Kelopak Mata Anda Kering? 4 Kondisi Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15 Agustus 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kelopak mata tersusun dari bantalan lemak dan pembuluh darah yang diselubungi oleh lapisan kulit tipis. Saat lapisan kulit ini kering, kelopak mata Anda dapat menjadi kasar, pecah-pecah, hingga bersisik. Lalu, apa saja faktor yang menyebabkan kondisi tersebut?

Beragam penyebab kelopak mata kering

Terdapat berbagai macam hal yang menyebabkan kelopak mata Anda kering. Mulai dari kelembapan kulit hingga kondisi medis tertentu.

1. Berkurangnya kelembapan kulit kelopak mata

Kelembapan kulit kelopak mata Anda dapat berkurang akibat faktor iklim dan cuaca, lingkungan, serta usia. Iklim kering, cuaca dingin, kelembapan udara yang rendah, serta mandi dan cuci muka dengan air hangat menjadi beberapa penyebab yang paling umum.

Seiring bertambahnya usia, kulit kelopak mata Anda juga akan menipis dan berkurang kelembapannya. Maka dari itu, Anda perlu melakukan usaha ekstra untuk menjaga kelopak mata tetap lembap dan tidak mudah kering. Misalnya, menghindari sering-sering membasuh muka dengan air hangat.

2. Dermatitis kontak

Kulit kering, terutama disertai gatal, merupakan gejala utama dari dermatitis kontak. Kondisi ini terjadi karena kulit terpapar zat yang menimbulkan iritasi. Zat penyebab iritasi biasanya berasal dari:

  • Debu
  • Produk perawatan tubuh, seperti sabun, sampo, kondisioner, dan sejenisnya
  • Produk makeup
  • Produk perawatan kulit
  • Produk yang mengandung parfum
  • Pelembap dan tabir surya
  • Alat pengeriting atau pencabut bulu mata
  • Kaporit dari kolam renang

Dermatitis kontak dapat terjadi kapan saja, sekalipun Anda tidak memiliki riwayat alergi terhadap zat tertentu. Apabila kelopak mata menjadi kering setelah Anda menggunakan suatu produk, hentikan penggunaan produk tersebut.

3. Blefaritis

Blefaritis merupakan kondisi peradangan pada kelopak mata. Penyebabnya dapat berasal dari bakteri atau masalah pada kulit seperti ketombe dan rosacea. Berdasarkan lokasi munculnya penyakit, blefaritis terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Blefaritis anterior di bagian luar kelopak mata, tepatnya pada pertemuan antara kelopak mata dan bulu mata.
  • Blefaritis posterior di bagian dalam kelopak mata yang menyentuh bola mata.

Peradangan pada blefaritis membuat kelopak mata menjadi kering, tampak kemerahan, mengalami iritasi, dan terasa gatal. Menyentuh dan mengucek mata dapat memperparah infeksi, bahkan menyebabkan kerusakan pada jaringan mata.

4. Dermatitis atopik

Dermatitis atopik adalah penyakit kulit kronis yang banyak terjadi pada anak-anak. Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, tapi pemicunya bisa berasal dari faktor genetik, lingkungan, serta reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh.

Dermatitis atopik memiliki gejala yang mirip dengan dermatitis kontak, tetapi keduanya adalah masalah kulit yang berbeda.

Pada dermatitis kontak, kelopak mata menjadi kering akibat kontak langsung dengan zat kimia yang mengiritasi kulit. Sementara pada dermatitis kontak, penderitanya memiliki kulit yang lebih rentan terhadap kering dan iritasi.

Para ilmuwan menduga, kulit penderita dermatitis atopik memiliki lapisan pelindung yang lebih tipis dibandingkan kulit normal.

Kulit kelopak mata yang kering dapat kembali normal selama Anda menjaga kelembapan dan kesehatannya. Jauhkan kelopak mata Anda dari paparan udara kering, air panas, serta produk-produk yang menimbulkan iritasi.

Jika kondisi kelopak mata Anda tidak membaik atau muncul tanda-tanda dermatitis dan blefaritis, cobalah berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan diagnosis dan memberikan obat yang diperlukan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Cara Alami Memanjangkan Bulu Mata Supaya Lebih Lentik

Tidak semua orang ingin melakukan extension bulu mata. Namun Anda bisa memanjangkan bulu mata dengan cara yang aman dan murah meriah.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Dermatitis Venenata, Penyakit Kulit Akibat Gigitan Tomcat

Dermatitis venenata adalah reaksi iritasi kulit akibat kontak langsung antara kulit dengan serangga. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Kulit, Dermatitis 14 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menghilangkan Bekas Eksim yang Menghitam?

Eksim tidak hanya menyebabkan gatal hebat, tapi juga bisa menimbulkan bekas di kulit. Cari tahu cara menghilangkan bekas eksim di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Kulit, Dermatitis 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Pilihan Obat dan Terapi untuk Mengatasi Eksim yang Kambuh

Peradangan oleh eksim bisa menyebabkan kulit menjadi kering atau luka terbuka yang basah. Apa saja jenis obat eksim yang yang tepat untuk mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Dermatitis 11 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit



Direkomendasikan untuk Anda

kedutan kelopak mata

Kelopak Mata Berkedut Tiba-tiba, Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit
cara mengetahui skincare cocok atau tidak

5 Cara untuk Mengetahui Produk Skincare Anda Cocok dengan Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
blefaritis blepharitis

Blefaritis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
mengatasi mata bengkak

5 Cara Mengatasi Kelopak Mata Bengkak Sesuai Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 3 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit