Retrognathia, Kelainan Struktur Tulang Penyebab Rahang Sakit Bukan Main

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda selama ini sering mengeluhkan sakit rahang ketika mengunyah makanan atau sekadar membuka mulut, mungkin Anda memiliki retrognathia. Meski tak berbahaya, kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan jika dibiarkan tanpa diobati. Apa itu retrognathia?

Retrognathia adalah kelainan struktur rahang

Retrognathia adalah kondisi struktur penyusun tulang rahang bagian bawah terlalu mundur ke belakang dibanding rahang atas. Akibatnya, orang dengan kondisi ini lebih mungkin untuk mengalami ‘overbite’, kondisi ketika barisan gigi depan atas lebih maju dibanding dengan gigi depan bawah.

Struktur tulang rahang yang tidak proposional ini juga dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan tidur, nyeri rahang yang intens, serta kesulitan menggigit dan mengunyah makanan.

Seseorang dengan kondisi ini juga lebih rentan untuk mengalami nyeri rahang TMJ yang juga dapat menyebabkan kejang otot di sekitar persendian rahang. Kondisi ini juga bisa menyebabkan gangguan pernapasan, terutama saat tidur atau ketika berbaring telentang. Orang dengan kondisi ini juga lebih mungkin untuk mengalami sleep apnea.

Posisi rahang yang tidak presisi membuat lidah menutupi jalan napas, sehingga dapat menyebabkan henti napas yang tidak normal, tersedak, mendengkur, atau napas yang terengah-engah.

Dalam kasus tertentu, kondisi ini juga dapat menurunkan rasa percaya diri karena menyebabkan tampilan wajah jadi tidak simetris.

Berbagai hal yang bisa menyebabkan retrognathia

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kondisi ini. Salah satunya riwayat keluarga. Ya, jika ada anggota keluarga yang mengalami kelainan struktur tulang rahang, Anda akan lebih mungkin untuk mengalaminya juga.

Retrognathia juga dapat terjadi apabila Anda pernah mengalami cedera di wajah hingga menyebabkan patah tulang rahang atau rahang geser.

Tak hanya itu, kondisi ini juga bisa terjadi karena berbagai kondisi yang berkaitan dengan kelainan genetik langka, seperti:

  • Syndrome Pierre-Robin. Sindrom ini ditandai dengan ukuran rahang bawah yang lebih kecil dari ukuran normal serta kelainan posisi lidah yang menutup jalan napas.
  • Makrosomia hemifacial. Kondisi salah satu sisi wajah tidak tumbuh sepenuhnya dan tidak berkembang dengan baik.
  • Nager syndrome. Kondisi langka ini memengaruhi bentuk rahang dan pipi serta pertumbuhan tangan dan lengan penderitanya.
  • Treacher Collins syndrome. Kondisi ini memengaruhi berbagai tulang di wajah, termasuk rahang.

Pilihan pengobatan untuk retrognathia

Pilihan pengobatan kondisi ini tergantung pada tingkat keperahannya. Pada anak, perawatan ortodontik mungkin efektif untuk memperbaiki tampilan rahang yang tidak persisi. Salah satu cara yang bisa dilakukan dengan menggunapak penutup kepala khusus yang dibuat untuk memperlambat pertumbuhan rahang, sehingga rahang atas dan bawah dapat menjadi lebih baik.

Retrognathia tahap ringan pada remaja dan orang dewasa, obat pereda nyeri, kompres es, dan pijat, mungkin bisa mengurangi gejala yang ada. Sementara untuk kasus yang parah, operasi perbaikan struktur tulang rahang mungkin diperlukan.

Pemasangan splint gigi atau bite plates juga bisa dilakukan untuk mengobati kasus retrognathia yang parah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak Sejak Dini

Memahami tumbuh kembang gigi anak sejak dini sangat penting untuk menjaga bentuk, fungsi dan kesehatan gigi yang maksimal.

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Gigi Anak, Gigi dan Mulut 24 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Cara Mengatasi Gigi Ngilu yang Ampuh dan Efektif

Tanpa Anda sadari, makan es krim, minuman panas, dan makanan manis bisa bikin gigi ngilu. Simak pilihan obat dan cara mengatasi gigi ngilu berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut 22 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

Rangka Tubuh Sendiri, Bagaimana Cara Menghitung Ukurannya?

Katanya, orang yang tubuhnya bongsor punya rangka tubuh yang besar. Apakah benar? Berikut adalah cara menghitung ukuran rangka tubuh masing-masing.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Informasi Kesehatan 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Calcium

Fungsi & PenggunaanUntuk apa Kalsium digunakan? Kalsium adalah unsur alami. Kalsium ditemukan secara alami dalam makanan. Kalsium diperlukan untuk banyak fungsi tubuh Anda, terutama pembentukan dan pemeliharaan ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 12 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

anak mulai menyikat gigi

Di Usia Berapa Sebaiknya Anak Mulai Menyikat Gigi? Ternyata Begini Anjurannya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
mengetahui umur tulang manusia

Bagaimana Cara Mengetahui Umur Tulang Anda?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
hiperhidrosis adalah keringat berlebih

Hiperhidrosis, Kondisi Ketika Anda Terlalu Sering Berkeringat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit