Setelah Seks Saya Malah Tambah Stres, Kenapa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Seks adalah aktivitas yang seharusnya membawa kebahagiaan. Namun sebagian orang justru merasa makin stres setelah berhubungan intim. Anda juga pernah mengalaminya? Penasaran apa penyebabnya?

Makin stres setelah berhubungan intim, tanda post-sex blues

penyebab menangis

Dalam dunia medis, perasaan stres dan tertekan yang muncul sesaat setelah hubungan seks disebut dengan post-sex blues atau dysphoria postcoital atau tristesse postcoital.

Selain stres, post-sex blues juga menimbulkan perasaan sedih yang mendalam, gelisah, kecenderungnan depresi, hingga menangis karena dihantui oleh perasaan bersalah atau menyesal setelah berhubungan intim. Beberapa orang bahkan sampai bertengkar dengan pasangan setelahnya.

Menariknya, segala emosi negatif ini sama sekali tidak muncul selama Anda dan pasangan berhubungan seks. Anda dan pasangan tetap merasakan seks yang penuh gairah, romantis, dan memuaskan.

Pria dan wanita sama-sama bisa stres setelah bercinta

nyeri saat berhubungan seks, mainan seks, sex toys

Post-sex blues bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Meski demikian, berbagai penelitian yang ada sampai saat ini melaporkan bahwa wanitalah yang lebih rentan mengalami stres setelah berhubungan intim.

Sebuah penelitian menyebutkan sekitar 46 persen wanita mengalami gejala post sex blues atau dysphoria postcoital setidaknya sekali dalam hidupnya. Sementara itu, penelitian yang lebih anyar terbitan Journal Sex & Marital Therapy tahun 2018 menyatakan kondisi ini dialami sebanyak 41 persen pria setidaknya sekali dalam hidup mereka.

Apa penyebabnya?

nyeri pinggang saat seks

Kondisi ini bisa dibilang cukup umum. Meski begitu, para pakar kesehatan belum yakin benar apa yang jadi penyebab pastinya. Dikutip dari Psychology Today, sejumlah penelitian menduga stres setelah berhubungan intim bisa muncul bersumber dari kombinasi berbagai faktor; semisal faktor genetik, biologis tubuh, dan kondisi psikologis itu sendiri dari orang tersebut.

Seorang terapis seks sekaligus konselor, Denies Knowles, berpendapat bahwa kemunculan stres bisa saja terjadi karena berbagai hormon tubuh naik turun tidak menentu saat berhubungan seks yang memengaruhi bagian otak pengatur reaksi emosional.

Ketika berhubungan seks, tubuh akan memproduksi hormon endorfin, prolaktin dan oksitosin dalam jumlah yang cukup besar. Peningkatan tiga hormon tersebutlah yang membuat seks terasa enak dan membahagiakan. Nah setelah turun dari klimaks, kadar hormon-hormon ini akan surut drastis sehingga malah berbalik memunculkan emosi negatif.

Stres harian dan trauma masa lalu bisa memicunya

menolak berhubungan intim

Seperti yang telah dijabarkan di atas, kemunculan stres setelah berhubungan intim bisa dipengaruhi oleh naik turunnya hormon alami tubuh.

Nah jika Anda termasuk orang yang mudah stres atau tertekan, besar kemungkinan reaksi emosional yang Anda rasakan setelah bercinta adalah semakin gusar. Apalagi jika alam bawah sadar Anda masih disibukkan dengan “teror” stres harian, seperti masalah rumah tangga atau pekerjaan kantor.

Terlebih, seks adalah suatu bentuk ikatan dan kepercayaan. Untuk orang-orang yang cenderung lebih sensitif, berhubungan intim bisa membuat emosinya semakin meluap-luap. Rasa kewalahan itu bisa jadi muncul karena ia merasa rapuh atau takut kehilangan setelah membuka dirinya pada orang lain, atau justru merasa bersalah karena melakukan seks yang selama ini dianggap tabu.

Para ahli juga menyatakan bahwa trauma kekerasan seksual di masa lalu juga bisa menjadi salah satu faktor pemicunya. Pada sebagian orang, trauma dapat menetap selama seumur hidup. Mereka bisa tiba-tiba saja mengingat kejadian yang pernah menimpanya setiap kali berhubungan seks, meski dengan orang yang dicintai.

Namun, masih banyak faktor-faktor pemicu lainnya yang masih belum terungkap dan perlu diteliti lebih dalam.

Bagaimana cara mengatasi post sex blues?

kehidupan seks tak nikmat lagi

Apabila Anda merasa stres setelah berhubungan seks, tidak apa untuk minta waktu menyendiri pada pasangan jika ingin.

Tidak perlu dulu langsung menjelaskan apa alasannya, karena Anda sendiri mungkin tidak tahu mengapa Anda merasa kewalahan. Atur napas perlahan dan kosongkan pikiran Anda sejenak. Bayangkan hal-hal yang bisa membuat Anda bahagia.

Setelah agak tenang, Anda bisa katakan padanya bahwa Anda merasa gusar dan tidak nyaman bukan karena ia berbuat kesalahan atau melakukan hal yang tidak Anda sukai saat seks tadi. Dengan begitu, pasangan Anda juga jadi lebih tenang. Tidak ada salahnya juga untuk minta kelonan atau pelukan darinya untuk menenangkan diri.

Ada banyak survei yang membuktikan Anda bukanlah satu-satunya orang yang bisa merasa stres setelah seks. Namun jika ini terus terulang dan semakin menggerogoti jiwa Anda, bahkan mungkin sampai meregangkan hubungan dengan si dia, maka Anda perlu berkonsultasi pada terapis seks.

Terapis akan membantu mencari tahu apa pemicu spesifiknya yang membuat Anda selalu merasa stres setelah berhubungan intim. Selain itu, terapis juga akan membantu Anda untuk merencanakan solusinya serta menguatkan komunikasi dengan pasangan untuk bersama-sama menghadapi masalah.

Hal yang terpenting adalah kerja sama dan usaha untuk terus saling memahami satu sama lain.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Posisi Berhubungan Intim yang Paling Populer

Apa posisi seks favorit Anda dan pasangan? Coba cek apakah posisi berhubungan intim Anda masuk ke dalam posisi seks paling populer?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Seksual, Tips Seks 1 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

3 Efek Samping Pelumas Vagina dan Cara Mengatasinya

Seks pakai pelumas vagina mungkin memang terasa lebih nikmat, tapi tiga risiko ini mengintai Anda. Tenang dulu, begini cara mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 3 November 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
pengaruh minum kopi untuk seks

Kopi untuk Kemampuan Seks, Bermanfaat atau Sebaliknya?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
arti desahan wanita

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
berhubungan seks saat sakit

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Sedang Sakit Flu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 10 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit