Psoriasis Guttata

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26/03/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu psoriasis guttata (psoriasis gutata)?

Psoriasis guttata atau gutata adalah jenis psoriasis yang mulai muncul pada usia anak-anak sampai remaja.

Bentuk psoriasis gutata berbeda dengan gejala psoriasis pada umumnya. Psoriasis ini ditandai dengan bintik-bintik berwarna merah yang mengerak dan bisa menyebar luas pada bagian kulit yang terdampak. Bagian kulit yang umumnya terdampak adalah dada, lengan, dan kaki.

Bintik-bintik psoriasis guttata bisa muncul secara tiba-tiba atau setelah terjadi infeksi bakteri streptococcus di saluran pernapasan bagian atas (ISPA).

Selain infeksi, penyakit ini juga bisa muncul karena beberapa faktor pemicu seperti stres, luka pada kulit, dan penggunaan obat tertentu.

Seberapa umumkah psoriasis gutata?

Dalam statistik WHO, terdapat 2-3% di antaranya 125 juta penduduk dunia yang merupakan penderita psoriasis.

Psoriasis guttata termasuk jenis psoriasis yang paling sering dialami setelah psoriasis vulgaris atau psoriasis plak. Menurut National Psoriasis Foundation, terdapat 8 persen penderita psoriasis akan mengalami psoriasis gutata.

Dalam ulasan yang ditulis Sampson Regional Medical Center, diketahui terdapat setidaknya 30 persen kasus psoriasis gutata dari seluruh kasus psoriasis yang ada.

Anak-anak, remaja, dan orang dewasa di atas umur 30 tahun merupakan kelompok yang paling umum terjangkit psoriasis ini. Penyakit ini tidak hanya dialami oleh jenis kelamin tertentu, baik pria maupun wanita memiliki peluang yang sama untuk mengalami psoriasis ini.

Tanda-tanda dan gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala psoriasis gutata?

Dalam waktu onset atau awal perkembangan penyakit psoriasis gutata memiliki kesamaan dengan psoriasis vulgaris atau psoriasis plak. Gejala psoriasis ini bisa muncul secara tiba-tiba kemudian berkembang dengan cepat pada area kulit yang terdampak.

Perbedaannya, bentuk psoriasis gutata bukan berupa plak atau ruam merah kulit yang menebal melainkan bintik-bintik kecil berwarna merah atau disebut juga sebagai pustula. Namun tidak seperti psoriasis vulgaris yang gejalanya memusat pada spot-spot tertentu, bintik-bintik merah ini biasanya menyebar secara luas.

Gejala psoriasis gutata paling sering muncul pada bagian depan tubuh mulai dari dada, lengan, dan kaki. Pada beberapa kasus, pustula bisa terdistribusi lebih luas pada bagian wajah, telingan, dan kulit kepala.

Akan tetapi, gejala hampir tidak pernah muncul pada bagian kuku, telapak tangan dan kaki sebagaimana jenis psoriasis lainnya. Kemunculan gejala bisa bersamaan dengan terjadinya psoriasis vulgaris.

Kapan sebaiknya menemui dokter?

Jika mengalami gejala dan tanda-tanda seperti yang telah disebutkan, terutama ketika gejala tidak kunjung hilang dalam waktu lama, segerakan untuk menemui dokter spesialis kulit.

Beberapa kondisi lainnya yang mengharuskan Anda untuk mendapatkan penanganan psoriasis gutata secara medis sesegera mungkin adalah:

  • Berlangsung terus-menerus dan membuat Anda tidak nyaman atau bahkan sakit.
  • Gejala psoriasis membuat Anda khawatir terhadap penampilan diri.
  • Kesulitan menjalani rutinitas sehari-hari.
  • Munculnya rasa nyeri, bengkak, dan kaku pada sendi.

Pemeriksaan secara medis juga teramat disarankan jika sebelumnya Anda telah mencoba pengobatan mandiri atau alami, tapi gejala malah semakin memburuk.

Hal ini menandakan bahwa Anda membutuhkan obat atau kombinasi pengobatan psoriasis yang berbeda.

Penyebab

Apa penyebab psoriasis gutata?

Penyebab psoriasis hingga kini belum diketahui secara pasti. Dari studi yang dilakukan selama ini, diketahui psoriasis merupakan penyakit kulit tidak menular yang berkaitan dengan kondisi autoimun. Gangguan pada sistem kekebalan tubuh ini menyebabkan terjadinya regenerasi sel-sel kulit baru yang sangat cepat.

Pada kondisi normal tubuh akan mengganti sel-sel kulit mati dengan memproduksi sel-sel kulit baru dalam beberapa minggu.

Sementara dalam kasus psoriasis gutata, pertumbuhan sel-sel kulit baru hanya terjadi dalam hitungan hari. Kondisi ini menyebabkan terjadinya penumpukan sel kulit sehingga permukaan kulit menjadi tebal.

Produksi sel yang cepat juga menyebabkan terjadinya peradangan atau pembengkakan pada lapisan kulit epidermis.

Selain kondisi autoimun, peneliti juga menduga bahwa psoriasis merupakan penyakit kulit yang diturunkan di dalam keluarga. Menurut data WebMD, dari 10% orang yang lahir dari keluarga pemilik riwayat psoriasis, 3 persen di antaranya mengidap psoriasis gutata.

