home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berbagai Gejala dan Ciri-Ciri Asam Urat Penting Diketahui

Berbagai Gejala dan Ciri-Ciri Asam Urat Penting Diketahui

Asam urat adalah bentuk dari penyakit arthritis yang menyebabkan peradangan pada sendi. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi asam urat yang dapat mengganggu kesehatan bila tidak segera ditangani. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengontrol gejala asam urat agar penyakit ini tidak berkembang semakin parah. Lalu, apa saja gejala, ciri-ciri, dan tanda-tanda penyakit asam urat?

Gejala dan ciri-ciri umum penyakit asam urat

Asam urat atau gout adalah penyakit yang lebih sering menyerang orang dewasa, terutama pria. Penyebab penyakit asam urat adalah kadar asam urat (uric acid) yang terlalu tinggi. Kondisi ini menyebabkan penumpukan asam urat dan terbentuknya kristal asam urat di sendi sehingga menimbulkan peradangan.

Meski demikian, tidak semua orang dengan kadar asam urat tinggi akan menunjukkan gejala atau ciri-ciri tertentu. Gejala akan terasa ketika penderita mengalami serangan asam urat akut atau sudah mengalami kondisi yang kronis.

Serangan asam urat ini umumnya muncul secara tiba-tiba dan sering terjadi pada malam hari. Serangan ini dapat berlangsung dalam beberapa hari atau minggu. Kemudian mereda dalam waktu yang lama dan kembali pada suatu waktu bila kadar asam urat Anda tidak terkontrol.

Adapun bagian sendi yang paling sering merasakan gejala adalah jempol kaki. Namun, sendi yang lainnya pun bisa terkena, seperti lutut, pergelangan kaki, siku, pergelangan tangan, dan jari. Secara umum, gejala, tanda-tanda, atau ciri-ciri Anda terkena penyakit asam urat, yaitu:

  • Nyeri sendi

Nyeri sendi adalah salah satu dari tanda-tanda yang umum muncul ketika kadar asam urat dalam darah tinggi. Rasa nyeri bisa terjadi karena kristal asam urat yang terbentuk di bawah kulit di sekitar sendi. Kristal ini kecil, tetapi tajam sehingga bisa menimbulkan rasa sakit pada penderitanya.

Rasa nyeri pada sendi biasanya mulai dirasakan pada pagi hari. Kemudian akan semakin parah pada 4-12 jam pertama setelah menyadari adanya rasa nyeri pada persendian.

  • Sendi bengkak dan lunak

Ciri-ciri Anda mengalami sakit asam urat juga bisa dilihat dari penampilan persendian yang bermasalah. Sendi yang bermasalah karena kadar asam urat tinggi akan terlihat bengkak dan terasa lunak ketika ditekan.

Pembengkakan ini bisa terjadi karena kristal kecil, keras, dan tajam yang terbentuk di sendi bergesekan dengan lapisan lunak yang melindungi sendi, yang disebut dengan sinovium. Kondisi ini menyebabkan lapisan sinovium membesar dan terasa lunak ketika ditekan.

  • Kulit di sekitar sendi berwarna kemerahan

Tanda-tanda penyakit asam urat lainnya yang mungkin muncul, yaitu kulit di sekitar sendi yang terkena menjadi kemerahan. Hal ini merupakan reaksi yang umum terjadi ketika Anda mengalami peradangan.

Pasalnya, saat peradangan terjadi, aliran darah akan meningkat berjalan menuju ke bagian tubuh yang terkena, yang disebut dengan vasodilatasi. Bila terkena di sendi, kondisi ini menyebabkan kulit di bagian sendi yang terkena akan menjadi kemerahan.

  • Sendi terasa hangat atau panas

Penyakit asam urat juga dapat menyebabkan gejala berupa persendian yang terasa panas. Bahkan, beberapa orang menggambarkan persendiannya terasa seperti terbakar. Sama halnya dengan kemerahan, sensasi panas ini juga merupakan efek dari proses peradangan.

