Sindrom Mallory-Weiss

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu sindrom Mallory-Weiss?

Sindrom Mallory-Weiss adalah robekan di dalam lapisan jaringan esofagus (kerongkongan) bernama mukosa. Ini terjadi di tempat antara kerongkongan dan lambung. Mukosa lambung yang robek  tidak menular dan biasanya akan sembuh dalam 10 hari, tanpa perawatan khusus apa pun.

Seberapa umum sindrom Mallory-Weiss?

Sindrom Mallory-Weiss adalah kondisi yang dapat terjadi pada siapa saja. Namun, pria lebih sering terkena daripada wanita dan sebagian besar pecandu alkohol juga lebih berisiko. Anda bisa mengurangi peluang terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Konsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

 Apa saja tanda-tanda dan gejala Sindrom Mallory-Weiss?

Gejala-gejala Sindrom Mallory-Weiss adalah:

  • Mual, muntah biasa atau muntah darah
  • Buang air besar berdarah
  • Sakit perut

Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum. Jika ada pertanyaan tentang tanda-tanda penyakit, konsultasikan dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter atau periksa ke rumah sakit jika muncul gejala-gejala ini. Status dan kondisi dapat beragam bagi banyak orang. Selalu diskusi dengan dokter untuk mencari tahu metode diagnosis dan perawatan terbaik untuk Anda.

Penyebab

Apa penyebab sindrom Mallory-Weiss?

Penyebab sindrom Mallory-Weiss adalah:

  • Muntah terus-menerus sehingga otot kerongkongan tidak dapat beristirahat
  • Batuk
  • Luka pada dada atau perut
  • Gastritis

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko Sindrom Mallory-Weiss?

Faktor-faktor yang mungkin meningkatkan risiko Mallory-Weiss adalah:

  • Kecanduan alkohol
  • Batuk atau mendengkur
  • Bulimia
  • Pernah menjalani operasi jantung atau paru-paru

Tidak  memiliki faktor risiko bukan berarti Anda tak mungkin kena sindrom ini. Tanda-tanda ini hanya sebagai acuan. Konsultasi dengan dokter spesialis untuk detail lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan sindrom Mallory-Weiss?

Robekan mukosa cardia sering dapat pulih tanpa perawatan. Namun, dalam beberapa kasus, dokter akan memberikan pengobatan berbeda seperti:

  • Infus jika mengalami pendarahan atau tekanan darah rendah.
  • Transfusi darah atau operasi untuk mencegah perdarahan.
  • Obat resep yang menghalangi asam perut misalnya penghambat H2, pompa penghambat proton.

Apa saja tes untuk Sindrom Mallory-Weiss?

Untuk mendiagnosis penyakit, dokter sering menggunakan metode ini:

  • Tes darah perifer lengkap (DPL) untuk menghitung volume darah yang berkurang.
  • Endoskopi gastrointestinal atas (EGD), dengan memasukkan tabung panjang fleksibel dengan lampu di ujung atas ke dalam mulut atau rektum untuk memeriksa esofagus, perut, dan usus 12 jari.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi robekan Mallory-Weiss ?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi robekan Mallory-Weiss:

  • Berhenti minum alkohol;
  • Jika terdiagnosis, Anda jangan makan apa pun sampai menemukan penyebab perdarahan dan perdarahan berhenti.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

You are already subscribed to notifications.
Sumber

Ferri, Fred. Ferri’s Netter Patient Advisor. Philadelphia, PA: Saunders / Elsevier, 2012. Download Version.

United States National Library of Medicine. Mallory-Weiss Tear. 2016. https://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000269.htm Accessed December 28th, 2015

Mallory Weis Syndrome https://www.healthline.com/health/mallory-weiss-tear Diakses pada 02 Oktober 2018

 

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Pencegahan Anemia yang Utama

Memiliki anemia membuat Anda mudah mengalami lemas, letih, lesu tiba-tiba. Lantas, langkah pencegahan apa yang tepat agar anemia tidak mudah kambuh?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Berhati-hatilah, Kelima Jenis Penyakit Ini Sering Menyerang Saat Anda Bepergian

Saat berpergian Anda lebih rentan terkena penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus. Inilah kelima serangan penyakit saat liburan yang perlu dihindari.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

4 Tips Mudah Mengurangi Makan Garam Agar Tak Kena Hipertensi

Katanya, makanan tanpa garam tak sedap. Namun, jika makan garam terlalu banyak bikin tekanan darah naik. Lalu, bagaimana cara mengurangi makan garam?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M

10 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

Anda bisa mencegah penyakit diabetes. Namun, apa saja tindakan pencegahan diabetes yang bisa Anda lakukan? Baca lebih jelasnya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Direkomendasikan untuk Anda

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020