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena psoriasis guttata?

Selain berkaitan dengan kondisi autoimun dan genetik, psoriasis gutata juga dipengaruhi oleh faktor risiko yang berasal dari kondisi kesehatan dan lingkungan.

Beberapa kondisi yang dapat mengarah pada psoriasis guttata adalah strep throat akibat infeksi bakteri streptococcus, penyakit tonsillitis, dan cacar air. Infeksi kuman penyakit ini menyebabkan reaksi pada sistem imun yang memunculkan bintik-bintik merah yang mengerak di kulit.

Sementara faktor risiko lain yang dapat memicu terjadinya psoriasis guttata adalah:

  • stres
  • luka pada kulit seperti luka iris, luka bakar, dan gigitan serangga
  • penggunaan obat-obatan tertentu seperti antimalaria dan beta blockers

Diagnosis

Bagaimana dokter mendiagnosis psoriasis guttata?

Untuk mendiagnosis penyakit ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengidentifikasi gejala. Dokter selanjutnya akan menyelidiki apakah Anda mengalami kondisi yang menjadi faktor risiko dan memiliki keturunan penyakit psoriasis.

Jika dokter membutuhkan informasi tambahan untuk mengevaluasi hasil diagnosis di awal, sangat umum jika Anda diminta untuk menjalankan beberapa prosedur pemeriksaan lainnya, seperti biopsi kulit dan pengambilan sampel darah.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk psoriasis gutata?

Secara umum gejala psoriasis guttata berlangsung dalam waktu 2 hingga 3 minggu. Oleh karena itu, jika gejala tidak kunjung mereda dan malah semakin memburuk, Anda perlu segera mendapatkan pengobatan medis.

Pengobatan untuk penyakit psoriasis sebenarnya bervariasi, mulai dari penggunaan obat topikal, obat oral, dan terapi. Jenis pengobatan yang tepat akan ditentukan oleh dokter berdasarkan tingkat keparahan penyakit

Maka dari itu, tak jarang Anda dianjurkan untuk menjalani pengobatan kombinasi untuk mempercepat proses penyembuhan psoriasis guttata.

Untuk sebagian besar kasus psoriasis gutata, National Psoriasis Foundation menjelaskan bahwa kombinasi pengobatan melalui fototerapi atau terapi cahaya menggunakan sinar UVB dan obat oral menjadi penanganan utama yang efektif untuk psoriasis ini.

Jika gejala tidak juga membaik setelah menjalankan sesi terapi selama beberapa minggu, maka dokter akan menganjurkan Anda untuk menjalani terapi biologis melalui injeksi obat yang fokus menargetkan bagian sistem imun yang mempercepat regenarasi sel kulit baru.

Seperti yang dituliskan dalam ulasan Sampson Regional Medical Center, hingga kini 40 persen pengobatan biologis target berhasil mencegah psoriasis gutata untuk berkembang menjadi psoriasis vulgaris.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi psoriasis gutata?

Selain mengikuti pengobatan medis yang dianjurkan dokter, terdapat beberapa perawatan sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu proses pemulihan psoriasis gutata, yaitu:

  • Menghentikan konsusmi obat-obatan yang dapat memicu psoriasis gutata sesuai dengan ketentuan yang disarankan dokter.
  • Mengurangi stres dengan melakukan kegiatan relaksasi seperti meditasi dan yoga.
  • Segera berobat ketika mengalami penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur.
  • Mengoleskan pelembab nonkosmetik  yang tidak mengandung pewangi pada kulit yang terdampak secara rutin, setiap selesai mandi.
  • Tidak memakai pakaian berbahan kasar yang memicu iritasi kulit.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Setiap Jenis Cacar Berbeda Penyebabnya, Bagaimana Pengobatannya?

Berbeda jenis cacar, maka berbeda pula cara mengobati gejalanya. Pastikan Anda mengenali setiap jenis cacar sehingga tidak salah melakukan penanganan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Waspadai Penyebab Cacar Air dan Berbagai Faktor Risikonya

Penyebab utama penyakit cacar air adalah infeksi virus varicella-zoster. Bagaimana infeksi memengaruhi keparahan penyakit? Bisakah sembuh dengan sendirinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Waspadai Ciri Scabies Berdasarkan Jenis dan Parahnya Gejala Kudis

Scabies atau kudis merupakan penyakit kulit menular. Penting bagi Anda mengenali ciri dan gejala scabies (kudis) untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Ciri-Ciri Cacar Api yang Wajib Dikenali, Jika Anda Sudah Pernah Kena Cacar Air

Ciri-ciri cacar api memiliki pola penyebaran lenting yang berbeda dengan cacar air. Gejala cacar api juga disertai nyeri pada kulit.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Direkomendasikan untuk Anda

obat pemicu psoriasis

Punya Psoriasis? Waspada, 5 Obat Ini Bisa Jadi Pemicu Gejalanya Makin Parah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
Cacar api pada anak dan bayi

Cacar Api pada Anak: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
ilustrasi wanita terkena infeksi jamur kulit yang dapat diatasi dengan obat oles atau salep jamur kulit

Kapan Harus Menggunakan Obat Anti Jamur Saat Muncul Gatal pada Kulit?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
Obat kudis tradisional alami

6 Bahan Alami yang Bisa Dimanfaatkan untuk Obat Kudis Tradisional

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020