home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Siapa Saja yang Sebenarnya Perlu Diet, dan Kapan Waktu Terbaik untuk Mulai?

Siapa Saja yang Sebenarnya Perlu Diet, dan Kapan Waktu Terbaik untuk Mulai?

Diet erat kaitannya dengan upaya memotong porsi makan untuk menurunkan berat badan. Cap diet juga lebih banyak melekat pada orang-orang yang gemuk atau bahkan obesitas. Itu sebabnya banyak orang yang beranggapan diet hanya perlu dilakukan oleh orang-orang yang ingin kurus. Lantas, apa benar diet hanya ditujukan untuk orang yang bermasalah dengan berat badan saja? Sebenarnya cara diet yang sehat itu seperti apa? Berikut penjelasannya.

Diet yang sehat itu tidak melulu soal menurunkan berat badan

Diet adalah serapan kata dari bahasa Inggris yang secara harfiah berarti “makanan yang biasa dimakan”. Ditelisik lebih jauh lagi, sebenarnya kata “diet” berakar dari bahasa Yunani Kuno yang artinya “cara hidup”.

Oleh karena itu, arti diet yang sebenarnya adalah kebiasaan makan yang menjadi gaya hidup Anda. Maka, apabila kebiasaan makan Anda penuh dengan makanan berlemak, bisa dibilang Anda menjalani diet berlemak. Jika Anda terbiasa makan makanan manis, Anda menjalani diet tinggi gula. Begitu seterusnya.

Barulah dalam beberapa dekade belakangan, istilah “diet” lebih populer diartikan sebagai cara atau metode membatasi porsi makanan dan memilih sumber makanan untuk mencapai tujuan tertentu — umumnya untuk menurunkan berat badan.

nutrisi penting saat diet

Istilah diet zaman sekarang juga bisa diartikan sebagai rencana penyesuaian pola makan, termasuk rekomendasi dan pantangan menu, untuk mengelola kondisi kesehatan tertentu. Misalnya diet Mediterania untuk penyakit jantung dan diet DASH untuk mengendalikan kolesterol dan hipertensi.

Sederhananya, diet bukan semata hanya dijalani untuk menurunkan berat badan. Pengaturan pola makan memiliki banyak tujuan berbeda, tergantung dari masing-masing individu. Satu yang pasti: diet yang sehat adalah kebiasaan makan makanan bergizi seimbang.

Setelah kita meluruskan apa arti diet sebenarnya, bisa disimpulkan bahwa setiap orang dari segala kalangan dan rentang usia boleh melakukan diet — laki-laki, perempuan, bayi, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia.

Kapan seseorang harus melakukan diet yang sehat?

Sebenarnya tidak ada aturan khusus yang menetapkan waktu terbaik untuk Anda mulai diet. Sebab, diet pada dasarnya adalah kebiasaan makan yang menjadi gaya hidup.

Anda bisa mulai mengubah kebiasaan makan Anda menjadi lebih baik, bahkan dari detik ini, dengan memilih makanan bernutrisi tinggi untuk mencukupi kebutuhan gizi tubuh Anda seterusnya. Dengan kata lain, Anda bisa memutuskan untuk menjalani diet kapan saja.

Pola makan yang sehat dan seimbang membantu setiap organ tubuh bekerja lebih efektif. Jika nutrisi dalam tubuh tidak bisa tercukupi dengan baik, Anda akan lebih rentan terhadap serangan penyakit, infeksi, kelelahan, bahkan daya tahan tubuh juga akan semakin menurun.

Apakah orang sehat boleh diet?

diet vegetarian menurunkan risiko stroke

Lagi-lagi ditekankan bahwa diet adalah gaya hidup untuk mengubah pola makan yang lebih sehat. Meski sedang dalam keadaan sehat pun diet makanan sehat tetap penting dilakukan. Orang yang memiliki berat badan ideal juga sah-sah saja untuk berdiet, asalkan diet yang sehat dengan gizi seimbang untuk mempertahankan kesehatan tubuhnya.

Tidak hanya terbatas untuk orang sehat saja. Orang yang sedang sakit, ingin menurunkan atau menambah berat badan, ataupun dengan tujuan lain demi menunjang kesehatan juga boleh melakukan diet. Tentunya dengan aturan-aturan tertentu sesuai dengan saran dari ahli gizi Anda.

Bagaimana cara melakukan diet yang sehat?

Demi menunjang keberhasilan diet sehat Anda, tentu dibutuhkan beberapa perubahan. Baik pada pola makan, porsi makan, maupun jenis makanan. Jenis makanan yang bisa mendukung diet sehat di antaranya adalah sayur, buah, daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, susu rendah lemak, plain yogurt, dan pati.

Sementara jenis makanan yang tidak terlalu dianjurkan dan harus Anda batasi konsumsinya misalnya produk berbahan dasar gula, seperti makanan tinggi gula serta minuman manis; sumber lemak trans seperti daging berlemak, susu full cream, gorengan, fast food, margarin; lemak jenuh seperti keju, es krim, santan, mentega, margarin, dan lain sebagainya.

Ingat, pastikan Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang seimbang. Untuk mempermudah, Anda bisa mencoba membagi porsi dari masing-masing jenis makanan tersebut pada satu piring makan sehat.

mengatur komposisi untuk porsi makan siang

Asupan sayur dan buah-buahan biasanya menjadi yang paling maksimal, maka dari itu penuhi setengah piring Anda dengan jenis makanan ini. Pilihlah sayur dan buah dengan jenis dan warna yang bervariasi.

Selanjutnya, penuhi seperempat piring Anda dengan sumber karbohidrat seperti nasi, roti, atau pasta. Agar lebih menyehatkan, Anda bisa memilih biji-bijian lainnya seperti beras merah, pasta gandum, atau oat mengingat makanan-makanan ini memiliki efek yang lebih ringan untuk gula darah Anda.

Seperempat sisanya bisa Anda penuhi dengan sumber protein yang sehat seperti ikan dan dagin tanpa lemak. Anda boleh mengonsumsi daging merah atau daging olahan seperti sosis, tapi sebaiknya tidak terlalu sering.

Anda dapat memasak makanan tersebut dengan cara dipanggang, dikukus, atau direbus. Bila Anda ingin menggorengnya, gunakan minyak nabati seperti minyak zaitun, kanola, atau jagung untuk alternatif yang lebih sehat.

Selain itu, sesuaikan porsi makan dengan kebutuhan kalori sehari-hari. Pada intinya, kunci utama dalam melakukan diet yang sehat adalah makan secukupnya dengan gizi yang seimbang.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Healthy Eating for Healthy Weight. (2021). Centers for Disease Control and Prevention. Retrieved 16 February 2021, from https://www.cdc.gov/healthyweight/healthy_eating/index.html

Healthy Eating Plate. (n.d.). Harvard School of Public Health. Retrieved 16 February 2021, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/healthy-eating-plate/

What is Diet and Nutrition? (n.d.). University of Minnesota. Retrieved 16 February 2021, from https://www.takingcharge.csh.umn.edu/enhance-your-wellbeing/health/diet-nutrition/what-diet-nutrition

Why Good Nutrition is Important. (n.d.). Center for Science in the Public Interest. Retrieved 16 February 2021, from https://cspinet.org/eating-healthy/why-good-nutrition-important

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal diperbarui 09/05/2018
x