Proses peradangan alias inflamasi akan memicu sistem imun tubuh untuk melepaskan senyawa sitokin. Pelepasan sitokin inilah yang dapat memicu peradangan hingga menimbulkan bengkak, kemerahan, dan terasa hangat pada sendi yang terkena asam urat.

  • Sendi terasa kaku

Pada kasus asam urat yang lebih parah, sendi juga mungkin menjadi kaku sehingga sulit digerakkan. Namun, biasanya tanda-tanda ini baru akan muncul ketika Anda sudah mengalami beberapa kali serangan asam urat atau sudah menderita gout kronis.

Gejala dan ciri-ciri penyakit asam urat yang lebih jarang terjadi

Gejala-gejala di atas memang umum terjadi jika Anda mengalami sakit asam urat. Namun, gejala-gejala lainnya yang kurang umum bisa saja muncul tergantung pada tingkat keparahan penyakit yang Anda miliki. Berikut adalah tanda-tanda dan ciri-ciri yang kurang umum bila Anda memiliki kadar asam urat tinggi:

  • Gejala mirip flu

Peradangan yang dialami saat kadar asam urat tinggi bisa menjadi parah bila tidak diobati, termasuk dengan obat asam urat. Kondisi ini bisa menjadi asam urat kronis dan bisa menimbulkan gejala lain, yaitu demam, nyeri otot, dan kelelahan. Adapun ketiganya mirip dengan gejala flu, yang umumnya terjadi ketika tubuh melawan virus dan bakteri.

Gejala mirip flu ini terjadi karena sistem imun tubuh terus menerus melepaskan sel darah putih dan antibodi khusus untuk melawan peradangan pada sendi.

Lama kelamaan, sel darah putih dan antibodi ini bisa merusak jaringan dan organ sehat di sekitarnya karena seolah-olah ada zat asing yang perlu dilawan. Kondisi ini kemudian menimbulkan berbagai gejala yang sama ketika tubuh melawan virus dan bakteri saat flu.

  • Tophi

Ciri-ciri penyakit asam urat yang parah lainnya adalah pengendapan kristal asam urat di bawah kulit. Endapan kristal ini membentuk benjolan kecil dan keras, yang disebut dengan tophi.

Umumnya, tophi terbentuk di jari kaki, bagian belakang tumit, depan lutut, punggung jari dan pergelangan tangan, di sekitar siku, dan telinga.

Tophi biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Namun dalam beberapa kasus, benjolan bisa meradang dan mengeluarkan cairan. Selain itu, tophi juga dapat tumbuh di dalam persendian dan menyebabkan kerusakan pada tulang rawan dan tulang. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri saat Anda menggerakkan sendi yang terkena.

  • Pembentukan batu ginjal

Pembentukan kristal asam urat juga dapat terbentuk di saluran kemih sehingga menyebabkan batu ginjal. Dilansir dari Creaky Joints, batu ginjal ini sebenarnya lebih merupakan sebuah komplikasi penyakit asam urat daripada gejala.

Namun, terbentuknya batu ginjal bisa menjadi salah satu dari tanda-tanda bahwa asam urat yang Anda alami sudah semakin parah. Bahkan, batu ginjal ini pun bisa semakin besar dan terasa sangat menyakitkan.

  • Nyeri punggung atau pinggul

Ciri-ciri dan gejala nyeri sendi akibat asam urat yang umum terasa di bagian kaki, atau spesifiknya jempol kaki. Namun, ada juga nyeri akibat asam urat yang muncul di punggung atau pinggul.

Gejala ini bisa terjadi bila penyakit asam urat yang Anda miliki telah menyebar ke sendi di tulang belakang, tepatnya di sendi bernama sacroiliac yang terletak di kedua sisi panggul antara sakrum dan ilium. Meski demikian, kasus dan gejala ini sangat jarang terjadi.

Gejala asam urat berdasarkan tahapannya

Gejala asam urat bisa berbeda pada setiap orang tergantung pada tingkat keparahan penyakit. Berikut gejala yang kemungkinan muncul berdasarkan tahapan penyakit asam urat atau gout:

  • Tahap pertama

Pada tahap ini, kadar asam urat sudah tinggi dan telah terbentuk kristal urat di persendian. Namun, belum ada ciri-ciri atau tanda-tanda asam urat yang terasa dan terlihat.

Kristal asam urat ini bisa saja menyebabkan peradangan sendi pada kemudian hari. Namun, sebagian besar orang dengan kadar asam urat tinggi bisa saja tidak akan pernah mengalami penyakit asam urat.

  • Tahap kedua (akut)

Pada tahap ini, kristal asam urat telah menyebabkan peradangan hingga menimbulkan gejala. Serangan gejala asam urat bisa terjadi secara tiba-tiba, termasuk pada malam hari, seperti nyeri, bengkak, kemerahan, dan terasa panas pada persendian.

  • Tahap ketiga (Intercritical)

Pada tahap ini, penderita asam urat umumnya tidak merasakan gejala apapun. Ini merupakan tahap di mana serangan asam urat telah mereda, tetapi serangan lain dapat terjadi pada suatu waktu, terutama bila kadar asam urat Anda tidak terkontrol.

Di tahap ini, penderita asam urat tampak sudah membaik, tetapi sebenarnya membutuhkan pengobatan jangka panjang untuk mengontrol kadar asam urat dan mencegah asam urat kambuh pada suatu waktu.

  • Tahap keempat (kronis)

Pada tahap kronis, serangan asam urat berupa nyeri, bengkak, kemerahan, dan terasa panas pada sendi, sudah beberapa kali terjadi dan biasanya timbul gejala yang kurang umum, seperti benjolan (tophi). Pada tahap ini pun, kerusakan sendi progresif telah berkembang dan pasien perlu segera mendapat pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Arthritis Foundation. 2020. Could Your Back Pain Be Gout? http://blog.arthritis.org/gout/back-pain-spinal-gout/. Accessed September 16, 2020.

American Kidney Fund. 2020. Symptoms of Gout. https://www.kidneyfund.org/kidney-disease/chronic-kidney-disease-ckd/complications/gout/symptoms-of-gout/. Accessed September 16, 2020.

CDC. 2020. Gout. https://www.cdc.gov/arthritis/basics/gout.html#riskfactors. Accessed September 16, 2020.

Creaky Joints. 2020. The 4 Stages of Gout Progression (and How to Stop Gout from Getting Worse). https://creakyjoints.org/treatment/gout-stages-progression/. Accessed September 16, 2020.

Creaky Joints. 2020. 7 Gout Symptoms You Might Be Ignoring. https://creakyjoints.org/symptoms/gout-symptoms/. Accessed September 16, 2020.

Harvard Health Publishing. 2020. Understanding acute and chronic inflammation. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/understanding-acute-and-chronic-inflammation. Accessed September 16, 2020.

HSS. 2020, Gout: Risk Factors, Diagnosis and Treatment. https://www.hss.edu/conditions_gout-risk-factors-diagnosis-treatment.asp. Accessed September 16, 2020.

Mayo Clinic. 2020. Gout. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gout/symptoms-causes/syc-20372897. Accessed September 16, 2020.

Versus Arthritis. 2020. Gout. https://www.versusarthritis.org/about-arthritis/conditions/gout/. Accessed September 16, 2020.

WebPath. 2020. Inflammation. https://webpath.med.utah.edu/INFLHTML/INFL005.html. Accessed September 16, 2020.

Cardoso, F. N., Omoumi, P., Wieers, G., Maldague, B., Malghem, J., Lecouvet, F. E., & Vande Berg, B. C. (2014). Spinal and sacroiliac gouty arthritis: report of a case and review of the literature. Acta radiologica short reports3(8), 2047981614549269. https://doi.org/10.1177/2047981614549269.

https://www.aafp.org/afp/1999/0215/p925.html

Foto Penulis
Ditulis oleh Ihda Fadila pada 06/10/2020
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
x