Gendang Telinga Pecah

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu gendang telinga pecah (perforasi membran timpani)?

Gendang telinga pecah atau perforasi membran timpani adalah robekan pada membran tipis yang memisahkan telinga bagian luar dan telinga bagian dalam Anda. Membran tersebut, disebut membran timpani atau gendang telinga, terbuat dari jaringan yang menyerupai kulit.

Gendang telinga memiliki dua fungsi penting. Pertama, gendang telinga merasakan getaran gelombang suara dan mengubahnya menjadi impuls saraf yang menyampaikan suara ke otak Anda. Kedua, menjaga bagian tengah telinga dari bakteri, air, dan benda asing. 

Normalnya, telinga bagian tengah adalah bagian yang steril. Namun, ketika perforasi membran timpani, bakteri dapat masuk ke dalam bagian tersebut dan menyebabkan infeksi yang disebut otitis media.

Gendang telinga pecah biasanya bukan kondisi yang berbahaya. Gangguan ini bahkan bisa sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu tertentu.

Seberapa umum gendang telinga pecah?

Gendang telinga pecah dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Gangguan menstruasi dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut. 

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala gendang telinga pecah?

Beberapa tanda dan gejala umum perforasi membran timpani meliputi:

  • Sakit telinga yang cepat reda
  • Cairan bening, bernanah, atau berdarah dari telinga Anda
  • Hilangnya pendengaran
  • Bunyi di dalam telinga (tinitus)
  • Sensasi berputar (vertigo)
  • Mual atau muntah yang dapat disebabkan oleh vertigo

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan perawatan dini dapat mencegah kondisi ini menjadi semakin buruk dan mencegah kondisi medis darurat lainnya, maka itu bicaralah pada dokter Anda segera untuk mencegah kondisi serius.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab gendang telinga pecah?

Telah terbukti bahwa terdapat banyak penyebab dari perforasi membran timpani. Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab di bawah ini dianggap sebagai yang paling umum:

Infeksi telinga bagian tengah (otitis media)

Infeksi telinga bagian tengah biasanya ditimbulkan oleh akumulasi cairan pada telinga bagian tengah Anda. Tekanan dari cairan dapat menyebabkan gendang telinga tersobek.

Barotrauma

Barotrauma adalah tekanan pada gendang telinga Anda saat tekanan dalam telinga bagian tengah Anda  dan tekanan di lingkungan sekitar tidak seimbang. Apabila tekanan terlalu berat, gendang telinga Anda dapat tersobek. Barotrauma biasanya terjadi akibat perubahan tekanan udara saat penerbangan.

Peristiwa lain yang dapat menyebabkan perubahan tekanan secara mendadak—dan mungkin perforasi membran timpani—termasuk scuba diving dan serangan langsung ke dalam telinga, seperti benturan dari kantung udara mobil.

Suara keras atau ledakan (trauma akustik)

Suara keras atau ledakan, seperti yang berasal dari eksplosi atau tembakan senjata—pada dasarnya merupakan gelombang suara yang sangat kuat—dapat menyebabkan sobekan pada gendang telinga Anda.

Benda asing dalam telinga

Benda kecil, seperti kapas atau pin rambut, dapat menusuk atau merobek gendang telinga.

Cedera berat pada kepala

Cedera berat, seperti fraktur tempurung kepala, dapat menyebabkan dislokasi atau kerusakan pada struktur telinga bagian tengah dan telinga bagian dalam, termasuk gendang telinga Anda.

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk gendang telinga pecah?

Anak-anak memiliki faktor risiko gendang telinga pecah yang paling tinggi. Kadang-kadang, anak-anak dapat menusuk gendang telinga mereka dengan memasukkan benda seperti stik atau mainan kecil ke dalam telinga.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana perforasi membran timpani didiagnosis?

Apabila Anda mengalami tanda atau gejala gendang telinga pecah, dokter akan melaksanakan pemeriksaan otoskopik. Sebuah otoskop adalah sebuah alat dengan lampu yang berguna untuk melihat bagian dalam telinga.

Pada banyak kasus, apabila terdapat lubang atau sobekan pada gendang telinga, dokter dapat langsung melihatnya. 

Kadang, banyak kotoran telinga atau cairan dapat menghalangi dokter untuk melihat secara jelas. Jika ini yang terjadi, dokter akan membersihkan kanal telinga atau memberikan obat tetes telinga terlebih dahulu.

Dokter juga dapat menggunakan lampu karet yang diikat pada otoskop untuk meniupkan udara ke dalam telinga. Jika gendang telinga tidak tersobek, maka ia akan bergerak saat terkena udara. Jika ada sobekan, maka gendang telinga tidak akan bergerak. 

Selain itu, dokter juga dapat memeriksa pendengaran Anda untuk menentukan besar efek dari sobekan tersebut pada pendengaran Anda; tes ini dapat dilakukan dengan menggunakan garputala.

