Tropical Sprue (Sariawan Tropikal)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu tropical sprue (sariawan tropikal)?

Tropical sprue atau sariawan tropikal adalah penyakit dengan penyebab yang belum diketahui dan biasa terjadi pada orang yang tinggal di daerah tropis dan subtropis. Penderita sariawan tropikal akan memiliki kelainan pada sistem pencernaan, terutama di cairan usus, yang menyebabkan diare dan gejala gangguan penyerapan dan kekurangan gizi.

Seberapa umumkah sariawan tropikal?

Tropical sprue biasanya terjadi di Karibia, India selatan, dan Asia Tenggara. Baik warga pribumi maupun wisatawan dari daerah-daerah tersebut dapat terinfeksi. Penyakit sariawan tropikal jarang terjadi pada anak-anak.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sariawan tropikal?

Penyakit tropical sprue mencakup gejala diare dan kekurangan nutrisi. Memiliki tanda-tanda umum seperti:

  • Feses berwarna pucat
  • Diare kronis
  • Kehilangan berat badan

Gejala lain juga terjadi karena gangguan penyerapan atau kurangnya nutrisi seperti:

  • Maag yang disebabkan oleh kurangnya vitamin B12
  • Anemia, kekurangan zat besi, vitamin B12 atau asam folat
  • Kelelahan

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Sariawan tropikal memiliki gejala yang mirip dengan banyak penyakit lainnya. Jadi jika Anda memiliki tanda dan gejala seperti di atas, atau merasa Anda sakit, segera hubungi dokter Anda.

Penyebab

Apa penyebab tropical sprue?

Penyebab sebenarnya dari sariawan tropikal belum ditemukan. Beberapa peneliti mengemukakan bahwa hal itu disebabkan oleh bakteri, virus, dan parasit. Beberapa telah mengemukakan bahwa penyakit itu disebabkan oleh makanan dan air yang terkontaminasi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk tropical sprue?

Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit sariawan tropikal. Seperti namanya, penyakit ini sering terjadi dengan orang-orang yang tinggal di iklim tropis. Lingkungan panas dan lembap juga akan membuat bakteri tumbuh lebih kuat.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk sariawan tropikal?

Penyakit ini bisa diobati sepenuhnya. Orang dengan tropical sprue dapat diobati dengan antibiotik tetrasiklin selama beberapa bulan. Karena kurangnya nutrisi yang disebabkan oleh braiding (jalinan untaian DNA), pasien akan membutuhkan nutrisi, terutama vitamin B12 dan asam folat sesuai kebutuhan tubuh.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk sariawan tropikal?

Dokter Anda dapat mendiagnosis melalui gejala seperti anemia, malabsorpsi nutrisi, dan menanyakan tentang di mana Anda tinggal atau di mana pasien baru-baru ini tinggal. Rontgen pada usus kecil dapat menunjukkan kelainan untuk mengetahui penyakit lainnya. Biopsi endoskopi usus kecil (penggunaan selang dengan lampu terang untuk mengambil contoh kecil pada jaringan usus dan diperiksa dengan mikroskop) dan tes tinja untuk mengetahui penyebab parasit atau bakteri.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi sariawan tropikal?

Tidak ada kebiasaan yang dapat membantu membatasi terjadinya penyakit ini namun Anda dapat menghindari bepergian atau tinggal di daerah dengan iklim tropis.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Perut Begah Akibat Makan Kekenyangan? Ini Cara Cepat Mengatasinya

    Setelah makan kekenyangan, Anda baru akan merasakan efeknya, yaitu perut begah. Rasanya sungguh tidak nyaman, kan? Segera redakan dengan tips-tips ini!

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 2 September 2020 . Waktu baca 3 menit

    Alergi Makanan

    Alergi makanan adalah reaksi alergi yang muncul setelah mengonsumsi suatu zat makanan tertentu. Makanan apa saya yang menyebabkan reaksi ini?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Alergi, Alergi Makanan 1 September 2020 . Waktu baca 14 menit

    6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

    Masalah pencernaan bisa sangat mengganggu dan menyusahkan. Berbagai pengobatan pun Anda coba. Nah, sudahkah Anda menggunakan minyak esensial?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 13 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

    Bisakah Penyakit Infeksi Menyebabkan Terjadinya Autoimun?

    Autoimun terjadi saat sistem imun menyerang sel sehat di dalam tubuh. Selain faktor genetik, infeksi penyakit turut berperan menyebabkan autoimun.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Alergi 29 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    ciri cacingan pada anak

    Ciri-Ciri Anak Cacingan Berdasarkan Jenis Cacingnya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    penyakit infeksi pada anak

    9 Penyakit Infeksi pada Anak yang Rentan Menyerang

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 7 menit
    kwashiorkor adalah

    Kwashiorkor, Masalah Gizi yang Ditandai dengan Rambut Berwarna Kuning Seperti Jagung

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 14 menit
    osteoporosis

    Osteoporosis

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 10 menit