Polidaktili

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 April 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu polidaktili?

Polidaktili adalah cacat atau kelainan bawaan yang membuat bayi lahir dengan tambahan jumlah jari tangan atau kaki. Polidaktili adalah kondisi yang bisa terjadi pada salah satu maupun kedua tangan atau kaki.

Istilah polidaktili berasal dari bahasa Yunani yakni poli yang berarti “banyak” dan dactylos yang artinya “jari”. Polidaktili adalah kondisi kelainan bawaan yang bisa terbagi menjadi beberapa jenis.

Mengutip dari Kids Health, cacat lahir ini biasanya paling sering terjadi pada sisi jari kelingking atau jari kelima di tangan dan kaki. Jenis polidaktili ini adalah postaxial.

Sebaliknya, cacat lahir ini paling jarang terjadi di sisi ibu jari (preaxial) maupun tumbuh di bagian tengah jari tangan dan kaki. Ukuran jari tambahan, entah pada tangan atau kaki, umumnya lebih kecil dari ukuran jari yang lainnya.

Kelainan bawaan ini bisa menurun dalam keluarga dan dipengaruhi juga oleh faktor lingkungan. Jadi, Anda berisiko melahirkan bayi dengan kondisi kelainan lahir ini bila memiliki anggota keluarga lain yang juga mengalaminya.

Apa saja jenis polidaktili?

Beberapa jenis polidaktili adalah sebagai berikut:

1. Jari tambahan di samping jari kelingking (polydactyly postaxial)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jenis ini adalah yang paling umum terjadi. Tambahan jari yang berada di samping posisi jari kelingking bisa disebut dengan postaxial polidaktili atau ulnar polidaktili.

Penyebutan ulnar pada jenis ini dikarenakan jari tambahan berada di sisi kelingking tangan yang disebut sisi ulnaris. Sementara jika tambahan terdapat pada jari kelingking kaki, ini disebut sebagai fibular polidaktili.

2. Jari tambahan di samping jari jempol (preaxial polydactyly)

Kebalikan dari polidaktili postaxial, polidaktili preaxial termasuk jenis yang jarang terjadi. Kondisi ini ditandai dengan posisi jari tambahan yang berada di sebelah jari jempol entah tangan atau kaki.

Jika berada di samping ibu jari tangan, ini disebut dengan radial polidaktili. Namun, jika berada di samping luar ibu jari kaki, ini disebut dengan tibialis polidaktili.

3. Jari tambahan di bagian tengah jari-jari (polidaktili pusat)

Bila tambahan jari pada kedua jenis polidaktili sebelumnya berada di bagian luar dari lima jari normal, hal ini berbeda dengan polidaktili pusat.

Sesuai dengan namanya, polidaktili pusat adalah jenis kelainan ketika jari tambahan yang dimiliki bayi berada di bagian tengah kelima jari.

Biasanya, tambahan jari menempel pada jari manis, jari tengah, atau yang paling sering di jari telunjuk. Kondisi ini memiliki nama yang sama ketika tambahan jari muncul di tangan dan kaki.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Berdasarkan Journal of the American Osteopathic Association, kelainan ini bisa terjadi pada sekitar 1 dari 1000 kelahiran bayi.

Polidaktili adalah kelainan bawaan yang cenderung terjadi dua kali lipat lebih banyak pada bayi laki-laki dibandingkan dengan bayi perempuan.

Tanda-Tanda & Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala polidaktili?

Gejala polidaktili yang utama adalah adanya tambahan jari pada tangan atau kaki bayi, baik itu di salah satu maupun keduanya.

Jari tambahan entah pada tangan dan kaki bayi ini bisa memiliki berbagai bentuk berbeda. Ada jari tambahan yang terbentuk lengkap alias dapat berfungsi penuh seperti jari-jari lainnya, terbentuk sebagian, maupun hanya terdiri atas sejumlah kecil jaringan lunak.

Melansir dari Boston Children’s Hospital, tambahan jari pada tangan atau kaki bayi biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil dan perkembangannya tidak normal.

Ada beberapa ciri utama pada tambahan jari di tangan dan kaki bayi, yaitu:

  • Terdiri dari kulit dan jaringan lunak. Kondisi ini paling mudah atau sederhana untuk dihilangkan.
  • Terdiri dari kulit, jaringan lunak, dan tulang, tetapi tidak ada persendian. Kondisi ini cenderung lebih sulit dihilangkan.
  • Terdiri dari kulit, jaringan lunak, tulang, dan persendian. Kondisi ini paling sulit dihilangkan atau diubah bentuknya apalagi jika posisinya sangat dekat dengan jari di sebelahnya.

Cacat lahir bawaan ini berbanding terbalik dengan sindaktili. Jika polidaktili membuat jumlah jari bayi bertambah, sindaktili justru membuat jumlah jari bayi berkurang karena saling menyatu.

Kapan harus periksa ke dokter?

Polidaktili adalah kondisi cacat bawaan lahir yang bisa dengan mudah diamati sejak bayi baru lahir. Jika Anda melihat bayi memiliki gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya segera konsultasikan dengan dokter.

Kondisi kesehatan tubuh masing-masing orang berbeda, termasuk bayi. Selalu konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penanganan terbaik terkait kondisi kesehatan buah hati Anda.

Penyebab

Apa penyebab polidaktili?

Selama bayi berkembang di dalam kandungan, proses pembentukan tangan dan kaki diawali dengan bentuk yang menyerupai dayung alias bulat lonjong.

Ketika memasuki usia kehamilan minggu ke-6 dan usia kehamilan minggu ke-7, tangan dan kaki yang saling menyatu tersebut perlahan-lahan terpisah menjadi lima jari.

Bayi dikatakan mengalami kelainan lahir ini saat jumlah jari-jari tangan dan kaki terbagi menjadi lebih dari lima.

Kondisi ini dapat dikarenakan ketika ada satu jari pada tangan, kaki, maupun keduanya yang terbelah menjadi dua bagian.

Kebanyakan kasus cacat lahir ini terjadi tanpa sebab yang jelas. Akan tetapi, penyebab polidaktili juga bisa karena faktor genetik saat hamil atau keturunan keluarga.

Dengan kata lain, genetik atau riwayat keturunan dari orangtua ke anak dapat menjadi penyebab bayi lahir dengan jumlah jari tangan atau kaki berlebih.

Faktor-faktor Risiko

Apa yang meningkatkan risiko terkena polidaktili?

Dalam beberapa kasus, risiko bayi mengalami kelainan lahir ini meningkat bila lahir dengan jenis kelamin laki-laki. Sementara risiko polidaktili pada bayi perempuan biasanya dua kali lipat lebih rendah ketimbang bayi laki-laki.

Hal lain yang juga menjadi faktor risiko polidaktili adalah memiliki ras atau keturunan Afrika Amerika. Jika ingin mengurangi faktor risiko yang mungkin dimiliki oleh Anda dan bayi, segera konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Diagnosis polidaktili saat kehamilan bisa dilakukan dokter melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG), khususnya di tiga bulan awal atau trimester pertama kehamilan.

Selain itu, dokter biasanya juga menanyakan mengenai adanya riwayat kelainan lahir ini di dalam keluarga bila kondisi bayi di dalam kandungan mengarah ke cacat bawaan tersebut.

Agar lebih jelas lagi, pengujian genetik bisa menjadi pemeriksaan selanjutnya guna memeriksa apakah kromosom bayi menunjukkan adanya polidaktili atau kondisi cacat bawaan lainnya.

Polidaktili dapat dengan mudah dideteksi setelah bayi lahir dengan pemeriksaan. Jika ternyata dicurigai kemungkinan bayi memiliki kondisi kelainan genetik lainnya, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan lain terkait kromosom bayi.

Bukan hanya itu, tes rontgen atau x-ray juga mungkin dilakukan pada bayi. Rontgen bertujuan untuk melihat jenis kelainan jari tambahan yang bayi alami.

Ambil contohnya bayi punya jari tambahan di samping kelingking, sebelah jari jempol, atau di bagian tengah tangan maupun kaki.

Apa saja pilihan pengobatan untuk polidaktili?

Polidaktili adalah kondisi kelainan bawaan yang biasanya ditangani dalam kurun waktu dua tahun pertama usia bayi. Pengobatan untuk polidaktili dilakukan dengan operasi, tetapi disesuaikan kembali dengan jenisnya.

Penanganan kelainan lahir ini dengan cepat dan tepat akan membantu si kecil menggunakan fungsi tangan dan kaki yang bermasalah untuk mendukung tumbuh kembang bayi. Pertumbuhan dan perkembangan ini meliputi kemampuan motorik halus dan motorik kasar bayi.

Berbagai pengobatan polidaktili adalah sebagai berikut:

1. Tambahan jari di samping jari kelingking

Jika jari kelingking berukuran kecil hanya terbentuk sebagian dan tidak berisikan tulang, dokter akan lebih mudah untuk melepasnya.

Sementara untuk jari kelingking kecil yang memiliki struktur lengkap seperti adanya jaringan dan tulang dapat diobati dengan melakukan operasi atau pembedahan.

2. Tambahan jari di samping jari jempol

Pengobatan untuk kondisi jari tambahan di samping jari jempol cenderung lebih sulit ketimbang jari kelingking. Ini karena ibu jari tambahan bisa memengaruhi fungsi ibu jari lainnya.

Oleh karena itu, dokter biasanya akan menempuh jalan operasi untuk menghasilkan hanya satu ibu jari.

3. Tambahan jari di tengah

Operasi untuk jari tambahan yang berada di tengah-tengah jari lainnya terbilang lebih kompleks daripada dua jenis sebelumnya. Itulah mengapa dokter biasanya akan melakukan perbaikan ulang kondisi jari-jari, entah di tangan atau kaki, guna memastikan fungsinya berjalan dengan baik.

Agar hasilnya lebih optimal, mungkin diperlukan lebih dari satu kali operasi untuk kasus jari tambahan yang ada di tengah.

Buah hati Anda juga membutuhkan penggunaan gips di tangan atau kaki selama beberapa minggu usai operasi.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Anemia Sel Sabit (Sickle Cell Anemia)

    Anemia sel sabit adalah jenis anemia akibat kelainan genetik yang menyebabkan bentuk sel darah merah berbentuk sabit. Bagaimana cara mengatasinya?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

    Spina Bifida

    Spina bifida adalah salah satu jenis cacat tabung saraf. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta pengobatan spina bifida di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 25 September 2020 . Waktu baca 13 menit

    Omphalocele

    Omphalocele atau omfalokel adalah kondisi cacat lahir pada bayi. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta pengobatannya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 7 Mei 2020 . Waktu baca 9 menit

    Atresia Esofagus

    Esophageal atresia atau atresia esofagus adalah salah satu cacat lahir pada bayi. Cari tahu gejala, penyebab, dan pengobatannya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 6 Mei 2020 . Waktu baca 8 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pelukan bayi dari orangtua distrofi otot muscular dystrophy adalah

    Distrofi Otot

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
    hemokromatosis

    Hemokromatosis

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
    kekurangan yodium saat hamil

    Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
    cacat lahir

    Cacat Lahir pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mencegahnya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit