Herpes Zoster (Cacar Api/Cacar Ular)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu penyakit cacar ular?

Penyakit cacar ular atau herpes zoster adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh virus Varicella zoster, yaitu virus yang sama dengan yang menyebabkan cacar air. Penyakit herpes zoster juga sering disebut shingles, cacar api, hingga cacar ular.

Setelah infeksi cacar air berakhir, virus zoster tetap dapat hidup dalam sistem saraf selama bertahun-tahun lamanya sebelum aktif kembali sebagai herpes zoster. Jenis infeksi virus ini ditandai dengan ruam kulit yang merah dan dapat menyebabkan rasa nyeri dan terbakar. Herpes zoster biasanya muncul dalam bentuk garis lepuhan pada salah satu sisi tubuh, biasanya di dada, leher, atau wajah.

Meskipun bukanlah suatu kondisi yang mengancam nyawa, cacar api bisa menjadi sangat menyakitkan. Mendapatkan vaksinasi bisa membantu mengurangi risiko terkena herpes zoster, sementara pengobatan dapat membantu infeksi herpes zoster agar tidak semakin menyebar dan mengurangi kemungkinan komplikasi.

Seberapa umumkah penyakit cacar ular?

Kebanyakan kasus herpes zoster atau cacar ular sembuh dalam dua hingga tiga minggu. Penyakit cacar api ini jarang terjadi lebih dari satu kali pada orang yang sama. Namun begitu, sekitar 1 dari 3 orang akan terkena herpes zoster pada suatu saat dalam hidupnya. Cacar api lebih umum terjadi pada lansia dan pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Namun, hal ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala cacar ular?

Gejala awal yang juga tanda yang paling jelas dari penyakit herpes zoster alias cacar ular atau cacar api biasanya adalah rasa nyeri dan terbakar. Nyeri biasanya terjadi pada salah satu sisi tubuh dan muncul dalam belang-belang kecil. Biasanya diikuti dengan ruam merah. Karakteristik ruam cacar ular meliputi:

  • Belang merah
  • Lepuhan berisi cairan yang mudah pecah
  • Ruam yang menyelimuti dari sekitar tulang belakang hingga tubuh bagian depan
  • Ruam pada wajah dan telinga
  • Gatal

Beberapa orang mengalami tanda-tanda dan gejala lebih daripada nyeri dan ruam ketika terkena herpes zoster alias cacar ular atau cacar api ini. Gejala cacar ular lainnya dapat meliputi:

Beberapa komplikasi langka namun serius dari herpes zoster meliputi:

  • Nyeri atau ruam yang mencakup mata, yang harus diobati untuk menghindari kerusakan mata permanen (kebutaan)
  • Kehilangan pendengaran atau nyeri intens pada salah satu telinga, pusing, atau kehilangan rasa pada lidah, yang dapat menjadi gejala dari sindrom Ramsay Hunt
  • Infeksi bakteri, yang mungkin Anda alami jika kulit Anda menjadi merah, bengkak, dan hangat jika disentuh

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan pengobatan dini dapat mencegah herpes zoster alias cacar ular atau cacar api memburuk dan kondisi darurat medis lainnya. Untuk itu, konsultasikan pada dokter untuk mencegah cacar ular.

Jika Anda mengalami tanda atau gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apa pun, konsultasikanlah pada dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Bisa jadi, gejala cacar ular yang muncul pun berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab penyakit cacar api?

Penyakit herpes zoster alias cacar api atau cacar ular adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. Virus yang sama yang menjadi penyebab cacar air.

Siapa pun yang pernah terkena cacar air dapat terkena cacar api. Setelah Anda sembuh dari cacar air, virus kemudian dapat masuk ke sistem saraf dan tertidur selama bertahun-tahun. Pada akhirnya, virus tersebut dapat aktif kembali dan bergerak sepanjang jalur saraf menuju kulit, menciptakan herpes zoster.

Sampai saat ini, belum jelas mengapa virus tersebut bisa hidup kembali. Namun, kemungkinan disebabkan oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi seiring dengan bertambahnya usia.

Varicella zoster adalah bagian dari kelompok virus yang disebut virus herpes, yang juga menyebabkan cold sores atau herpes genital, suatu infeksi menular seksual.

Faktor Pemicu

Apa yang meningkatkan seseorang terkena penyakit herpes zoster?

Beberapa faktor pemicu umum yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit herpes zoster, meliputi:

Berusia di atas 50 tahun

Penyaki herpes zoster paling umum terjadi pada orang di atas usia 50 tahun. Risiko ini meningkat seiring bertambahnya usia. Beberapa ahli memperkirakan bahwa setengah dari orang yang berusia 80 tahun ke atas akan terkena herpes zoster atau cacar api ini.

Memiliki penyakit tertentu

Penyakit yang melemahkan sistem kekebalan tubuh, seperti HIV/AIDS dan kanker, dapat meningkatkan risiko seseorang terkena herpes zoster alias cacar api.

Menjalani pengobatan kanker

Radiasi atau kemoterapi dapat menurunkan kekbalan seseorang terhadap penyakit dan memicu cacar ular.

Menggunakan obat tertentu

Obat yang dirancang untuk mencegah penolakan organ yang ditransplantasi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit herpes zoster alias cacar ular atau cacar api. Sama halnya dengan penggunaan berkepanjangan atas steroid, seperti prednisone.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana cacar ular didiagnosis?

Kebanyakan penyakit herpes zoster alias cacar ular atau cacar api dapat didiagnosis melalui pemeriksaan fisik. Maka dari itu, jika dokter mencurigai bahwa Anda kemungkinan mengalami cacar ular, ia akan melakukan pemeriksaan ruam dan lepuhan dan dapat melakukan beberapa tes lainnya dalam beberapa kasus. Dokter juga akan mengajukan pertanyaan mengenai riwayat medis Anda.

Dalam kasus yang jarang terjadi, dokter mungkin perlu memeriksa sampel kulit atau cairan dari lepuhan Anda. Ini melibatkan penggunaan swab steril untuk mengambil sampel dari jaringan atau cairan. Sampel kemudian dikirim ke laboratorium medis untuk memastikan keberadaan virus.

Apa saja pengobatan dan obat cacar ular?

Hingga kini belum ada obat khusus untuk penyakit herpes zoster atau cacar ular alias cacar api. Namun, pengobatan yang tepat dengan obat antivirus yang diresepkan dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi risiko komplikasi herpes zoster alias cacar ular atau cacar api. Obat-obatan ini meliputi:

  • Acyclovir (Zovirax)
  • Valacyclovir (Valtrex)
  • Famciclovir (Famvir)

Cacar ular dapat menimbulkan rasa nyeri berat, sehingga dokter juga dapat meresepkan:

  • Krim Capsaicin
  • Antikonvulsan, seperti gabapentin (Neurontin)
  • Antidepresan trisiklik, seperti amitriptyline
  • Agen yang mematikan rasa, seperti lidocaine, tersedia dalam bentuk krim, gel, spray, atau ditempel pada kulit
  • Obat yang mengandung narkotika, seperti codeine
  • Injeksi termasuk kortikosteroid dan anestesi lokal

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan untuk mencegah penyakit dan mengobati penyakit herpes zoster?

Apabila Anda terkena penyakit herpes zoster atau cacar api alias cacar ular ini, ingatlah untuk mandi air dingin atau menggunakan kompres basah yang dingin pada lepuhan Anda. Melakukannya dapat mengurangi rasa gatal dan nyeri. Dan, jika mungkin, dianjurkan untuk mencoba mengurangi atau mengatasi stres dalam kehidupan Anda.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: Desember 4, 2018 | Terakhir Diedit: Desember 18, 2019

Yang juga perlu Anda baca