaparan Saat Diet Bikin Anda Malah Sulit Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang sekarang ini menginginkan tubuh kurus. Untuk mencapainya, diet penurunan berat badan dilakukan dengan cara membatasi asupan makanannya. Tak tanggung-tanggung, banyak dari mereka yang sangat ketat dalam urusan membatasi asupan makanan. Bahkan, mungkin ada yang hanya makan sekali dalam porsi kecil. Akibatnya, metabolisme dalam tubuh pun terganggu dan tubuh merespon hal ini sebagai kelaparan. Kelaparan saat diet ini membuat tubuh harus mengubah “statusnya” menjadi mode kelaparan agar fungsi tubuh bisa berjalan normal.

Apa itu mode kelaparan?

Diet untuk menurunkan berat badan merupakan hal yang baik bagi Anda yang mempunyai berat badan berlebih. Hal ini merupakan upaya agar Anda mempunyai berat badan normal sehingga status kesehatan Anda pun meningkat. Namun, terkadang tubuh tidak melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang baik, malah kebalikannya.

Saat Anda sangat membatasi asupan makanan sampai Anda banyak kehilangan berat badan, tubuh mulai khawatir Anda akan mengalami kelaparan. Untuk mencegah kelaparan saat diet, tubuh akan menghemat energi yang dipakai dengan cara mengurangi jumlah kalori yang dibakar. Tubuh juga akan lebih memilih untuk menggunakan energi dari otot sehingga massa otot pun turun. Akibatnya, metabolisme Anda pun ikut melambat.

Semakin lama Anda membatasi asupan makanan Anda, semakin sedikit kalori yang dikeluarkan oleh tubuh. Hal ini sering disebut dengan mode kelaparan atau starvation mode. Ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk melindungi Anda dari kelaparan. Mode kelaparan bisa terjadi ketika tubuh sangat sedikit menerima kalori dalam jangka panjang. Akibatnya, tubuh akan membatasi pembakaran kalori dan penurunan berat badan pun mungkin tidak akan terjadi lagi.

Diet yang Anda lakukan selama ini pun mungkin akan menjadi sia-sia. Ini justru dapat mengganggu metabolisme tubuh Anda (metabolisme tubuh menjadi lambat) dan membuat Anda lebih sulit untuk menurunkan berat badan lagi.

Bagaimana mencegah kelaparan saat diet?

Jika ingin menurunkan berat badan, jangan sembarangan dalam melakukan diet. Untuk mencapai penurunan berat badan, Anda tidak harus membatasi asupan makanan sampai sangat sedikit. Lagipula, tidak hanya pembatasan asupan makanan yang dibutuhkan jika Anda ingin berat badan turun, tapi juga harus diimbangi dengan olahraga untuk membantu menyeimbangkan metabolisme.

1. Asupan makanan saat diet

Lakukan pengurangan asupan makanan sedikit demi sedikit. Anda bisa mulai mengurangi asupan makanan sebesar 300 kalori, dan kemudian ditambahkan ke 500 kalori per hari. Pengurangan 500 kalori saja per hari sebenarnya sudah mampu membantu Anda menurunkan berat badan sebesar 0,5-1 kg per minggu.

Jika Anda kurang puas, Anda bisa menurunkan asupan kalori Anda lebih banyak lagi. Namun, pastikan Anda masih mendapatkan kalori setidaknya 1200 kalori per hari. Asupan kalori di bawah angka ini dapat membuat metabolisme tubuh melambat dan mode kelaparan “diaktifkan” tubuh sehingga berat badan akan menjadi sulit turun.

Mengonsumsi banyak makanan sumber protein saat diet juga dapat membantu mencegah tubuh “mengaktifkan” mode kelaparan. Protein dapat membantu tubuh mempertahankan massa otot dan meningkatkan metabolisme tubuh. Protein juga membantu Anda kenyang lebih lama sehingga membantu mengurangi nafsu makan.

2. Olahraga saat diet

Olahraga penting dilakukan saat diet untuk membantu mempertahankan massa otot dan mencegah tubuh memperlambat metabolismenya. Lakukan olahraga secara teratur setidaknya 30 menit per hari atau 150 menit per minggu. Olahraga membantu Anda menyeimbangkan kalori yang masuk dan kalori yang keluar.

Pilihlah jenis olahraga yang bertujuan untuk mempertahankan kekuatan otot Anda, seperti angkat beban. Penelitian menunjukkan olahraga yang memberi beban pada otot dapat memberi manfaat besar pada diet Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Alternatif Sehat Pengganti Kopi di Pagi Hari

Tahukah Anda bahwa minum kopi sebaiknya tidak dilakukan di pagi hari? Lalu apa yang bisa jadi alternatifnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Tips Makan Sehat, Nutrisi 5 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Langsung BAB Setelah Makan, Apakah Normal?

Banyak orang butuh waktu untuk mencerna makanan, namun ada juga yang langsung merasa ingin BAB setelah makan. Apakah ini normal? Benarkah bisa bikin kurus?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Manfaat Berkebun Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Meski berpeluh keringat, berkebun ternyata punya segudang manfaat bagi kesehatan tubuh dan juga jiwa. Apa saja manfaat berkebun untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 31 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

5 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sarapan

Nasi uduk atau donat mungkin menjadi pilihan sarapan Anda. Sayangnya,keduanya termasuk sarapan tidak sehat. Yuk, cek makanan yang harus dihindari pagi hari.

Ditulis oleh: Monika Nanda
Tips Makan Sehat, Nutrisi 30 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
makanan untuk penderita maag makanan untuk penderita asam lambung

11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
olahraga kardio dan angkat berat untuk menurunkan berat badan

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit