Hiiiy… Ternyata Bakteri Penyakit Bisa Menempel di Tangan Selama Berhari-hari

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat Anda sedang kelelahan, biasanya tubuh mudah sekali terserang bakteri atau virus penyakit. Hal ini disebabkan karena kekebalan tubuh yang menurun, sementara bakteri dan virus selalu ada di sekitar Anda. Hal ini juga disebabkan karena bakteri dan virus penyebab penyakit membutuhkan tempat untuk hidup, salah satunya adalah tubuh manusia. Meski begitu, ternyata bakteri dan virus juga mampu untuk hidup di luar tubuh manusia. Lalu, berapa lama keduanya bisa bertahan hidup di luar tubuh manusia?

Berapa lama virus penyakit mampu bertahan hidup di luar tubuh manusia?

Flu dan batuk bisa dibilang penyakit infeksi ‘sejuta umat’ yang penularannya sangat mudah. Flu dan batuk disebabkan oleh banyak jenis virus. Secara umum, semua virus penyakit ini bisa bertahan hidup setidaknya 7 hari di suhu ruangan. Namun hal tersebut tergantung dengan masing-masing permukaan yang ‘disinggahi’ si virus.

Pada permukaan yang tak berpori, seperti plastik atau besi, virus dapat bertahan lebih lama. Sementara,  virus tak bisa bertahan lebih dari 24 jam jika menempel pada permukaan yang memiliki pori-pori, contohnya baju atau kain. Virus penyebab infeksi saluran pernapasan lainnya, bahkan dapat bertahan pada gagang pintu hingga 6 jam.

Jadi, sederhananya begini, jika di baju Anda terdapat virus flu – yang berasal dari orang lain – Anda mungkin saja tertular penyakit flu selama kurang lebih 24 jam. Hal yang sama akan terjadi ketika Anda memegang gagang pintu atau benda lain yang terkontaminasi dengan virus flu.

Tetapi hal tersebut tetap tergantung seberapa kuat kekebalan tubuh Anda melawan virus tersebut. Bila tubuh Anda kalah, maka tak lama kemudian Anda akan mengalami gejala flu.

Namun, bakteri penyebab gangguan pencernaan bisa bertahan lebih lama

Diare adalah penyakit infeksi kedua yang paling sering terjadi pada anak. bakteri yang menyebabkan penyakit ini adalah E.Coli, Salmonella, Clostridium difficile, dan Campylobacter. Pada permukaan yang berpori seperti kain, bakteri Salmonella dan campylobacter, bisa bertahan selama 1-4 jam. Sedangkan bakteri Clostridium dapat bertahan lebih lama, hingga 5 bulan.

Ketika seseorang yang terinfeksi dan mengalami gejala muntah, tetesan muntahannya bisa saja tertempel pada permukaan benda-benda sekitarnya. Jika Anda memegang atau terkena permukaan benda yang terkontaminasi tersebut, maka tidak akan lama Anda akan mengalami gangguan pencernaan kembali.

Oleh karena itu, untuk mencegah penyakit infeksi tersebut terjadi, Anda harus sering-sering mencuci tangan dan membersihkan diri, agar bakteri tak menempel di tubuh, apalagi tangan Anda.

Bagaimana caranya agar tidak terkontaminasi bakteri dan virus penyakit itu?

Mungkin Anda baru menyadari bahwa ada banyak sekali bakteri dan virus penyakit yang mengintai Anda di mana pun, bahkan di dalam rumah Anda. Oleh karena itu, kebersihan adalah hal yang harus sangat dijaga bila Anda tak ingin terinfeksi bakteri atau virus tersebut.

Misalnya saja, membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum dan setelah makan, setelah dari kamar mandi, sebelum mengolah makanan, dan setelah dari luar ruangan.  Anda juga dapat membersihkan area sekitar rumah Anda dengan bahan disinfektan yang lebih ampuh membuat bakteri dan virus mati.

Tidak kalah pentingnya adalah biasakan diri untuk mengolah makanan dengan cara yang benar seperti mencuci dengan air mengalir, memasak makanan hingga matang, dan menggunakan peralatan makanan yang dicuci bersih

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Banyak orang menggunakan obat kumur sebagai pengganti obat sariawan. Apa saja kandungan dalam obat kumur? Benarkah bisa mengobati sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

Apakah Anda mengalami sakit kepala setelah cabut gigi? Mungkin dua alasan ini penyebabnya. Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Jenis-Jenis Yoga dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Yoga adalah salah satu jenis olahraga yang diminati banyak orang. Tapi, apakah Anda tahu apa saja manfaat yoga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fitriana Deswika
Latihan Kelenturan, Kebugaran 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
daun mimba

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
bakteri asam laktat

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
wanita berbulu lebat nafsu tinggi seks

Benarkah Wanita Berbulu Lebat Nafsu Seksnya Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit