Gula Darah Puasa (Glukosa Darah Puasa)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu gula darah puasa (glukosa darah puasa)?

Tes glukosa darah berfungsi untuk mengukur kadar gula dalam darah yang disebut glukosa. Glukosa berasal dari makanan yang mengandung karbohidrat yang berfungsi sebagai sumber energi untuk tubuh. Insulin merupakan hormon yang membantu sel-sel tubuh dalam memanfaatkan glukosa. Insulin diproduksi di pankreas yang kemudian dilepaskan dalam darah ketika kadar glukosa meningkat. Biasanya kadar glukosa Anda akan meningkat sedikit setelah Anda makan. Peningkatan glukosa ini mengakibatkan pankreas melepaskan insulin sehingga kadar gula dalam darah Anda tidak tinggi. Kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat merusak mata, ginjal, dan pembuluh darah Anda.

Tes gula darah puasa akan dilakukan setelah Anda berpuasa selama 8 jam.

Kapan saya harus menjalani gula darah puasa (glukosa darah puasa)?

Dokter akan menyarankan Anda melakukan tes ini jika Anda mengalami gejala-gejala diabetes. Dokter mungkin juga akan menyarankan pasien yang menderita diabetes untuk melakukan tes ini.  Tes ini juga akan dilakukan jika Anda:

  • sering buang air kecil dari biasanya
  • penglihatan kabur
  • bingung dan bicara melantur
  • pingsan
  • kejang-kejang (untuk pertama kali)

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani gula darah puasa (glukosa darah puasa)?

Kadar glukosa dalam urin juga bisa diukur. Penderita diabetes memiliki glukosa dalam urin yang dikeluarkannya. Jika terdapat glukosa dalam urin, maka kadar glukosa dalam darah pasti sangat tinggi. Dalam hal ini, tes glukosa dalam urin tidak dapat dilakukan untuk mendiagnosis atau memonitor diabetes. Jika Anda menderita diabetes, Anda bisa mengukur kadar glukosa darah Anda di rumah.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani gula darah puasa (glukosa darah puasa)?

Tes ini merupakan salah satu tes yang dilakukan untuk mendiagnosis kadar glukosa dalam darah. Anda diharuskan berpuasa selama 8 jam sebelum sampel darah Anda diambil. Jika Anda positif menderita diabetes, Anda mungkin akan diminta untuk menunggu sementara waktu sebelum Anda diberikan obat berupa insulin pagi hari. Kemudian Anda akan melakukan serangkaian tes yang tidak mengharuskan Anda berpuasa.

Bagaimana proses gula darah puasa (glukosa darah puasa)?

Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • melilitkan sabuk elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh
  • membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  • memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah
  • melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup
  • menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai disuntik
  • memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perban

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani gula darah puasa (glukosa darah puasa)?

Ikatan elastis dililitkan di sekitar lengan bagian atas Anda dan akan terasa ketat. Anda mungkin tidak akan merasakan apa-apa saat disuntik, atau Anda mungkin merasa seperti tersengat atau dicubit. Anda boleh melepaskan plester dan kapas di area bekas suntikan setelah 20 sampai 30 menit. Kemudian Anda akan diinformasikan tentang hasil tesnya. Pastikan Anda mengikuti arahan dari dokter.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Hasil tes normal yang dikenal dengan “reference range” hanya berfungsi sebagai panduan saja. Reference range ini biasanya berbeda pada masing-masing laboratorium. Hasil tes Anda biasanya akan mengikuti panduan reference range dari laboratorium yang bersangkutan.

Kadar glukosa yang normal biasanya kurang atau sama dengan 100 milligram per deciliter (mg/dL) (5.6 millimoles per liter ataun mmol/L).

Hasil tinggi

Anda mungkin positif diabetes.

Kondisi lain yang juga dapat menyebabkan kadar glukosa meningkat seperti:

  • stress yang parah
  • serangan jantung
  • stroke
  • sindrom Cushing
  • obat-obatan sejenis corticosteroid
  • kelebihan produksi hormon pertumbuhan (acromegaly)

Hasil rendah

Kadar glukosa yang kurang dari 40 mg/dL (2.2 mmol/L) pada wanita atau kurang dari 50 mg/dL (2.8 mmol/L) pada pria yang diikuti oleh gejala hypoglycemia dapat menyebabkan insulinoma, sebuah tumor yang memproduksi insulin dalam jumlah yang tidak normal.

Kadar glukosa yang rendah juga dapat diakibatkan oleh:

  • penyakit Addison
  • penurunan kadar hormon thyroid (hypothyroidism)
  • tumor pada kelenjar pituitary
  • sakit liver, misal sirosis
  • gagal ginjal
  • malnutrisi atau masalah makan, misal anorexia
  • obat-obatan untuk mengobati diabetes

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber