Patah Tulang Selangka

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu patah tulang selangka?

Patah tulang selangka terjadi ketika tulang selangka terkena pukulan langsung ke bahu. Cedera ini juga dapat disebabkan oleh trauma langsung pada tulang selangka saat terjadi tabrakan mobil atau kecelakaan lainnya.

Kondisi ini merupakan cedera umum, biasanya pada anak-anak dan remaja. Tulang selangka menghubungkan bagian atas tulang dada dengan tulang belikat. 

Jatuh, cedera olahraga, dan trauma akibat kecelakaan dapat menjadi penyebab kondisi ini. Bayi juga dapat mengalami kondisi ini selama proses kelahiran. 

Seberapa umum kondisi ini?

Kondisi ini umum terjadi dalam olahraga berat seperti sepakbola dan hoki, dan pada olahraga di mana ada risiko jatuh keras (seperti bersepeda, ski, snowboarding, dan skateboard). 

Hal ini juga dapat terjadi pada bayi yang baru lahir, tapi jarang. Hal ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja gejala patah tulang selangka?

Gejala umum dari patah tulang selangka meliputi:

  • Pembengkakan, nyeri, dan memar di sepanjang tulang selangka
  • Peningkatan rasa sakit dan adanya suara retakan ketika anak Anda mencoba untuk menggerakkan bahu atau lengan
  • Terlihat kelainan bentuk pada bagian yang patah
  • Bahu merosot ke bawah atau ke depan
  • Anak-anak yang baru lahir sering tidak bisa menggerakkan lengan mereka.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus mengunjungi dokter Anda segera jika:

  • Lengan Anda mati rasa atau merasa seperti tertusuk.
  • Anda merasa sangat sakit dan obat-obatan tidak dapat bekerja.
  • Bahu Anda terlihat cacat dan tulang yang keluar dari kulit.
  • Anda tidak bisa menggerakkan lengan Anda.

Penyebab

Apa yang menyebabkan patah tulang selangka?

Kondisi ini disebabkan cedera pada bahu. Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab patah tulang selangka adalah:

  • Jatuh, seperti jatuh pada saat tangan terulur atau pukulan langsung ke tulang selangka itu sendiri. 
  • Cedera olahraga, seperti pukulan langsung ke bahu Anda. 
  • Trauma kendaraan, seperti kecelakaan mobil, motor, atau sepeda.
  • Cedera saat lahir: Pada bayi baru lahir, kondisi ini bisa terjadi ketika mereka lahir melalui jalan lahir yang sempit yang membuat tulang selangka mereka tertekan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk patah tulang selangka?

Ada banyak faktor risiko untuk kondisi ini, seperti:

  • Anda adalah seorang atlet yang sering melakukan aktivitas berat, terutama sepak bola, gulat, hoki, rugby, dan olahraga kontak lainnya. Olahraga ini dapat menyebabkan patah tulang  ketika Anda jatuh.
  • Umur: selangka yang paling umum terjadi pada remaja, tapi ini tidak berarti tulang selangka Anda akan tidak rusak ketika Anda bertambah usia usia. Risiko meningkat ketika Anda mencapai usia pertengahan.
  • Berat lahir tinggi: memiliki berat lahir yang tinggi dapat membuat bayi lebih berisiko mengalami kondisi ini selama persalinan dan melahirkan.

Diagnosis dan pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana patah tulang selangka didiagnosis?

Untuk mendiagnosis fraktur tulang selangka, dokter akan bertanya tentang gejala dan situasi pada saat patah terjadi. Dokter mungkin memeriksa perasaan dan kekuatan di lengan Anda, tangan, dan jari-jari untuk melihat apakah ada kerusakan saraf.

Jika diduga bahwa Anda memiliki patah tulang selangka, dokter akan merekomendasikan sinar-X dari bahu untuk membuat diagnosis lebih lanjut. Sinar-X dapat menampilkan gambar dari patah tulang selangka terkait lokasi dan seberapa parah kondisinya, atau jika ada tulang lainnya yang rusak. 

Dalam beberapa kasus, jika dokter perlu melihat fraktur secara lebih detail, computerized tomography (CT) scan akan dilakukan.

Bagaimana patah tulang selangka diobati?

Membatasi pergerakan tulang adalah hal yang sangat penting untuk penyembuhan. Untuk mengistirahatkan tulang selangka yang patah, Anda mungkin perlu mengenakan selempang lengan. 

Berapa lama Anda beristirahat dari aktivitas tergantung pada keparahan cedera. Pulih dari patah tulang biasanya memakan waktu tiga hingga enam minggu untuk anak-anak dan enam hingga 12 minggu untuk orang dewasa. 

Tulang selangka bayi yang patah saat proses persalinan biasanya sembuh dengan mengontrol rasa sakit dan menangani bayi dengan hati-hati. 

Berikut pilihan pengobatan untuk menangani kondisi ini:

  • Obat-obatan

Untuk mengatasi sakit dan peradangan, dokter mungkin akan merekomendasikan obat-obatan pereda rasa sakit. 

  • Terapi

Untuk menjaga lengan agar tidak bergerak, dokter dapat menggunakan sling. Hal ini dapat menjaga tulang selangka Anda dari dislokasi selama masih dalam masa penyembuhan.

Rehabilitasi dimulai segera setelah perawatan awal. Dalam kebanyakan kasus, penting untuk melakukan beberapa pergerakan untuk mengurangi kaku di bahu Anda. 

Setelah sling Anda dilepas, dokter mungkin merekomendasikan latihan rehabilitasi tambahan atau terapi fisik untuk mengembalikan kekuatan otot, gerakan sendi, dan fleksibilitas. 

  • Operasi

Operasi mungkin diperlukan jika tulang selangka yang patah telah menembus kulit, sangat bergeser, atau dalam beberapa bagian. 

Operasi biasanya termasuk menempatkan alat fiksasi untuk mempertahankan posisi tulang Anda penyembuhan. Komplikasi bedah jarang terjadi, tapi dapat termasuk infeksi.

Apakah kondisi ini dapat sembuh?

Dikutip dari Kids Health, jika tulang selangka patah, tubuh biasanya dapat membuatnya lurus kembali. Itu karena tulang selangka memiliki periosteum yang tebal (lapisan luar tulang). Periosteum tulang selangka biasanya tidak pecah dan bertugas untuk menyatukan tulang saat masa pemulihan. 

Terkadang, ada benjolan di mana tulang patah. Pada anak-anak yang masih bertumbuh, benjolan cenderung menjadi lebih kecil dan hilang dalam setahun. 

Terkadang, benjolan tidak sepenuhnya hilang. Namun, hal itu tidak menyebabkan sakit atau masalah lain di lengan atau pundak.  

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini?

Anda dapat mengompres dengan es di sekitar area yang patah dapat membantu mengurangi rasa sakit. Solusi ini biasanya diperlukan untuk dua atau tiga hari pertama setelah patah terjadi selama 20 hingga 30 menit setiap 2 hingga 3 jam. 

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumah dapat membantu Anda mengelola risiko kondisi ini:

  • Kenakan alat pelindung untuk olahraga.
  • Tanyakan kepada pelatih Anda bagaimana untuk mengurangi risiko jatuh ketika Anda mengambil bagian dalam olahraga.
  • Lakukan diet yang kaya akan kalsium dan vitamin D untuk memperkuat tulang Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Rutin Minum Suplemen Magnesium Sejak Dini Bantu Lansia Cegah Alami Patah Tulang

    Risiko cacat fisik pada lansia akibat patah tulang bisa dicegah sejak dini. Di sinilah peran manfaat magnesium untuk kesehatan tulang.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hidup Sehat, Perawatan Lansia 31 Mei 2019 . Waktu baca 3 menit

    Anatomi Tulang Rusuk Manusia, Tulang Pelindung Organ Dalam Vital

    Jantung, paru-paru, dan hati Anda terus bekerja sambil terlindungi oleh tulang rusuk. Namun, tulang rusuk juga bisa mengalami masalah yang membuatnya sakit.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 12 Maret 2019 . Waktu baca 6 menit

    Informasi Lengkap tentang Patah Tulang Rusuk untuk Anda Ketahui

    Patah tulang rusuk bisa berbahaya bagi kesehatan. Temukan informasi tentang ciri-ciri, penyebab, komplikasi, dan pengobatan tulang rusuk patah di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 5 Desember 2018 . Waktu baca 10 menit

    Bisakah Pen di Dalam Tulang Patah? Apa yang Harus Dilakukan?

    Kondisi patah tulang bisanya dapat diobati dengan pemakaian implan atau pen. Namun, apakah ini berarti pen tulang cukup kuat sehingga tidak mungkin patah?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 25 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cedera kaki pakai tongkat kruk

    Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    komplikasi osteoporosis

    Berbagai Komplikasi Osteoporosis yang Perlu Diwaspadai

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 6 menit
    penyebab tulang keropos

    Mengenali Berbagai Penyebab dan Berbagai Faktor Risiko dari Osteoporosis

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 6 menit
    patah tulang atau fraktur

    Kenapa Patah Tulang Pada Anak Lebih Cepat Sembuh Daripada Orang Dewasa?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 2 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit