Benarkah Olahraga Dapat Mencegah Tubuh Mengalami Penuaan Dini?

    Benarkah Olahraga Dapat Mencegah Tubuh Mengalami Penuaan Dini?

    Olahraga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh. Aktivitas ini juga disebut-sebut menemukan bahwa olahraga mencegah penuaan dini dan efektif mencegah kondisi umum seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Benarkah demikian?

    Bagaimana olahraga bisa mencegah penuaan dini?

    Sejak lama diketahui bahwa olahraga mencegah penuaan dan dapat menangkal penyakit lansia. Namun sebuah penelitian menunjukkan, bahwa aktivitas fisik rutin memiliki efek anti penuaan pada sel-sel dalam tubuh.

    Sekelompok peneliti dari McMaster University Kanada meneliti tikus yang diuji untuk melakukan olahraga guna menghambat proses penuaan. Sebelumnya, tikus sudah direkayasa agar lebih cepat tua. Setelah beberapa bulan diberikan latihan treadmill secara rutin, tikus-tikus ini ternyata tetap muda sebagaimana tikus yang normal dan tidak direkayasa.

    Selain hal itu, para peneliti juga menemukan bahwa olahraga mencegah penuaan dini pada hampir semua organ tubuh tikus yang diuji. Dalam beberapa kasus, organ tubuh bahkan menjadi lebih baik dengan berolahraga. Secara keseluruhan penelitian mencatat bahwa latihan dan olahraga rutin dapat memberikan perlindungan yang sangat baik terhadap semua otot dan pengerutan otak (atrofi otak), bahkan mencegah rambut berubah.

    Lalu, periset lain dari Saarland University di Jerman, juga mengemukakan kalau olahraga rutin dapat mencegah pemendekan telomere. Pemendekan telomere sendiri berlangsung sepanjang hayat manusia dan dikaitkan dengan penuaan dini. Ini dikarenakan semakin pendek telomere, berarti semakin pendek DNA dan ini dapat mengacaukan metabolisme tubuh sehingga menimbulkan kerusakan.

    Latihan dan olahraga untuk mencegah penuaan

    Beberapa olahraga yang dapat mencegah penuaan dini, antara lain:

    1. Yoga

    Yoga merupakan salah satu olahraga yang bisa dicoba untuk membuat Anda tetap awet muda. Mungkin Anda akan beranggapan bahwa manfaat yoga untuk pencegah penuaan maupun untuk kesehatan tidaklah terlalu besar, karena yoga tidak melakukan gerakan-gerakan yang mengeluarkan keringat. Namun, anggapan itu salah.

    Gerakan-gerakan yang terdapat dalam yoga menurut Dr. Jeanette Graf, M.D, bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah. Aliran nutrisi dan juga oksigen dari seluruh tubuh termaksud kulit pun ikut menjadi lancar ketika Anda memperaktekkan gerakan yoga. Tidak hanya itu, dengan melakukan yoga Anda juga akan membuat anda mendapatkan ketenangan pikiran tersendiri yang akan membuat Anda terhindar dari stress berlebih.

    2. Jogging

    Jogging juga bisa membuat lansia tetap bugar, serta tetap awet muda. Hal ini dibuktikan oleh Humboldt State University dan University of Colorado yang telah menyatakan bahwa para manula memiliki fungsi tubuh yang terjaga sama seperti seorang yang berusia 20-30 tahun karena mereka rajin jogging.

    Para manula yang tidak berolahraga, fungsi tubuhnya tidak berubah dan tetap mengalami penuaan. Sedangkan, mereka yang berjoging fungsi tubuhnya mengalami peningkatan dan sama seperti mereka yang berusia 20 tahun. Jadi, bagi Anda yang ingin awet muda dan fungsi tubuh lebih terjaga, sebaiknya mulai rutin melakukan jogging yang secara ilmiah lebih efektif melawan penuaan.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Exercise is Your Skins Best Anti Aging Solution http://www.medicaldaily.com/exercise-your-skins-best-anti-aging-solution-how-working-out-fights-sagging-and-discoloration-277272 Diakses pada 19 Juni 2017

    Exercise Prevent Aging Cells https://www.livescience.com/5927-exercise-prevents-aging-cells.html Diakses pada 19 Juni 2017

    Best Anti Aging Medicine Exercise http://www.everydayhealth.com/news/best-anti-aging-medicine-exercise/ Diakses pada 19 Juni 2017

    7 Ultimate Anti Aging Exercises http://www.prevention.com/fitness/fitness-tips/7-ultimate-anti-aging-exercises Diakses pada 19 Juni 2017

    Jogging Keeps You Young: Seniors Who Run Regularly Can Walk as Efficiently as 20-Somethings https://www.sciencedaily.com/releases/2014/11/141120141436.htm Diakses pada 20 Juni 2017

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui Mar 18, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri