Artroskopi Bahu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu artroskopi bahu?

Artroskopi (bedah mikro) melibatkan pemeriksaan bagian dalam bahu Anda menggunakan teleskop yang dimasukkan melalui sayatan kecil yang dibuat pada kulit Anda. Dokter bedah Anda akan dapat menangani masalah yang terdeteksi selama pemeriksaan tersebut menggunakan instrumen bedah khusus.

Apa saja manfaat artroskopi?

Tujuan prosedur adalah untuk memastikan apa yang menjadi permasalahan yang dikeluhkan, dan bagi sebagian orang, masalah tersebut dapat langsung ditangani saat prosedur.

Kapan saya harus melakukan artroskopi bahu?

Artroskopi direkomendasikan untuk permasalahan bahu, seperti:

  • sobekan atau kerusakan pada sabuk tulang rawan (labrum) atau ligamen otot
  • ketidakstabilan bahu, di mana persendian pada bahu terlihat longgar, sering tergelincir, atau terjadi dislokasi (sendi lepas dari rongga persendian)
  • sobekan atau kerusakan tendon bicep
  • sobekan pada rotator cuff
  • pertumbuhan tulang ekstra (bone spur) atau peradangan pada rotator cuff
  • peradangan atau kerusakan pada lapisan sendi, umum disebabkan oleh penyakit, seperti rheumatoid arthritis
  • arthritis pada tulang selangka
  • jaringan yang kendur dan perlu diangkat
  • shoulder impingement syndrome (nyeri bahu yang timbul akibat penekanan atau jepitan konstan pada rotator cuff)

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani artroskopi bahu?

Prosedur pembedahan untuk memperbaiki sobekan pada tulang rawan umum dilakukan untuk mengembalikan stabilitas bahu. Kebanyakan orang yang menjalani prosedur ini dapat pulih total dan pergerakan bahu kembali mantap. Tetapi, sebagian orang mungkin akan masih memiliki masalah ketidakstabilan setelah menjalani artroskopi.

Prosedur artroskopi untuk menangani gangguan pada rotator cuff atau tendinitis umumnya akan meringankan sakitnya. Tetapi, Anda mungkin tidak akan pulih sepenuhnya.

Adakah alternatif lain untuk artroskopi bahu?

Masalah pada persendian dapat didiagnosis menggunakan tes medis lain, seperti CT dan CT Scan. Namun, Anda mungkin akan membutuhkan artroskopi untuk menangani masalah tersebut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum artroskopi bahu?

Prosedur ini dilakukan setelah Anda dibius total. Anda akan diberikan instruksi lengkap mengenai hal-hal apa saja yang harus dilakukan menjelang prosedur, termasuk apakah Anda dapat mengonsumsi makanan tertentu beberapa jam sebelum pembedahan. Umumnya, Anda akan diminta untuk berpuasa makan 6 jam sebelum artroskopi. Anda akan diperbolehkan untuk meminum cairan, seperti kopi, sampai beberapa jam sebelum prosedur.

Bagaimana proses artroskopi bahu?

Prosedur pembedahan berlangsung sekitar 40 menit.

Dokter bedah akan membuat 2 – 4 irisan kecil di sepanjang persendian Anda. Kemudian, dokter Anda memasukkan sebuah teleskop kecil melalui salah satu irisan agar ia dapat memeriksa persendian. Dokter bedah juga akan memasukkan instrumen bedah melalui irisan lain jika ia merasa masalah yang muncul di persendian Anda harus segera ditangani.

Apa yang harus saya lakukan setelah artroskopi bahu?

Anda dapat langsung kembali ke rumah setelah menjalani pembedahan.

Fisioterapis Anda mungkin akan menyarankan Anda melakukan olahraga ringan dan sejumlah instruksi lanjutan untuk membantu mempercepat proses pemulihan. Proses pemulihan dapat berlangsung hingga 3 bulan sampai Anda dapat kembali beraktivitas dengan normal.

Olahraga rutin akan membantu Anda mengembalikan kekuatan Anda untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Sebelum memulai, minta saran kepada tim dokter seputar olahraga yang cocok untuk Anda.

Kebanyakan orang pada umumnya akan mengalami peningkatan signifikan, tetapi butuh waktu untuk rasa sakit dapat berkurang dan pergerakan persendian kembali normal. Tanda-tanda gangguan sering kembali seiring waktu.

Komplikasi

Komplikasi apa yang mungkin saya alami?

Komplikasi Umum

  • rasa nyeri
  • perdarahan
  • infeksi pada area pembedahan (luka)
  • jaringan parut ringan

Komplikasi Spesifik

  • perdarahan bocor ke dalam persendian
  • infeksi pada persendian bahu
  • rasa sakit amat sangat, lengan kaku, dan kehilangan kontrol atas lengan dan tangan (complex regional pain syndrome)
  • kerusakan saraf

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Psikopat

Psikopat adalah gangguan kepribadian yang penderitanya cenderung bertindak kriminal. Simak informasi lengkap mengenai psikopat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 10 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit

Lebih Baik Kompres Dingin atau Hangat untuk Menurunkan Demam?

Mana yang lebih baik untuk menurunkan demam: kompres dingin atau hangat? Simak masing-masing penjelasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 10 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Apa yang Terjadi pada Pasien Setelah Stroke Berlalu?

Setelah kondisi stroke, terdapat beberapa dampak yang mungkin muncul pada tubuh. Berikut adalah hal yang dapat terjadi pasca stroke.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

4 Jenis Narkotika Populer di Indonesia dan Bahayanya Bagi Tubuh

Dari sekian banyak obat-obatan terlarang, BNN mencatat empat jenis narkotika yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Apa saja? Yuk cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 8 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

oral thrush

Meski Tampak Sama, Ini Beda Oral Trush, Lidah Peta, dan Oral Hairy Leukoplakia (OHL)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
posisi tidur baik dan buruk

Berbagai Posisi Tidur yang Baik dan Buruk untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
sindrom pura-pura sakit

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
komplikasi stroke

13 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Akibat Stroke, Apa Saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 12 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit