Kraniofaringioma

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kraniofaringioma?

Kraniofaringioma adalah tumor yang berkembang di dekat kelenjar pituitari di bagian dasar tengkorak. Sebanyak 2-4% kasus tumor otak di antaranya adalah tumor ini. Pada banyak kasus, tumor tumbuh lambat dan jinak (bukan kanker).

Seberapa umumkah kraniofaringioma?

Kraniofaringioma adalah kondisi yang dapat terjadi pada semua usia, tetapi paling sering terjadi pada anak-anak berusia 5-10 tahun dan pada orang dewasa yang berusia 65-74 tahun.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kraniofaringioma?

Tumor biasanya tumbuh perlahan-lahan. Umumnya tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Gejala berkembang perlahan-lahan selama 1 sampai 2 tahun. Gejala yang timbul berkaitan dengan di mana tumor itu berada. Kebanyakan orang akan mengalami sakit kepala dan memiliki masalah dengan penglihatan. Masalah umum yaitu kehilangan penglihatan samping yang disebut hemianopsia bitemporal.

Gejala lain antara lain:

  • perubahan mental
  • sulit tidur
  • mual, muntah (terutama di pagi hari)
  • Masalah keseimbangan

Tumor besar pada orang dewasa dapat menyebabkan gejala neuropsikiatri, hilang ingatan, apatis, inkontinensia, depresi, dan kelelahan.

Kemungkinan terdapat gejala dan tanda lain yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki kekhawatiran mengenai gejala penyakit ini, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala seperti yang tercantum di atas atau memiliki pertanyaan, silakan konsultasi dengan dokter Anda. Tubuh setiap orang berbeda. Selalu diskusikan dengan dokter apa yang terbaik untuk kondisi Anda.

Penyebab

Apa penyebab kraniofaringioma?

Kraniofaringioma adalah kondisi penyakit yang penyebabnya belum diketahui. Penyakit ini diduga tumbuh dari sekelompok sel-sel khusus yang biasa ditemukan di bagian otak yang disebut daerah suprasellar yang berada di sekitar kelenjar pituitari.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kraniofaringioma?

Saat ini, belum jelas faktor apa yang meningkatkan risiko terkena kraniofaringioma. Studi genetika masih berlangsung, namun para peneliti belum membuat kesimpulan.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk kraniofaringioma?

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk kraniofaringioma?

Metode pengobatan utama adalah operasi untuk mengangkat tumor. Operasi Transsphe-Noidal digunakan untuk tumor intraselular kecil. Kebanyakan orang memiliki kraniotomi subfrontal. Tujuannya adalah pengangkatan tumor total tetapi memastikan bahwa penglihatan dan struktur hipofisis (tangkai) tetap terjaga. Terapi radiasi biasanya digunakan setelah operasi. MRI digunakan setelah operasi untuk mengetahui apakah seluruh tumor telah terangkat. Radioterapi eksternal digunakan untuk pengobatan tumor yang tersisa.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk kraniofaringioma?

Lokasi tumor dapat membuat dokter kesulitan untuk mendiagnosis. Penyedia layanan kesehatan membuat diagnosis awal berdasarkan riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan tes laboratorium dengan mengukur kadar hormon. Magnetic Resonance Imaging (MRI) atau Computed Tomography (CT) pada otak akan dilakukan jika dicurigai adanya kraniofaringioma. Tes khusus meliputi pengukuran kehilangan penglihatan (evaluasi bidang visual). Penyedia layanan kesehatan akan merekomendasikan untuk bertemu spesialis (ahli endokrinologi, ahli bedah saraf).

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kraniofaringioma?

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kraniofaringioma.

  • selalu menjaga optimisme
  • ikuti intruksi dokter
  • kunjungi dokter atau ahli kesehatan atau speasialis saraf secara berkala

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi Anda.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Kita Suka Cari Pacar yang Tipenya Itu-Itu Lagi? Ada Sebab Ilmiahnya, Lho!

Sadar atau tidak, kita biasanya mencari tipe pacar yang itu-itu lagi alias sangat mirip dengan mantan. Ternyata ada alasan ilmiah di balik hal ini, lho.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Daftar Makanan untuk Bantu Jaga Hormon Agar Tetap Seimbang (Plus yang Perlu Dihindari)

Hormon memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Untuk itu, jagalah keseimbangan tersebut dengan berbagai makanan penyeimbang hormon.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 11/02/2019

Tidak Semua Tumor Sama: Kenali 3 Jenis Tumor yang Umum dan Perbedaannya

Ada banyak jenis tumor, tapi tidak semuanya pasti akan jadi kanker. Maka sebelum dibuat panik oleh benjolan di tubuh, pelajari dulu beda ketiganya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Apa Efeknya Bila Pria Minum Pil KB Wanita?

Pil KB adalah cara mencegah kehamilan yang khas digunakan wanita. Nah, efeknya jika pria minum pil KB ternyata bisa meningkatkan risiko osteoporosis.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Direkomendasikan untuk Anda

tumor jinak payudara

Apakah Tumor Payudara Berbahaya dan Bisa Disembuhkan?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 22/01/2020
penyakit kanker hati adalah

Apa Itu Kanker Hati?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16/01/2020
masalah tiroid dan mood

Benarkah Masalah Tiroid Bisa Memengaruhi Mood Seseorang?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 14/11/2019
akibat patah hati

Ternyata, Ini Alasan Mengapa Anda Jadi Tidak Produktif Saat Patah Hati

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 17/04/2019