Asam Urat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 13 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu penyakit asam urat?

Asam urat adalah bentuk dari penyakit osteoarthritis yang menyebabkan persendian tiba-tiba terasa sakit, bengkak, dan berwarna kemerahan.

Persendian yang paling sering terkena asam urat adalah area kaki (pergelangan kaki, jempol kaki, lutut, dan telapak kaki) serta area tangan (siku, pergelangan tangan, lengan, dan ibu jari). Tulang belakang juga bisa terkena meskipun jarang.

Asam urat dapat berubah menjadi kronis jika tidak mendapat pengobatan. Namun, asam urat bisa disembuhkan dan dicegah agar tidak kambuh. 

Seberapa umum penyakit asam urat?

Penyakit ini terjadi pada sekitar 1 dari 200 orang dewasa, tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Meski demikian, pria dewasa lebih mungkin mengalaminya daripada wanita.

Kondisi ini dapat dikelola dengan mengurangi beberapa faktor gaya hidup. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala asam urat?

Asam urat pada awalnya bisa tidak menimbulkan gejala yang berarti. Gejala baru mulai tampak dan terasa ketika serangan akut berlangsung, atau ketika penyakit ini sudah berlangsung lama (kronis).

Tanda dan gejala asam urat yang paling umum adalah:

  • Nyeri sendi parah dan mendadak, yang sering pertama kali terjadi di pagi hari
  • Sendi bengkak dan lunak
  • Sendi kemerahan
  • Rasa panas di sekitar sendi

Gejala penyakit ini biasanya muncul tiba-tiba alias tidak dapat diprediksi, meski cenderung sering terjadi pada tengah malam.

Sebagian besar gejala hanya terjadi selama beberapa jam dalam 1-2 hari. Namun pada kasus yang parah, nyeri pada sendi bisa saja terjadi berminggu-minggu. Ada pula yang merasakan gejala hingga 6-12 bulan dengan intensitas nyeri yang berbeda tiap harinya.

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Tahapan penyakit asam urat

Tiga tahapan penyakit asam urat berdasarkan tingkat keparahannya adalah:

  • Tahap pertama. Pada tahap ini kadar uric acid sudah naik di dalam darah, tetapi belum ada gejala penyakit yang muncul. Bisa saja Anda tidak akan pernah merasakan gejala kondisi ini Biasanya, orang yang mengalami hal ini, baru akan merasakan gejalanya pertama kali setelah terserang penyakit batu ginjal.
  • Tahap kedua. Uric acid telah membentuk kristal-kristal yang biasanya terjadi pada bagian jari kaki. Dalam tahap ini, Anda baru akan merasakan nyeri dan sakit pada sendi, tetapi tidak berlangsung lama. Selang beberapa waktu kemudian, Anda baru akan mengalami gejala lainnya dengan intensitas dan frekuensi yang semakin sering.
  • Tahap ketiga. Gejala terasa tak kunjung hilang dan kristal-kristal asam urat yang terbentuk tidak hanya menyerang satu sendi saja. Bahkan, dalam tahap ini akan muncul gumpalan-gumpalan zat tersebut yang sudah mengkristal di bawah kulit. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri yang lebih parah dan dapat merusak tulang-tulang rawan.

Sebagian besar orang yang menderita penyakit ini, hanya mengalami tahap satu atau dua saja. Cukup jarang orang yang menderita kondisi ditemukan telah mencapai tahapan ketiga. Sebagian besar penderita sudah dapat ditangani dengan baik pada tahap kedua.

Apabila nyeri asam urat Anda sudah berlangsung cukup lama, lebih baik segera periksakan diri ke dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas, periksa ke dokter segera untuk mendapatkan pengobatan. Kadar uric acid yang dibiarkan berlebih dapat menyebabkan kerusakan sendi permanen jika tidak ditangani.

Apabila Anda mengalami demam dan sendi Anda panas serta meradang, carilah perawatan medis. Ini dapat menjadi tanda infeksi.

Penyebab

Apa penyebab asam urat?

Penyebab asam urat adalah kadar asam urat (uric acid) yang terlalu banyak di dalam darah. Dalam kondisi normal, zat kimia ini akan dikeluarkan oleh tubuh melalui urin dan feses.

Namun jika jumlah asam uratnya terlalu banyak sampai tidak dapat diolah oleh tubuh, zat tersebut akhirnya mengeras dan mengkristal di sekitar sendi. Penumpukan kristal asam urat ini lalu menimbulkan peradangan.

Kadar uric acid yang terlampau tinggi disebabkan oleh pola makan tidak sehat, seperti terlalu sering dan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin.

Purin adalah zat kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh, namun terkandung juga di dalam beberapa jenis makanan. Purin seharusnya diolah tubuh untuk menjadi asam urat. Namun semakin banyak asupan Anda, semakin kewalahan tubuh untuk memprosesnya dengan baik. 

Pada akhirnya, penumpukan purin dalam darah dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengalami kondisi ini.

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya terkena penyakit asam urat?

Terlalu banyak makan makanan yang mengandung purin adalah penyebab utama asam urat. Namun, ada berbagai faktor risiko lain yang dapat membuat Anda mengalami asam urat, yaitu:

1. Usia dan jenis kelamin

Meski belum diketahui mengapa, kondisi ini lebih banyak dialami oleh laki-laki ketimbang perempuan.

Asam urat cenderung banyak terjadi pada pria dengan kisaran usia 30-50 tahun, sementara asam urat cenderung banyak ditemukan pada perempuan yang telah mengalami menopause. 

Orang lanjut usia juga lebih rentan terserang penyakit ini daripada orang dewasa muda.

2. Riwayat kesehatan keluarga

Jika ada satu anggota keluarga yang memiliki asam urat, Anda berpeluang lebih besar untuk mengalami hal yang sama.

Riwayat keluarga bukanlah penyebab yang utama. Namun dengan mengetahui riwayat kesehatan keluarga, Anda bisa lebih waspada terhadap risiko penyakit ini.

3. Berat badan yang berlebihan

Memiliki berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko terserang asam urat. Orang yang memiliki indeks massa tubuh lebih dari 25 kg/m 2 harus lebih waspada terhadap penyakit ini.

4. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa efek samping dari jenis obat-obatan yang Anda konsumsi dapat menjadi penyebab asam urat menumpuk di dalam tubuh. Obat-obatan pemicu asam urat tersebut adalah:

  • Aspirin: dapat meningkatkan risiko apabila dikonsumsi secara rutin 1-2 tablet per hari.
  • Obat diuretik: biasanya digunakan untuk mengatasi penumpukan cairan di tubuh.
  • Obat kemoterapi kanker.
  • Obat yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, seperti cyclosporine.

5. Riwayat kesehatan pribadi

Memiliki gangguan kesehatan tertentu sebelumnya dapat meningkatkan peluang terkena asam urat. Gangguan kesehatan yang bisa meningkatkan risiko penyakit asam urat adalah:

  • Diabetes
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Penyakit jantung
  • Arterosklerosis
  • Penyakit infeksi
  • Tekanan darah tinggi

6. Menerapkan gaya hidup tidak sehat

Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak purin, seperti daging dan seafood akan membuat gejala muncul. Selain itu, minum alkohol dalam jumlah yang berlebihan bisa menjadi penyebab kadar asam urat pada darah melonjak.

7. Dehidrasi

Apabila Anda kekurangan cairan, tubuh akan sulit mengeluarkan zat asam tersebut melalui urin. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab asam urat menumpuk di dalam tubuh.

8. Setelah pembedahan atau cedera

Cedera bisa menjadi penyebab kondisi ini karena kondisi ini menimbulkan peradangan terlebih dulu pada sendi yang kemudian akan memicu munculnya gejala  yang lainnya.

Apa saja komplikasi yang mungkin terjadi akibat asam urat?

Penyakit asam urat dapat berkembang semakin parah bila penderita tidak teratur minum obat dan mendapatkan perawatan medis yang tepat.

Bahkan, bukan tidak mungkin penyakit ini menimbulkan gangguan kesehatan lain, seperti:

  • Tophi. Kondisi ini ditandai dengan penumpukan kristal-kristal di bawah permukaan kulit. Biasanya, gumpalan ini akan muncul di sekitar jari kaki, dengkul, jari tangan, dan telinga. Jika tidak ditangani dengan baik, maka tophi akan semakin lama semakin membesar.  
  • Kerusakan sendi. Bila penderita mengacuhkan anjuran untuk minum obat asam urat, maka bukan tidak mungkin persendiannya akan rusak permanen. Kondisi ini meningkatkan risiko cedera dan gangguan kesehatan tulang serta sendi lainnya.
  • Batu ginjal. Penumpukan kristal tidak hanya terjadi pada sendi-sendi saja. Bila asam urat tidak ditangani dengan baik, kristal tersebut bisa tertumpuk di ginjal. Hal ini akan membuat ginjal memiliki batu dan menghalangi aliran urin untuk keluar.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara dokter mendiagnosis penyakit asam urat?

Penyakit asam urat mudah mengecoh diagnosis dokter karena sebagian besar gejalanya hampir sama dengan gejala penyakit lain. Terkadang, meski jumlah asam uratnya telah tinggi, tetapi tidak ada gejala yang muncul.

Maka dari itu, jika seseorang dicurigai mengalami asam urat, ada beberapa pemeriksaan yang dianjurkan oleh dokter. Beberapa tes diagnostik untuk asam urat di antaranya adalah:

  • Tes cairan sendi. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengambil cairan sendi yang bengkak menggunakan jarum suntik.
  • Tes darah. Tes ini bertujuan untuk mengetahui apakah jumlah asam uratnya tinggi atau tidak di dalam darah.
  • Tes urin. Selain melakukan tes darah, zat kimia ini akan dilihat kadarnya di dalam urin Anda. Bila tidak normal, maka Anda sangat mungkin mengalami asam urat.
  • Rontgen dengan sinar-X. Apabila dicurigai menderita kondisi ini, penderita perlu melakukan rontgen untuk melihat lebih jauh penyebab peradangan yang terjadi pada sendi.
  • CT-scan. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi di mana lokasi tumpukan kristal berada, meskipun tidak menimbulkan gejala.

Apa saja pilihan obat untuk penyakit asam urat?

Tidak ada obat asam urat yang bisa membuat seseorang terlepas dari penyakit ini selamanya. Meski begitu, obat tertentu dapat mengendalikan dan meringankan gejala yang muncul.

Jadi, jika Anda ingin terhindar dari serangan asam urat di masa depan, Anda harus patuh minum obat asam urat yang diresepkan oleh dokter dan menjalani kebiasaan hidup sehat.

Gejala yang muncul bisa diobati dengan mengonsumsi obat asam urat berikut:

  • Non-steroid anti-inflammatory drugs (NSAIDs) untuk mengobati serangan asam urat mendadak dan parah. Contoh obat asam urat jenis ini yaitu ibuprofen, naproxen, diclofenac, dan etoricoxib.
  • Steroid dapat digunakan sebagai obat alternatif selain NSAID. Obat jenis ini tersedia dalam bentuk oral maupun suntikan yang bisa langsung dimasukkan ke persendian. Contohnya, yaitu prednison dan methylprednisone.
  • Colchicine membantu mengurangi risiko kekambuhan. Dokter akan meresepkan obat asam urat ini, bila NSAID tidak cocok untuk Anda. Namun dalam beberapa kasus efek samping obat ini dapat menimbulkan diare, mual, dan kram perut.
  • Obat yang mengontrol tingkat asam urat dalam darah seperti allopurinol, probenesid, dan febuxostat.

Pantangan

Apa saja pantangan bagi penderita asam urat?

Tidak hanya butuh minum obat dengan teratur saja, tapi Anda juga harus mematuhi berbagai pantangan. Pantangan penting  dan wajib dilakukan untuk mencegah kekambuhan di kemudian hari.

Sebenarnya pantangan asam urat yang paling utama adalah menghindari hal-hal yang dapat memicu serangan asam urat. Lalu, apa saja pantangan yang harus dipatuhi oleh penderita?

1. Mengonsumsi makanan yang tinggi purin

Purin sebenarnya bisa ditemukan di berbagai makanan. Tapi dalam pantangan asam urat, Anda hanya harus menghindari makanan dengan tinggi purin seperti jeroan, kaldu daging, sosis, bebek, dan berbagai jenis seafood. Sementara, makanan yang harus dibatasi yaitu:

  • Daging dan ayam yang hanya boleh 50 gram per hari
  • Kacang hijau, kacang kedelai, dan kacang tanah yang boleh dikonsumsi sebanyak 25 gram dalam satu hari
  • Beberapa macam sayuran contohnya, bayam, kangkung, buncis, kembang kol, daun serta biji melinjo yang masing-masing hanya boleh dimakan sebanyak 100 gram per hari.

Tidak semua makanan menjadi pantangan asam urat, kok. Ada beberapa makanan yang aman untuk dikonsumsi, bahkan dianjurkan seperti makanan yang rendah lemak, buah-buahan yang mengandung vitamin C dan kalium, seperti apel dan pisang yang bisa menolong Anda terhindar dari risiko kekambuhan.

2. Makan sembarangan

Pantangan asam urat lain yang harus diperhatikan adalah mengelola dan mengatur pola makan dengan baik. Tak hanya melakukan diet rendah purin saja.

Sebaiknya Anda juga menghindari makanan yang mengandung lemak dan gula yang  tinggi. Selain buruk bagi kesehatan, makanan ini membuat timbangan berat badan Anda mudah melonjak.

3. Kurang minum air

Jarang minum air adalah pantangan asam urat selanjutnya. Anda harus menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik dengan minum air yang cukup. Usahakan untuk lebih banyak minum air putih, ketimbang air yang memiliki rasa manis. 

4. Jarang olahraga

Berdiam diri saja di rumah atau bermalas-malasan di dalam kamar adalah salah satu pantangan yang harus Anda patuhi, jika tidak ingin penyakitnya kambuh.

Berolahraga rutin dapat membuat Anda menjaga berat badan tetap ideal. Semakin bertambah berat badan Anda akibat malas bergerak, maka semakin sering serangan asam urat yang dapat Anda alami di kemudian hari.

Semua pantangan asam urat tersebut penting untuk Anda lakukan jika tidak ingin merasakan nyeri dan sakit di persendian. Namun, bisa saja meski Anda sudah mematuhi pantangan yang sudah dianjurkan dokter gejala dapat muncul di kemudian hari.

Jika hal ini terjadi, maka lakukan beberapa cara berikut untuk mengatasinya:

  • Angkat tungkai yang terasa nyeri untuk mengurangi pembengkakan
  • Berikan kompres es pada sendi yang meradang selama sekitar 20 menit
  • Ulangi sesering yang diperlukan tapi pastikan suhu bagian yang dikompres telah kembali normal sebelum mengulanginya lagi.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter untuk lebih memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

    Sumber

    Cleveland Clinic. What is Gout? | Gout Symptoms & Gout Treatments | Cleveland Clinic. [online] Available at: https://my.clevelandclinic.org/health/articles/gout  [Accessed 30 Aug. 2017].

    Everyday Health. Gout Treatment. [online] EverydayHealth.com. Available at: https://www.everydayhealth.com/gout/guide/treatment/  [Accessed 30 Aug. 2017].

    Mayo Clinic. Gout diet: What's allowed, what's not. [online] Available at: http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/gout-diet/art-20048524  [Accessed 30 Aug. 2017].

    Mayo Clinic. Gout: A modern disease. [online] Available at: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gout/basics/definition/con-20019400  [Accessed 30 Aug. 2017].

    Medical News Today. Gout: Causes, symptoms, and treatments. [online] Medical News Today. Available at: http://www.medicalnewstoday.com/articles/144827.php  [Accessed 30 Aug. 2017].

    Nhs.uk. Gout - Treatment - NHS Choices. [online] Available at: http://www.nhs.uk/Conditions/Gout/Pages/Treatment.aspx  [Accessed 30 Aug. 2017].

    University of Maryland Medical Center. (2017). Gout. [online] Available at: http://www.umm.edu/health/medical/reports/articles/gout  [Accessed 30 Aug. 2017].

    WebMD. Gout-Topic Overview. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/arthritis/tc/gout-topic-overview#1  [Accessed 30 Aug. 2017].

    Yang juga perlu Anda baca

    Beragam Penyebab Nyeri Otot Punggung dan Cara Mengatasinya!

    Nyeri otot di bagian punggung bisa terjadi saat ada kerusakan pada bagian otot Anda. Cari tahu lebih banyak mengenai penyebab serta cara mengatasinya!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 19/05/2020 . Waktu baca 7 menit

    6 Cara Mengatasi Nyeri Sendi di Rumah

    Nyeri sendi bisa terjadi kapan pun di mana pun. Maka itu, Anda perlu tahu bagaimana cara mengatasi nyeri sendi dengan tepat agar tidak kambuh terus-terusan.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit

    6 Gejala Asam Urat yang Tidak Umum dan Sering Diabaikan

    Selain nyeri dan bengkak, ada beberapa gejala lain dari penyakit asam urat yang tidak umum sehingga sering diabaikan. Apa saja contohnya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Arthritis (Radang Sendi), Health Centers 23/04/2020 . Waktu baca 5 menit

    Sendi Rahang Sakit? Cari Tahu Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

    Sedang mengalami nyeri sendi rahang? Agar tidak salah penanganan, simak penyebab, gejala, dan cara mengatasi rasa sakit pada sendi rahang di sini.

    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Pilihan Terapi Alternatif untuk Bantu Meringankan Psoriasis Arthritis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit

    Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Otot di Dada

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 6 menit

    Nyeri Pada Otot Paha? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020 . Waktu baca 6 menit