5 Kunci Mengatasi Rasa Takut Kehilangan Pasangan Karena Insecure

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Perasaan insecure alias tidak aman atau minder jangan pernah disepelekan. Jika perasaan seperti ini diabaikan justru bisa merampas ketenangan dan merusak hubungan asmara Anda dengan pasangan. Perasaan insecure dalam hubungan bisa muncul dalam berbagai bentuk. Misalnya Anda selalu meminta kepastian, mudah cemburu, gampang menuduh, hingga takut kehilangan pasangan karena berbagai alasan. Menurut Frankie Bashan, Psy.D., jika terus dibiarkan hal ini malah membuat pasangan Anda semakin menjauh.

Kenapa perasaan insecure dalam hubungan bisa muncul?

merasa ragu dengan pasangan

Perasaan insecure bisa muncul karena berbagai hal, baik dari pasangan maupun dari dalam diri sendiri. Namun, faktanya sebagian besar rasa tidak aman muncul dari diri sendiri dan bisa berkembang karena berbagai faktor dari luar diri. Umumnya, perasaan ini muncul dan dikendalikan oleh pikiran-pikiran negatif yang Anda buat sendiri. Misalnya merasa Anda tidak punya kelebihan, hidup Anda akan hancur tanpa pasangan, hingga merasa bahwa Anda tidak benar-benar dicintai oleh pasangan.

Perasaan insecure dalam hubungan juga bisa muncul akibat trauma masa lalu. Misalnya Anda pernah disakiti dalam hubungan sebelumnya atau perceraian orangtua yang membuat Anda selalu merasa waswas. Selain itu, rasa tidak aman terkadang bisa muncul karena rasa cinta yang terlalu besar pada pasangan sehingga Anda merasa takut kehilangan.

Mengatasi rasa takut kehilangan akibat perasaan insecure

tidak pantas sukses

Karena perasaan insecure biasanya muncul dari dalam diri sendiri, maka yang bisa mengubahnya hanya Anda sendiri. Jadi bukannya semakin menuntut pasangan untuk meladeni segala kemauan Anda, Anda yang harusnya mulai bercermin dan melakukan perubahan. Coba berbagai cara berikut untuk mengatasi rasa takut kehilangan dan insecure.

1. Pikir panjang setiap tindakan Anda

Sadarkah Anda rasa cemas dan waswas yang menyelimuti bisa memicu perilaku yang sangat merusak? Oleh karena itu, usahakan untuk menahan diri agar tidak gegabah, sebesar apa pun kekhawatiran Anda.

Pikirkan baik-baik apakah Anda memang perlu mengecek HP, memeriksa akun media sosial, dan menelepon pasangan setiap jam. Sebenarnya Anda tidak perlu melakukan hal-hal tersebut bila Anda mampu mengendalikan diri dan menanamkan rasa kepercayaan pada diri sendiri dan juga pasangan.

Dengan begitu, lama-lama perasaan insecure bisa diatasi. Sebaliknya, jika Anda terus menuruti impuls Anda tanpa pikir panjang untuk mengendalikan setiap gerak-gerik pasangan, tentu saja pasangan bisa merasa gerah.

2. Kenali pasangan lebih dalam lagi

Anda harus menerima bahwa pasangan Anda punya pola pikir dan sikap yang berbeda dengan Anda. Anda dan pasangan tidak akan selalu melihat sesuatu dengan cara yang sama. Anda dan pasangan juga belum tentu memiliki bahasa cinta yang sama.

Karena itulah pasangan Anda mungkin tidak bisa selalu memberikan apa yang Anda inginkan. Daripada mencurigainya dan terus-terusan merasa takut kehilangan, fokuskan pikiran dan tenaga Anda untuk mengenal pribadi pasangan lebih dalam lagi.

Cari tahu bagaimana cara pasangan Anda mengungkapkan cinta, mengelola emosi, dan memperlakukan orang lain. Dengan mengenal pribadi pasangan lebih jauh, Anda bisa menumbuhkan kepercayaan padanya.

3. Ingat kembali kualitas diri Anda

Saat merasa insecure, Anda sering kali dihantui oleh kekurangan diri. Untuk itu, salah satu cara mengatasi perasaan ini ialah dengan mengingat kembali nilai dan kualitas diri yang Anda miliki. Mungkin Anda merasa insecure pada pasangan karena merasa tidak cantik atau tampan sedangkan di luar sana lebih banyak perempuan yang jauh lebih cantik dan laki-laki yang lebih tampan. Anda jadi takut pasangan akan tergoda kemudian meninggalkan Anda.

Untuk mengatasinya, coba ingat kembali kualitas diri Anda yang menjadikan pasangan jatuh hati pada Anda. Mungkin Anda memang tidak begitu memerhatikan penampilan, tapi Anda jujur dan bisa dipercaya.

4. Menjaga kemandirian

Hubungan yang sehat ialah yang tidak terlalu bergantung kepada satu sama lain. Menjadi pribadi yang mandiri akan membantu Anda merasa lebih aman dan percaya diri dalam menjalankan hubungan.

Semakin Anda hidup tergantung pada pasangan, semakin besar pula rasa insecure yang akan muncul. Pasalnya, Anda merasa kalau pasangan Anda yang “menang” dan “lebih berkuasa” ketimbang Anda sendiri.

5. Percaya pada diri sendiri

Belajar percaya pada diri sendiri menjadi kunci untuk mempertahankan rasa aman dalam berhubungan. Percayalah pada diri Anda sendiri bahwa Anda tetap akan menemukan cara untuk bahagia, sebesar apa pun masalah yang sedang dihadapi. Saat Anda memiliki rasa percaya diri, Anda akan terhindar dari rasa insecure yang bisa merampas ketenangan batin.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waktu Bercinta Terbaik Bagi Pasangan Usia 20, 30, dan 40-an

Waktu bercinta yang paling ideal ternyata bisa berbeda-beda untuk setiap orang, tergantung usia Anda dan pasangan. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Seksual, Tips Seks 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Biasakan Tidur Bersama Pasangan Anda agar Lebih Nyenyak

Beberapa orang yang sudah menikah mungkin merasa rindu masa-masa menguasai ranjang sendirian. Namun, ada manfaat tersembunyi dibalik tidur bersama pasangan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 6 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Tanda-Tanda Insecure dalam Hubungan yang Mungkin Tidak Anda Sadari

Perasaan insecure yang muncul dalam sebuah hubungan sebenarnya menjadi akar dari hubungan yang tidak sehat. Apa saja tanda-tandanya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 13 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

Cara Bijak Hadapi Suami yang Pengangguran dan Malas Mencari Pekerjaan Baru

Saat suami jadi pengangguran hal ini tentu jadi pukulan tersendiri, apalagi jika ia tak kunjung mencari pekerjaan. Jangan emosi, ini cara bijak hadapinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 7 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasangan perfeksionis

4 Cara Menghadapi Pasangan Perfeksionis Agar Hubungan Tetap Hangat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
insecure

Kenali Tanda-tanda Perasaan Insecure, Serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
keraguan sebelum menikah

Tiba-tiba Ragu dengan Pasangan Saat Menjelang Pernikahan? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
merasa ragu dengan pasangan

3 Hal yang Harus Anda Tanyakan Pada Diri Sendiri Ketika Mulai Ragu Dengan Si Dia

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit