Kalazion

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 September 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kalazion?

Kalazion adalah benjolan, biasanya berukuran kecil dan tidak terasa sakit, yang berkembang perlahan di kelopak mata. Ini muncul karena tersumbatnya kelenjar sebaceous (kelenjar minyak/sebum). Kalazion umumnya bukan infeksi. 

Penyakit ini biasanya muncul sebagai benjolan di daerah kelopak mata yang berwarna merah, lunak, dan tampak bengkak. Dalam beberapa hari, kondisi ini bisa berubah menjadi benjolan yang tumbuh lambat seukuran kacang polong. 

Benjolan di kelopak mata ini sering dianggap sama dengan bintil atau bintitan (hordeolum), yang merupakan infeksi kelenjar minyak di kelopak mata. Padahal, kedua kondisi ini berbeda. 

Bintitan merupakan benjolan merah di kelopak mata yang terasa menyakitkan. Kondisi ini biasanya terjadi lebih dekat ke permukaan kelopak mata.

Kondisi ini dapat sembuh tanpa dilakukan pengobatan. Namun, pasien harus ke dokter karena kalazion dapat menghalangi penglihatan. 

Seberapa umumkah kondisi ini  ?

Kalazion adalah penyakit mata yang dapat terjadi pada siapa saja, tetapi anak-anak lebih rentan mengalami karena mereka sering mengucek mata. Anda dapat mencegah terjadinya penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. 

Silakan konsultasi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. 

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kalazion?

Kalazion adalah kondisi mata yang mempunyai gejala terasa seperti adanya beban dari dalam mata atau bintik-bintik tumor merah pada kelopak mata. Bintil tumor berkembang secara bertahap tapi tidak terasa sakit.

Gejala benjolan di kelopak mata adalah sebagai berikut:

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Meskipun mata yang mengalami kondisi ini dapat sembuh dengan sendirinya dan tidak seserius phony disease, pasien harus tetap berkonsultasi jika merasakan kelainan di kelopak mata. 

Pasien harus pergi ke rumah sakit segera mungkin jika penglihatan terganggu atau kehilangan penglihatan karena mata adalah bagian yang penting. 

Penyebab

Apa penyebab kalazion?

Kalazion adalah kondisi yang disebabkan oleh kelenjar minyak di kelopak mata (kelenjar meibom). Kelenjar minyak ini bertugas untuk mengatur keseimbangan kelembapan di dalam kelopak mata. 

Namun, kelenjar minyak ini tersumbat oleh kotoran atau akibat Anda tidak menjaga kebersihan dengan baik. Kelenjar minyak dapat tersumbat dan pecah di kemudian hari lalu meradang karena infeksi.

Penyakit ini lebih umum terjadi pada orang-orang dengan kondisi peradangan, seperti seborrhea, jerawat, rosacea, blepharitis kronis, atau peradangan jangan panjang pada kelopak mata. Kondisi ini juga sering terjadi pada orang dengan konjungtivitis virus atau infeksi yang menutupi bagian dalam dan kelopak mata. 

Benjolan pada kelopak mata yang terjadi berulang merupakan kondisi yang tidak biasa. Hal itu merupakan gejala dari kondisi yang lebih parah. Namun, ini jarang terjadi. 

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kalazion?

Kalazion adalah kondisi yang memiliki beberapa faktor risiko, antara lain:

  • Apakah ada riwayat gangguan mata sebelumnya;
  • Tangan yang tidak bersih. Kotoran dari tangan pada kelopak mata dapat meningkatkan risiko mata terlipat karena kotoran dari tangan dapat menyumbat kelenjar minyak.

Jika tidak ada faktor risiko, bukan berarti Anda tidak mengalami penyakit ini. Tanda-tanda ini hanya sebagai referensi saja. Anda harus konsultasi ke dokter spesialis untuk lebih jelasnya.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk kalazion?

Benjolan di kelopak mata dapat pulih tanpa perawatan medis khusus. Benjolan ini pun dapat pulih dengan sendirinya dalam beberapa minggu. 

Dikutip dari American Academy of Ophthalmology, berikut pilihan pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kalazion: 

Kompres air hangat

Mengompres area benjolan di kelopak mata menjadi cara pertama untuk menghilangkan kalazion. Rendam kain bersih di dalam air panas lalu tempelkan di kelopak mata Anda selama 10-15 menit, lakukan 3-5 kali dalam sehari. 

Jaga kain tetap hangat, jadi sebaiknya rendam kain di air panas sesering mungkin ketika sudah dirasa mulai dingin. Kompres air hangat membantu untuk kelenjar minyak yang tersumbat agar lebih lancar.

Melakukan pemijatan

Memijat area kelopak mata secara lembut dengan memakai air hangat bisa membantu melancarkan saluran minyak yang tersumbat. Sebelum melakukan pemijatan, pastikan Anda membersihkan tangan untuk mengurangi risiko infeksi mata. 

Setelah kalazion atau benjolan di kelopak mata ini mulai mengering, jaga kebersihan area mata dengan tidak menyentuh mata dengan tangan. Selain bisa membuat benjolan kembali muncul, ini juga bisa memicu datangnya infeksi.

Hindari memencet benjolan

Cara menghilangkan benjolan di kelopak mata atau kalazion yang tidak kalah penting adalah menghindari untuk memencet benjolan ini.

Memang terasa sangat mengganggu dan gemas ingin menyentuhnya, tapi kalau dipencet dan cairan di dalam benjolan sampai keluar, bisa menyebarkan infeksi di kelopak mata.

Bukan tidak mungkin kalau kalazion akan semakin meluas bila benjolan pecah dan cairannya menempel di bagian mata lain.

Pemberian antibiotik

Pemberian antibiotik perlu dilakukan ketika terjadi infeksi di benjolan di kelopak mata.

Suntik steroid

Sama seperti antibiotik, suntik steroid perlu diberikan dengan resep dokter. Kalazion atau benjolan di kelopak mata perlu diberikan suntikan steroid ketika terjadi pembengkakan yang menghalangi penglihatan. Efek samping dari suntik steroid tidak main-main, sehingga harus sesuai dengan anjuran dokter.

Operasi pengangkatan benjolan

Cara ini perlu dilakukan ketika benjolan di kelopak mata sudah mulai memengaruhi penglihatan, bahkan sampai membuat mata buram.

Cara menghilangkan benjolan di kelopak mata ini tidak dianggap sebagai operasi besar sehingga dilakukan di ruangan dokter (bukan di ruang operasi) dengan memakai bius lokal. 

Sebelum dilakukan tindakan operasi, pastikan untuk memberitahu obat apa saja yang Anda konsumsi selama ini.

Berbagai obat ini misalnya vitamin dan suplemen, obat herbal, obat dengan resep dokter, sampai ‘obat warung’ yang mudah dibeli di pasaran.

Anda juga perlu untuk menyebutkan kondisi kesehatan yang dimiliki, seperti sleep apnea misalnya yang bisa meningkatkan risiko efek samping dari anastesi atau bius yang akan diberikan.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk kalazion?

Dokter dapat mendiagnosis penyakit ini dengan mengamati dan memeriksa tumor pada kelopak mata. Dokter Anda dapat bertanya tentang rasa sakit atau kapan mulai timbulnya gejala untuk memastikan Anda tidak terkena phony disease, mata terlipat, atau penyakit mata lainnya. 

Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan di bawah ini:

  • Riwayat pasien, untuk menentukan gejala dan adanya masalah kesehatan lain yang mungkin menjadi penyebab kalazion.
  • Pemeriksaan eksternal mata, termasuk struktur kelopak mata, tekstur kulit, dan penampilan bulu mata. 
  • Evaluasi mata, termasuk, pangkal bulu mata dan lubang kelenjar minyak menggunakan cahaya terang dan pembesaran. 

Dokter biasanya tidak memerlukan pengujian atau ahli spesialis untuk mendiagnosis kalazion, kecuali pemeriksaan klinis tidak memberikan kesimpulan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kalazion?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kondisi ini:

  • Usaplah secara perlahan kelopak mata dengan kain bersih atau  kapas
  • Jagalah agar wajah, kulit kepala, alis dan tangan agar tetap bersih
  • Batasi penggunaan makeup pada mata
  • Beritahu dokter jika Anda merasakan kelainan atau gejala tidak pulih ketika telah menggunakan obat tetes mata atau obat minum yang diresepkan oleh dokter
  • Beritahu dokter jika kalazion tidak hilang setelah 2 minggu pengobatan.

Sekali lagi, jangan pernah mencoba menekan kalazion dengan tangan Anda sendiri. Pastikan juga untuk tidak menyentuh area terkena sebisa mungkin.

Benjolan di kelopak mata bukan kondisi yang dapat sepenuhnya dihindari. Namun, ada hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko Anda terkena kalazion, yaitu:

  • Selalu cuci tangan Anda sebelum menyentuh bagian mata. 
  • Pastikan bahwa apapun yang bersentuhan dengan mata Anda, seperti lensa kontak dan kacamata, bersih dari kotoran. 
  • Jika Anda memiliki kondisi yang meningkatkan risiko terkena kalazion, ikuti anjuran dokter Anda untuk membantu mengontrolnya. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Dampak Polusi Udara pada Kesehatan Mata dan Cara Mencegahnya

    Polusi udara tak hanya berbahaya untuk kesehatan pernapasan Anda, tapi juga kesehatan mata. Berikut berbagai cara untuk mencegahnya.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

    3 Perawatan di Rumah yang Bisa Dicoba untuk Mengatasi Kelopak Mata Kering

    Tahukah Anda jika kulit kelopak mata bisa kering? Ya, untuk mengatasi kulit kelopak mata yang kering ikuti beberapa caranya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Tips Sehat 17 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

    Mata Seperti Melihat Kilatan Cahaya, Apa Sebabnya?

    Pernahkah Anda merasakan seperti melihat kilatan cahaya di mata, padahal tidak ada benda apa pun yang membuat Anda silau? Kira-kira apa penyebabnya, ya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Fakta Unik 22 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

    Inilah 5 Penyakit Mata yang Sering Menyerang Si Kecil Selain Mata Merah

    Tidak hanya mata merah, ternyata ada banyak jenis penyakit mata yang sering terjadi pada anak. Apa sajakah penyakitnya? Simak ulasannya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Anak, Parenting 9 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    trikiasis

    Alergi Mata (Konjungtivitis Alergi)

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit
    Retinopati diabetik

    Retinopati Diabetik

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    mata plus pada anak

    Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
    cara mengobati kalazion benjolan di mata

    6 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit