home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Pilihan Terapi Pengobatan untuk Mengatasi Binge Eating Disorder

5 Pilihan Terapi Pengobatan untuk Mengatasi Binge Eating Disorder

Binge eating disorder (BED) adalah sindrom penyimpangan perilaku makan. Ketika orang mengalami binge eating disorder, dia akan makan dalam porsi yang besar dan tidak dapat mengendalikan kapan harus berhenti. Bila dibiarkan, orang yang punya kebiasaan binge eating akan mengalami masalah kesehatan yang serius. Meski begitu, penyimpangan makan ini bisa diatasi kok. Ada beberapa pengoabatan dan perawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi binge eating.

Pilihan pengobatan untuk mengatasi binge eating disorder

Perawatan dan pengobatan untuk mengatasi binge eating disorder tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Ada banyak pilihan pengobatan yang bisa dilakukan. Beberapa orang mungkin hanya butuh melakukan satu pengobatan saja, sementara yang lain harus mencoba kombinasi terapi yang berbeda sampai mereka merasa cocok.

Terapis atau seorang profesional medis akan memberikan saran perawatan atau terapi yang paling sesuai dengan Anda.

Berikut beberapa pilihan terapi untuk mengatasi binge eating disorder.

1. Cognitive behavioral therapy (CBT)

CBT membantu pasien untuk dapat mengatasi isu-isu yang mengakibatkan ia mengalami episode binge eating, membantu pasien mengambil kembali kontrol atas dirinya, dan membiaasakannya untuk makan secara teratur.

Sebenarnya, terapi ini bekerja dengan cara melihat hubungan antara pikiran negatif, perasaan dan perilaku yang berkaitan dengan makan, bentuk tubuh dan berat badan.Begitu penyebab emosi negatif dan pola telah diketahui, maka strategi selanjutnya dapat ditentukan.

Strategi ini meliputi menetapkan tujuan, pemantauan diri, mencapai pola makan reguler, mengubah pemikiran tentang diri dan berat badan, serta mendorong kebiasaan pengendalian berat badan yang sehat.

2. Interpersonal psychoterapy (IPT)

Jika sebelumnya perawatan yang diberikan adalah untuk mengatasi pikiran negatif yang dimiliki pasien, maka kali ini terapi IPT lebih fokus pada hubungan pasien dengan orang di sekitarnya, keluarga teman, rekan kerja. Terapi ini berfungsi untuk mengatasi binge eating yang disebabkan oleh hubungan yang buruk dengan sekitarnya.

Terapi dapat berupa kelompok atau secara langsung dengan terapis, dan terkadang dikombinasikan dengan CBT. IPT memiliki efek positif jangka pendek maupun jangka panjang untuk mengurangi binge eating. Ini mungkin sangat efektif untuk orang dengan binge eating yang lebih parah.

3. Dialectical behavior therapy (DBT)

Jenis terapi ini berfungsi agar pasien mampu mengendalikan stress dan mengatur emosi agar tidak lagi mengalami episode binge eating. Namun masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan apakah terapi ini dapat diterapkan pada semua orang dengan BED.

kebanyakan makan

4. Terapi penurunan berat badan

Biasanya, orang dengan binge eating akan mengalami obesitas. Nah, maka itu mereka memerlukan terapi khusus untuk menurunkan berat badannya. Sebenarnya tujuan lain dari terapi ini adalah untuk membuat perubahan gaya hidup sehat secara bertahap. Dari melakukan diet, olahraga rutin, dan membuat pasien mampu mengerem nafsu makannya.

Terapi penurunan berat badan ini juga dapat membantu memperbaiki citra tubuh dan mengurangi berat badan dan risiko kesehatan yang terkait dengan obesitas. Namun terapi ini terbukti tidak seefektif CBT atau IPT untuk mengendalikan BED.

Meski begitu, ini mungkin masih menjadi pilihan yang baik untuk orang yang tidak berhasil dengan terapi lain atau yang tertarik untuk menurunkan berat badan.

5. Mengandalkan obat-obatan

Pemberian obat antidepresan, antikonvulsan, atau antiADHD bisa mengurangi gejala binge eating. Lisdexamfetamine dimesylate, obat anti ADHD, adalah obat pertama yang disetujui FDA untuk mengatasi binge eating sedang sampai berat.

Obat-obatan tersebut dapat menyebabkan efek samping ringan sampai serius, konsultasikan dahulu dengan dokter Anda untuk informasi penggunaan dan dosis yang dianjurkan.

Selain pengobatan, ini tips untuk mengatasi binge eating disorder

Langkah pertama dalam menghentikan BED adalah berbicara dengan seorang profesional medis. Ia dapat membantu mendiagnosis perilaku ini dengan benar, menentukan tingkat keparahan dan merekomendasikan perawatan yang paling tepat.

Secara umum, pengobatan yang paling efektif adalah CBT tapi masih banyak berbagai perawatan yang lain, yang mungkin lebih cocok untuk kondisi Anda. Mungkin saja Anda butuh lebih dari satu pengobatan. Apapun strategi pengobatan yang disarankan, penting juga untuk membuat gaya hidup sehat.

Berikut beberapa tips untuk mengatasi binge eating disorder yang bisa Anda lakukan sendiri:

  • Mencari dan mengetahui pemicu BED Anda. Ini merupakan langkah penting dalam mempelajari bagaimana mengendalikan dorongan binge eating Anda.
  • Berlatih untuk menahan nafsu makan yang berlebih.
  • Cari seseorang untuk diajak bicara untuk mendapatkan dukungan.
  • Pilih makanan sehat. Diet yang terdiri dari makanan tinggi protein dan lemak sehat, dengan banyak buah dan sayuran akan membantu Anda tetap kenyang dan memberikan nutrisi yang Anda butuhkan.
  • Olahraga teratur. Olahraga dapat membantu meningkatkan penurunan berat badan, memperbaiki citra tubuh serta memperbaiki gejala mood dan kecemasan Anda.
  • Tidur yang cukup. Kurang tidur dikaitkan dengan asupan kalori yang lebih tinggi dan pola makan yang tidak teratur. Pastikan setidaknya tidur 7-8 jam sehari.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Binge Eating Disorder: Symptoms, Causes and How to Stop https://www.healthline.com/nutrition/binge-eating-disorder#section4 diakses 9 Maret 2018.

Treatment for Binge Eating Disorder https://www.webmd.com/mental-health/eating-disorders/binge-eating-disorder/binge-eating-disorder-treatment diakses 9 Maret 2018.

Binge Eating Disorder https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/binge-eating-disorder/diagnosis-treatment/drc-20353633 diakses 9 Maret 2018.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Andisa Shabrina Diperbarui 21/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x