Dokter juga dapat meminta tes audiologi, yang menggunakan beberapa seri nada untuk didengarkan melalui headphone untuk menentukan level pendengaran Anda. 

Kebanyakan kasus hilangnya pendengaran yang disebabkan oleh perforasi membran timpani bersifat sementara. Pendengaran biasanya akan kembali normal setelah gendang telinga sembuh.

Apa pilihan pengobatan untuk gendang telinga pecah?

Perforasi membran timpani tidak selalu membutuhkan pengobatan karena biasanya mereka dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu atau beberapa bulan apabila telinga Anda selalu kering dan tidak terdapat infeksi. 

Jika Anda merasakan sakit atau rasa tidak nyaman, Anda dapat mengkonsumsi penawar rasa sakit biasa, seperti parasetamol atau ibuprofen. Disarankan untuk tidak memberikan aspirin kepada anak-anak berusia di bawah 16 tahun.

Meletakan flanel hangat pada telinga juga dapat membantu mengurangi rasa sakit. Selanjutnya, dokter dapat memberikan resep antibiotik apabila perforasi membran timpani Anda disebabkan oleh infeksi atau memiliki risiko menimbulkan infeksi saat masa penyembuhan.

Namun, jika pengobatan mandiri itu tidak berhasil, dokter mungkin akan melakukan prosedur menutup robekan atau lubang. Ini mungkin termasuk:

Menambal gendang telinga

Jika robekan atau lubang di gendang telinga tidak menutup dengan sendirinya, dokter dapat menutupnya dengan tambalan kertas (atau terbuat dari bahan lainnya). 

Dengan prosedur ini, dokter dapat menerapkan bahan kimia ke telinga, yang dapat membantu penyembuhan gendang telinga. Dokter kemudian akan memasang tambalan di atas lubang. Prosedur ini mungkin perlu diulang lebih dari satu kali sebelum lubang ditutup. 

Operasi

Jika tambalan tidak berhasil menyembuhkan dengan tepat, dokter mungkin akan melakukan operasi. Prosedur bedah yang paling umum disebut tympanoplasty. 

Dokter bedah akan mencangkok tambalan jaringan Anda sendiri untuk menutup lubang di gendang telinga. Prosedur ini dilakukan secara rawat jalan. 

Setelah melaksanakan operasi ini, Anda biasanya diperbolehkan untuk pulang dalam hari yang sama, kecuali kondisi anestesi medis memerlukan tinggal di rumah sakit yang lebih lama.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi gendang telinga pecah?

Anda dapat mengurangi risiko perkembangan infeksi dari perforasi membran timpani dengan menjaga telinga Anda tetap kering hingga benar-benar sembuh. Jangan berenang, dan selalu tutup telinga Anda saat mandi.

Jaga telinga Anda dari kerusakan dengan menggunakan penutup telinga di tempat kerja atau saat berekreasi jika terdapat suara keras.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan. 

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Inilah Alasannya Sebuah Lagu Bisa Terus Terngiang di Kepala Anda

    Hampir semua orang pernah merasakan sebuah lagu atau musik yang terngiang di kepala. Namun, tahukah Anda apa sebabnya? Cari tahu di sini.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Fakta Unik Oktober 2, 2019

    3 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Telinga Kemasukan Air

    Saat telinga kemasukan air, jangan panik. Panik justru membuat Anda tanpa sadar melakukan cara-cara salah saat mengatasi telinga yang kemasukan air.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Widya Citra Andini
    Hidup Sehat, Tips Sehat Agustus 28, 2019

    Panduan Memilih Alat Bantu Dengar yang Tepat Agar Tak Salah Pilih

    Memilih alat bantu dengar tidak bisa asal. Tak hanya kenaymanan, Anda wajib mengetahui alat yang sesuai dengan masalah pendengaran yang dimiliki.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh Widya Citra Andini
    Hidup Sehat, Tips Sehat Januari 25, 2019

    Cara yang Benar Menggunakan Earphone Agar Tidak Menyakiti Telinga

    Tidak sedikit orang yang mengandalkan earphone untuk mendengarkan musik atau menelepon. Hati-hati, cara pakai earphone yang salah bisa menyakiti telinga.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh dr. Ivena
    Hidup Sehat, Tips Sehat Desember 6, 2018

    Direkomendasikan untuk Anda

    Makan Makanan Sehat Dapat Membantu Menjaga Fungsi Pendengaran, Lho!

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Nabila Azmi
    Tanggal tayang Mei 25, 2020
    anak dengan gangguan pendengaran di sekolah

    Cara Membantu Anak dengan Gangguan Pendengaran di Sekolah

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila
    Tanggal tayang April 15, 2020
    suara pesawat tekanan darah

    Benarkah Sering Mendengar Suara Pesawat Bikin Tekanan Darah Naik?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Tanggal tayang Oktober 15, 2019
    gangguan pendengaran karena cacar air

    Benarkah Cacar Air Bisa Menyebabkan Gangguan Pendengaran?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Tanggal tayang Oktober 7, 2019