8 Cara Jitu untuk Menghilangkan Rasa Cemas Berlebihan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Cemas adalah suatu bentuk emosi yang ditandai dengan perasaan tidak menyenangkan akibat kekacauan batin.  Tidak jarang, ada yang merasa tersiksa karena merasa cemas berlebihan, yang menimbulkan seperti perasaan gelisah, mudah marah, sulit tidur, dan susah fokus. Memang tidak mudah untuk menghilangkan rasa cemas. Berikut beberapa cara yang dapat membantu Anda menghilangkan rasa cemas berlebihan.

Berbagai cara menghilangkan rasa cemas berlebihan

Anda dapat melakukan cara-cara berikut:

1. Kembali ke lingkungan Anda

Biasanya, ketika seseorang mengalami cemas berlebihan, mereka akan cenderung menarik diri dari lingkungan. Padahal, salah satu cara untuk mengatasi depresi adalah dengan adanya dukungan sosial dari orang terdekat. Ketika Anda sedang mengalami kecemasan atau depresi, cobalah untuk mengungkapkan apa yang Anda rasakan dan tetaplah menjalin hubungan dengan lingkungan sekitar. Meski tidak mudah, namun mengisolasi diri dari lingkungan juga bukanlah jalan keluar dari kekalutan yang sedang Anda alami.

2. Lakukan apa yang Anda sukai

Salah satu cara terbaik untuk menghilangkan cemas dan kecenderungan depresi adalah dengan melakukan apa yang Anda sukai – nonton film, jalan-jalan, pergi ke pantai, bernyanyi, dll. Dan meski Anda tidak selamanya bisa memaksa diri untuk melakukan hal yang Anda sukai, namun tetap selalu berusaha untuk mendorong diri sendiri agar selalu aktif berkegiatan -setidaknya bukan yang Anda benci.

3. Lakukan hal baru

Selain melakukan hal yang Anda senangi, Anda juga perlu untuk melakukan hal baru untuk menghilangkan rasa cemas berlebihan. Ketika Anda menantang diri sendiri dengan melakukan hal baru, tanpa Anda sadari tubuh Anda akan memproduksi hormon dopamin yang berhubungan dengan rasa senang dan bahagia.

4. Keluar rumah agar Anda bermandikan sinar matahari

Tanpa Anda sadari, kurangnya sinar matahari dapat memperburuk rasa cemas berlebihan dan depresi Anda. Cobalah sesekali keluar dari kamar Anda agar Anda dapat terkena sinar matahari, setidaknya 15 menit sehari. Sinar matahari diketahui dapat meningkatkan kadar hormon bahagia serotonin sehingga memperbaiki mood Anda.

5. Olahraga rutin untuk menghilangkan rasa cemas

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga teratur dapat menghilangkan gejala depresi. Aktifitas fisik seperti berolahraga ternyata dapat meningkatkan produksi endorfin yang memiliki efek mengurangi rasa sakit dan memicu perasaan senang, tenang, atau bahagia. Dan tentunya, Anda tidak perlu berolahraga berlebihan untuk mendapatkan manfaatnya, cukup olahraga ringan namun dilakukan secara rutin seperti jalan kaki 10 menit, dll. 

6. Makan makanan yang sehat

Tanpa Anda sadari, makanan yang Anda konsumsi dapat berdampak pada perasaan Anda. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Anda akan merasa kesal ataupun lelah saat Anda telat makan. Dan untuk mengatasi rasa cemas atau depresi, Anda dapat meminimalkan konsumsi gula dan karbohidrat olahan namun Anda dianjurkan untuk meningkatkan asupan vitamin B karena kekurangan vitamin B (seperti asam folat dan B12) dapat memicu depresi. Beberapa makanan yang dapat mengatasi depresi adalah makanan yang kaya akan omega-3 seperti salmon, tuna, dll.

7. Tidur yang cukup

Sulit tidur dapat menjadi salah satu gejala depresi. Untuk mengatasi perasaan cemas atau depresi, cobalah untuk mengubah pola tidur Anda. Mulailah untuk tidur cukup setidaknya 7 jam per hari, dan singkirkanlah hal-hal yang dapat menganggu kualitas tidur Anda.

8. Berpikir positif untuk menghilangkan rasa cemas

Satu hal yang bisa membuat rasa cemas dan depresi Anda semakin memburuk adalah pikiran negatif tentang diri sendiri atau lingkungan sekitar Anda. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengatasi rasa cemas dan depresi adalah dengan berpikir positif.

Jika Anda telah melakukan beberapa tips menghilangkan rasa cemas di atas namun perasaan negatif tersebut tidak kunjungmembaik, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan bantuan medis yang tepat demi kesembuhan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Cara Sederhana untuk Memelihara Kesehatan Lambung

Ada beragam cara untuk memelihara kesehatan lambung, dari mengontrol jam makan hingga mengelola stres. Apa saja cara yang lainnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Pencernaan, Gastritis dan Maag 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Langkah yang Perlu Dilakukan Saat Timbul Keinginan Bunuh Diri

Beragam masalah dapat membuat Anda merasa terhimpit, sehingga timbul pikiran buruk. Apa yang perlu dilakukan jika timbul rasa ingin bunuh diri?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Mental, Cegah Bunuh Diri 1 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenali 5 Ciri Utama “Toxic People”, Racun Dalam Persahabatan Anda

Toxic people merupakan salah satu jenis orang negatif yang harus Anda jauhi. Bagaimanakah ciri-cirinya? Simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hubungan Harmonis 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Tak hanya membuat kita lupa waktu, bermain smartphone terlalu lama juga bisa memicu berbagai jenis gangguan kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kecanduan 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengenal Misophonia

Misophonia, Alasan Mengapa Anda Benci Suara Tertentu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
sensory processing disorder

Mengenal Sensory Processing Disorder: Saat Otak Salah Menginterpretasikan Informasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
avoidant personality tidak mau bergaul

Takut Berinteraksi dengan Orang Lain? Mungkin Itu Tanda Avoidant Personality Disorder

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
keuntungan jadi jomblo

7 Keuntungan Jadi Jomblo dari Sisi Psikologis

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit