home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Pernikahan Tanpa Seks, Bisakah Tetap Bahagia dan Harmonis?

Pernikahan Tanpa Seks, Bisakah Tetap Bahagia dan Harmonis?

Berhubungan seks setelah menikah adalah hal yang wajar dilakukan oleh para pasutri. Hal ini tentu bertujuan agar pasutri bisa cepat hamil dan melahirkan generasi-generasi penerus dalam garis keluarga atau untuk saling mendekatkan diri dengan satu sama lain. Namun, nyatanya ada beberapa pasutri yang mengaku tak pernah berhubungan seks walau sudah menikah. Lalu apakah pernikahan tanpa seks bisa bertahan dan tetap membahagiakan? Simak pertimbangannya di bawah ini.

Apakah pernikahan tanpa seks itu normal?

Memang kedengarannya cukup aneh kalau ada pasutri yang menikah tanpa berhubungan seks. Hal ini disebut sebagai sexless marriage alias pernikahan tanpa seks.

Sexless marriage dapat diartikan sebagai kehidupan pernikahan dengan sangat sedikit atau tidak ada aktivitas seksual sama sekali antara pasangan suami istri. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Mulai dari padatnya kesibukan, terkena penyakit atau sedang menjalani pengobatan tertentu, efek obat-obatan, hingga pasangan menolak berhubungan seksual.

Sebetulnya, hal ini masih wajar terjadi bila ada alasan tertentu yang membuat mereka tak mau berhubungan seks meski sudah menikah. Alasannya juga harus jelas dan bisa diterima. Namun, yang menjadi masalah adalah ketika keputusan untuk tidak berhubungan seks diputuskan secara sepihak atau alasannya tidak jelas.

Apa jadinya kalau menikah tapi tak pernah bercinta?

mengatasi ejakulasi dini

Seks bisa menjadi satu hal utama yang memengaruhi keharmonisan para pasutri. Rasa tidak puas atau kurangnya komunikasi soal seks bisa jadi bom waktu dalam rumah tangga.

Ketika pasutri berhubungan intim, secara otomatis tubuhnya akan mengalami perubahan hormon. Hormon inilah yang akan membuat jantung berdebar lebih cepat, pernapasan yang meningkat, kulit memerah, hingga terangsang. Keseluruhan proses inilah yang menyebabkan dorongan seksual (libido) pria dan wanita menjadi meningkat.

Sebaliknya, pasutri yang tak pernah berhubungan seks tentu tidak mengalami hal-hal demikian. Jika terlalu lama dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan dorongan seksual pasangan jadi menurun dan kehilangan minat untuk berhubungan intim.

Dilansir dari Prevention, penelitian membuktikan bahwa tidak adanya sentuhan dan gairah untuk berhubungan seksual sangat mungkin membuat pasangan jadi saling berjauhan, baik secara fisik maupun emosional. Pasangan yang menjalani pernikahan dengan sedikit atau bahkan sama sekali tidak berhubungan seks cenderung tidak puas dengan kehidupan rumah tangganya. Pada akhirnya, rumah tangganya pun jadi kurang bahagia.

Lantas, bagaimana cara mempererat keintiman di dalam pernikahan?

manfaat bercinta

Ingat, tidak semua pasutri pasti akan saling berjauhan karena tak pernah berhubungan seks. Buktinya, beberapa pasangan tetap hidup harmonis dan mesra dalam pernikahan tanpa seks.

Jadi, hal ini kembali lagi pada masing-masing pasutri. Jika Anda dan pasangan bisa menjaga komunikasi dengan baik, maka semua permasalahan dalam rumah tangga bisa dihadapi bersama.

Agar kehidupan asmara Anda dan pasangan tetap harmonis, lakukan kiat-kiat berikut ini:

1. Pahami rutinitas satu sama lain

Coba perhatikan seperti apa rutinitas Anda dan pasangan sehari-hari. Apakah Anda kerja lembur setiap malam sehingga tidak ada kesempatan untuk berhubungan seks? Cari solusinya bersama dengan pasangan. Misalnya mencari pekerjaan yang tidak menuntut Anda lembur tiap malam atau berhubungan seks pada pagi hari, bukan malam.

2. Tunjukkan kasih sayang

Jangan malu untuk menunjukkan kasih sayang Anda kepada pasangan, contohnya dengan menatap mata pasangan sambil memberikan senyuman paling manis sebelum ia pergi ke kantor. Berikan pelukan hangat supaya pasangan Anda jadi lebih semangat untuk beraktivitas. Dengan demikian, pasangan Anda akan merasa sangat disayangi dan diperhatikan.

3. Ulang kebiasaan romantis bersama

Coba ingat-ingat lagi kebiasaan romantis yang pernah Anda berdua lakukan. Contohnya makan malam bersama, berpelukan saat menonton TV, hingga mandi bersama. Ajak pasangan Anda untuk mengulang kebiasaan tersebut untuk membangkitkan gairah asmara Anda berdua.

4. Rayu pasangan

Berikan pujian-pujian manis kepada pasangan, contohnya saat ia tampil cantik atau menarik, tersenyum manis, dan sebagainya. Rayuan-rayuan ini dapat membantu menguatkan keintiman dalam rumah tangga, lho!

5. Minta bantuan konselor pernikahan

Kalau Anda sudah mencoba semua cara dan tak ada yang berhasil, mungkin sudah saatnya Anda berkonsultasi dengan konselor pernikahan profesional. Tak cuma bermanfaat sebagai jalan keluar masalah hubungan seks, langkah ini juga bisa menyelamatkan pernikahan Anda bila dilakukan dengan benar.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Can A Marriage Without Sex Still Be Healthy? https://www.prevention.com/sex/relationships/a20477473/sexual-health-and-a-healthy-marriage/. Accessed 18/7/2018.

Are You in a Sexless Marriage? https://www.verywellmind.com/sexless-marriages-2303254. Accessed 18/7/2018.

Here’s What All Women in Sexless Marriages Need to Know. https://www.huffingtonpost.com/entry/what-women-in-sexless-marriages-need-to-know_us_55c276fbe4b0f1cbf1e38feb. Accessed 18/7/2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri Diperbarui 23/07/2018
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x