home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

9 Cara Ampuh Mengobati Asam Urat di Rumah

9 Cara Ampuh Mengobati Asam Urat di Rumah

Asam urat awalnya mungkin tidak menimbulkan gejala sampai serangan akutnya benar-benar terjadi. Berangsur-angsur, gejala asam urat dapat semakin melemahkan ketika penyakit ini sudah berlangsung lama (kronis). Sebagian besar gejala biasanya terjadi selama beberapa jam dalam 1-2 hari. Jika tidak diobati, kekambuhan serangan sewaktu-waktu dapat menghambat aktivitas harian. Lantas, bagaimana cara mengobati atau menurunkan kadar asam urat yang berlebih?

Berbagai cara mengobati sekaligus menurunkan asam urat

Asam urat tidak bisa disembuhkan total. Namun, Anda bisa mengobati gejalanya agar tidak mengganggu keseharian.

Kunci dari mengobati asam urat berlebih dengan mengubah gaya hidup jadi lebih sehat. Berikut adalah berbagai cara mengobati asam urat yang bisa Anda lakukan di rumah:

1. Pantau kadar asam urat Anda

Jika Anda baru didiagnosis terkena asam urat, berbagai cara mengobati penyakit ini tak mungkin efektif apabila Anda tidak memantau kadarnya.

Sebagai permulaan, Anda bisa menggunakan alat tes asam urat yang dibeli di apotek. Bentuk dan cara pakainya hampir sama dengan alat pengecek gula darah. Namun agar hasilnya akurat, minta dokter atau apoteker untuk mengajarkan Anda menggunakan alat ini di rumah.

Dengan menggunakan alat tersebut Anda bisa terus memantau kadar asam urat Anda. Kadar asam urat normal adalah di bawah 6 mg/dL untuk perempuan dan laki-laki di bawah 7 mg/dL.

2. Minum obat asam urat dari dokter

Minum obat adalah salah satu cara paling efektif untuk menurunkan asam urat. Jika Anda telah diresepkan obat asam urat oleh dokter, patuhilah aturan aturan jadwal minum dan takaran dosisnya sesuai petunjuk.

Beberapa contoh obat penurun asam urat yang umum diresepkan dokter adalah allopurinol dan colchicine. Biasanya dokter juga akan meresepkan obat antiradang seperti celecoxib, indomethacin, meloxicam, atau sulindac untuk meredakan nyeri dan bengkak di persendian.

3. Minum obat penghilang rasa sakit

Begitu serangan asam urat melanda, Anda bisa langsung minum obat antinyeri (NSAID) nonresep, seperti diclofenac atau ibuprofen untuk mengobati gejalanya.

Jangan minum aspirin sebagai cara mengobati serangan asam urat. Meski sama-sama golongan antinyeri NSAID, obat tersebut dilaporkan oleh beberapa penelitian justru dapat meningkatkan risiko serangan baru di kemudian hari; bahkan dengan dosis ringan sekali pun.

4. Lakukan olahraga teratur

Selama Anda menjalani pengobatan untuk asam urat, penting untuk terus bergerak aktif dengan olahraga. Lakukan dengan intensitas sedang setidaknya 30 menit untuk 5 hari dalam seminggu.

Keparahan gejala asam urat akan lebih bisa dikendalikan jika Anda rutin olahraga. Olahraga membuat sendi-sendi menguat dan terlatih dengan baik, sehingga bisa mencegah nyeri yang kerap kali menyerang orang dengan asam urat.

Namun, Anda tidak disarankan untuk berolahraga tepat saat asam urat sedang kambuh menyerang. Melakukannya justru dapat membuat gejala makin terasa parah dan berlarut-larut. Peradangan di persendian pun dapat semakin parah.

Meski begitu, bukan juga berarti Anda jadi tidak menggerakkan sendi. Saat sendi sedang meradang, lakukanlah peregangan yang lembut untuk mencegahnya jadi semakin kaku.

Setelah peradangan mereda, baru Anda bisa melakukan olahraga secara bertahap dan pelan-pelan. Olahraga dianjurkan untuk membangun kembali kekuatan dan pergerakan otot-otot di sekitar sendi.

5. Jaga berat badan dengan diet yang tepat

Sama seperti olahraga, berbagai cara mengobati dan menurunkan asam urat tidak akan efektif jika Anda tidak menerapkan pola makan yang tepat.

Kekambuhan serangan asam urat lebih riskan dialami oleh orang-orang yang berat badannya berlebih atau obesitas. Gejala asam urat juga akan sering kambuh apabila Anda terbiasa makan makanan pemicu, yaitu yang mengandung tinggi lemak dan purin.

Maka sebagai cara menurunkan sekaligus mengobati asam urat, Anda wajib menjaga pola makan yang sehat untuk meraih berat badan yang ideal.

Perbanyaklah asupan buah dan sayuran serta karbohidrat kompleks seperti gandum. Untuk asupan protein, pilihlah dari daging tanpa lemak, ikan, daging ayam dengan takaran porsi 2-3 potong per hari. Sumber protein lain yang bisa ditambahkan dalam diet Anda adalah produk susu rendah lemak atau yogurt.

Selain itu patuhi pula pantangan makanan tertentu sebagai cara menurunkan sekalian mencegah lonjakan asam urat semakin tinggi.

Sajian yang harus dihindari adalah makanan dan minuman yang tinggi purin yaitu seafood, daging merah, makanan-makanan manis, alkohol, dan jeroan. Purin adalah zat yang dipecah tubuh dan dapat meningkatkan kadar asam urat.

6. Perbanyak minum air putih

Sebaiknya minum air putih minimal delapan gelas per hari untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Memperbanyak minum air termasuk sebagai salah satu cara menurunkan asam urat yang efektif, meski tidak secara langsung.

Di dalam tubuh, air membantu mengangkut zat-zat racun dan yang sudah tidak terpakai; termasuk kelebihan asam urat. Itu kenapa beberapa ahli percaya bahwa minum air putih ikut membantu melancarkan pembuangan asam urat yang menumpuk dalam tubuh.

Selain dari air putih, makan buah yang mengandung air juga bisa menjadi salah satu cara untuk memperlancar pengeluaran asam urat dari dalam tubuh.

7. Jaga kadar insulin normal

Menjaga kadar insulin tetap di ambang normal dapat menjadi cara lain untuk mengobat asam urat. Hal ini penting dilakukan, bahkan jika Anda tidak menderita diabetes.

Kelebihan insulin dalam darah kemungkinan dapat memicu kelebihan asam urat. Maka, sempatkan diri untuk cek gula darah ketika mengunjungi dokter untuk memeriksakan penyakit asam urat Anda.

8. Jauhkan diri dari stres

Stres harian tidak hanya berdampak pada suasana hati (mood), tapi juga pada kesehatan tubuh Anda dari dalam.

Salah satu efek stres adalah menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko peradangan. Kedua hal ini dapat memicu peningkatan asam urat dalam darah yang dapat mencetuskan serangan gejala.

Agar berbagai cara yang Anda lakukan untuk mengobati asam urat bisa sukses, usahakan untuk menjaga tubuh dan pikiran agar tidak mudah stres. Anda dapat melakukan meditasi atau olahraga yoga yang dapat membantu mencegah stres sembari melenturkan persendian pada gerakan-gerakannya,

Selain itu cara sehat seperti tidur cukup, rutin olahraga, dan makan makanan bergizi dapat mencegah stres datang sembari menurunkan asam urat agar tidak kambuh lagi.

9. Pakai obat herbal jika perlu

Obat herbal bukan cara yang direkomendasikan untuk mengobati asam urat sampai sembuh, tapi untuk bantu menurunkan kadarnya dalam darah.

Beberapa obat tradisional yang bisa Anda coba konsumsi adalah brotowali, jahe, kunyit, daun jelatang, dan meniran hijau.

Meski begitu, obat herbal asam urat tidak bisa sepenuhnya menggantikan peran dan fungsi obat asam urat medis dari dokter. Cara alami ini hanya bisa membantu meningkatkan kesehatan tubuh sembari menurunkan kadar asam urat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Boulanger Amy dan Cherney Kristeen. 2015. Gout- Friendly Eating: Nutrition Guidelines & Diet Restrictions. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/health/gout/diet-restrictions#1 (Diakses 28 Maret 2018)

Kemenkes RI. 2011. Diet Rendah Purin. [Online] Tersedia pada: http://gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2013/09/Brosur-Diet-Rendah-Purin.pdf (Diakses 28 Maret 2018)

Gout and Uric Acid Education Society. Tanpa Tahun. [Online] Tersedia pada: http://gouteducation.org/patient/gout-treatment/lifestyle-changes/ (Diakses 28 Maret 2018)

Raman Ryan. 2017. Best Diet for Gout: What to Eat, WHat to Avoid. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/nutrition/best-diet-for-gout (Diakses 28 Maret 2018)

Bardot Jean. 2017. Three Foods That Help with Gout. [Online] Tersedia pada: https://www.livestrong.com/article/391640-three-foods-that-help-with-gout/ (Diakses 28 Maret 2018)

WebMD. 2018. How to Treat Gout Attacks at Home. [Online] Tersedia pada: https://www.webmd.com/arthritis/gout-attacks-at-home#1 (Diakses 28 Maret 2018)

Osborn Corinne O’Keefe. 2017. Can Apple Cide Vinegar Treat Gout?. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/health/gout/apple-cider-vinegar#research (Diakses 28 Maret 2018)

Bruso Jessica. 2017. [Online] Is Ginger Good for GOut?. [Online] Tersedia pada: https://www.livestrong.com/article/410265-is-ginger-good-for-gout/ (Diakses 28 Maret 2018)

Foto Penulis
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji pada 04/03/2021
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
x