home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bukan Sekadar Kurang Asupan, Ini 5 Efek Bulimia yang Mengancam Tubuh

Bukan Sekadar Kurang Asupan, Ini 5 Efek Bulimia yang Mengancam Tubuh

Bulimia adalah salah satu kelainan pola makan demi mendapatkan berat badan yang diinginkan. Penyakit bulimia ditandai dengan dua perilaku paling menonjol, yaitu kebiasaan makan secara berlebihan dan memuntahkan kembali makanannya. Penderita bulimia jelas kekurangan asupan makanan karena apa yang dimakan akan langsung dikeluarkan lagi lewat muntah. Namun ternyata, efek bulimia tidak hanya sekadar itu. Hampir seluruh sistem organ dalam tubuh penderita ikut terkena dampaknya. Apa saja?

Efek bulimia terhadap sistem organ tubuh

1. Saraf pusat

Selain sebagai gangguan makan, bulimia adalah kondisi yang termasuk dalam gangguan kesehatan mental. Mengapa? Sebab, penderita bulimia rentan mengalami depresi, kecemasan berlebihan, atau perilaku obsesif-kompulsif akibat perilaku makan yang buruk.

Kebiasaan memuntahkan makanan menyebabkan tubuh melepaskan endorfin, yaitu bahan kimia alami yang membuat penderita merasa nyaman. Hal ini membuat penderita semakin terpacu untuk kembali memuntahkan makanannya secara habis-habisan agar merasa nyaman.

Namun kebiasaan tersebut otomatis membuat penderita mengalami kekurangan berbagai vitamin. hal ini tak hanya memengaruhi kesehatan fisik tapi juga kondisi emosional penderita, contohnya menjadi lebih mudah tersinggung dan suasana hati yang tidak stabil. Kondisi emosional yang labil ini membuat penderita rentan terjerumus dalam penyalahgunaan zat, demi mempercepat pencapaian berat badan yang diinginkan.

Faktanya, orang yang mengalami bulimia sering stres sendiri karena terlalu fokus pada bayang-bayang berat badan ideal versi dirinya. Bahkan, saking tertekan dan stres yang berkepanjangan, tak jarang orang dengan bulimia mengambil jalan pintas dengan bunuh diri. Sungguh berbahaya, bukan?

2. Sistem pencernaan

Kebiasaan makan dari orang dengan bulimia adalah makan berlebihan di awal kemudian memuntahkan kembali makanannya. Hal ini yang membuat sistem pencernaan terganggu. Ya, efek bulimia memicu kelelahan dan kelemahan pada gerak pencernaan.

Kebiasaan muntah secara terus-terusan bikin mulut terkena cairan asam dari lambung, yang kemudian menyebabkan masalah gigi dan mulut. Selanjutnya kondisi ini akan menimbulkan gigi rusak, gigi sensitif, dan penyakit gusi. Selain itu, hal juga dapat membuat pipi dan rahang terlihat lebih besar karena adanya pembengkakan kelenjar air liur.

Selain merusak gigi dan mulut, naiknya asam lambung dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan lain, di antaranya:

  • Iritasi kerongkongan, dalam kasus yang parah dapat memecah kerongkongan dan perdarahan
  • Iritasi lambung, sehingga menyebabkan sakit perut dan refluks asam lambung
  • Merusak usus, menyebabkan perut kembung, diare, dan konstipasi

Tidak sedikit pula penderita bulimia yang menggunakan pil diuretik, pil diet, atau obat pencahar untuk mengeluarkan makanan yang telah masuk ke dalam perutnya. Keseringan menggunakan produk-produk tersebut dapat membuat penderita mengalami sulit buang air besar. Hal ini juga dapat merusak ginjal dan menyebabkan wasir berkepanjangan.

3. Sistem peredaran darah

Elektrolit adalah bahan kimia yang menggambarkan kebutuhan cairan tubuh, contohnya kalium, magnesium, dan natrium. Saat muntah, secara otomatis orang dengan bulimia membuang elektrolit-elektrolit dalam tubuh hingga menyebabkan dehidrasi. Karena tubuh kehilangan elektrolitnya, sistem peredaran darah dan organ jantung pun ikut terkena dampaknya.

Elektrolit yang tidak seimbang, bisa bikin jantung kelelahan dan tekanan darah menurun. Pada kasus yang parah, dehidrasi akut dapat menyebabkan lemahnya otot jantung, gagal jantung, serangan jantung, hingga kematian mendadak.

4. Sistem reproduksi

Efek bulimia yang terjadi pada wanita menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur, bahkan dapat berhenti sama sekali. Jika indung telur (ovarium) tidak lagi melepaskan telur, maka sperma pun tidak mungkin bisa membuahi sel telur. Hal ini menandakan bahwa efek bulimia ikut memengaruhi kesuburan wanita.

Selain itu, bulimia adalah penyakit yang bisa bikin hormon reproduksi terganggu, pada akhirnya membuat orang yang mengalaminya kehilangan gairah seksual. Tentu, hal ini akan menggangu keharmonisan dalam suatu hubungan.

Wanita hamil yang mengalami bulimia akan menghadapi hal yang jauh lebih berat lagi. Sebab, ini akan berdampak juga pada janin yang ada dalam kandungannya. Efek bulimia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan sebagai berikut:

5. Sistem integumen

Sistem integumen yang mencakup rambut, kulit, dan kuku pun turut terkena efek bulimia. Setiap kali tubuh mengalami dehidrasi akibat bulimia, seluruh organ tubuh tidak mendapatkan pasokan cairan yang dibutuhkan, termasuk bagian rambut, kulit, dan kuku.

Efek bulimia menyebabkan rambut menjadi lebih kering, keriting, hingga kerontokan rambut. Selain itu, kulit penderita cenderung lebih kasar dan bersisik, sedangkan kukunya menjadi kian rapuh dan menipis.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Effects of Bulimia on Your Body. https://www.healthline.com/health/bulimia/effects-on-body. Accessed 2/3/2018.

The Physical Side Effects of Bulimia. https://www.eatingdisorderhope.com/information/bulimia/the-physical-side-effects-of-bulimia. Accessed 2/3/2018.

What Does Bulimia Do To Your Body? https://www.webmd.com/mental-health/eating-disorders/bulimia-nervosa/bulimia-effects-body#1. Accessed 2/3/2018.

Bulimia Nervosa – What Happens. https://www.webmd.com/mental-health/eating-disorders/bulimia-nervosa/bulimia-nervosa-what-happens#1. Accessed 2/3/2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri Diperbarui 02/07/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x