home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Telinga Tersumbat Bikin Tidak Nyaman Beraktivitas? Sontek 5 Cara Ini

Telinga Tersumbat Bikin Tidak Nyaman Beraktivitas? Sontek 5 Cara Ini

Telinga tersumbat merupakan gangguan pada telinga yang dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti kemasukan air hingga sedang berada di tempat tertentu. Kondisi ini juga bisa menjadi salah satu tanda penyakit telinga. Lantas, apa saja penyebab telinga tersumbat dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa penyebab telinga tersumbat?

Selain kesulitan dalam mendengar, telinga tersumbat atau bindeng bisa menimbulkan bunyi dengung, terasa nyeri, pusing, telinga terasa penuh, dan gangguan keseimbangan. Gejala tersebut bisa muncul secara perlahan atau secara mendadak.

Beberapa kondisi yang menjadi penyebab telinga bindeng, yaitu:

1. Kotoran telinga menumpuk

kotoran telinga berwarna hitam

Penyebab telinga bindeng yang paling sering terjadi adalah kotoran telinga yang menumpuk. Sebenarnya, kotoran telinga (cerumen) yang terbentuk dari lilin di telinga membantu melindungi telinga dari infeksi. Saat Anda mengunyah, berbicara, atau menguap, lilin akan berpindah dari telinga bagian dalam ke telinga bagian luar. Ini membuat lilin menjadi kering dan terkelupas.

Membersihkan telinga dengan menggunakan cotton bud, biasanya akan mendorong korotan lebih dalam ke telinga. Kebiasaan ini bisa menyebabkan penumpukan dan lebih sulit untuk dibersihkan. Seiring waktu, penumpukan kotoran bisa menyumbat telinga dan membuat telinga Anda meredam.

2. Mendengar suara yang keras

trauma akustik, suara keras, efek suara bising

Telinga meredam juga bisa diakibatkan oleh suara keras. Hal ini bisa terjadi saat Anda mendengarkan suara lewat earphone, nonton konser, mendengar suara bising dari pabrik, atau mendengar ledakan.

3. Infeksi telinga tengah (otitis media)

infeksi telinga tengah

Selain penumpukan kotoran, otitis media juga termasuk penyebab telinga tersumbat yang umum terjadi, biasanya pada anak dan bayi. Kondisi ini menyebabkan telinga tengah meradang karena adanya penumpukan cairan atau ada infeksi.

4. Penyakit meniere

penyakit Meniere adalah

Penyakit Meniere adalah gangguan telinga yang dapat menyebabkan kerusakan permanen. Gejalanya meliputi pendengaran terganggu, telinga berdenging, vertigo, telinga terasa penuh akibat adanya tekanan.

5. Tanda tinnitus

telinga berdenging atau tinnitus adalah

Ketika Anda merasa telinga tersumbat disertai dengingan (desis, siulan, decak, deru, dengung) pada telinga, bisa jadi gejala tinnitus. Ini terjadi karena telinga mendengar suara bising yang keras hingga penggunaan obat-obatan antiradang non-steroid.

6. Neuroma akustik

belakang telinga bau

Neuroma akustik adalah pertumbuhan tumor jinak yang berkembang di saraf kranial yang mengarah dari telinga ke dalam otak. Tumor ini biasanya tumbuh lambat dan ukurannya kecil.

Namun, ketika lama kelamaan tumbuh tumor ini bisa jadi besar dan akan memberi tekanan pada saraf telinga di bagian dalam. Tekanan inilah yang nantinya bisa membuat telinga terasa tersumbat, pendengaran semakin menurun, dan telinga terasa berdengung.

7. Flu

penyebab sering terkena flu

Normalnya, lendir dibuat oleh sel-sel membran yang mengalir dari hidung ke paru-paru untuk menjaga kelembapan dan menyaring kotoran saat menarik napas. Namun, saat flu, terjadi perubahan pada lendir tersebut. Virus influenza menginfeksi telinga dan bisa menyebabkan penumpukan cairan, lendir, dan tekanan di dalam telinga.

Cairan dan lendir yang berlebih tersebut menyumbat tabung eustachius yang menghubungkan telinga tengah dengan tenggorokan. Cairan dan lendir yang seharusnya mengalir ke tenggorokan malah terjebak di telinga tengah dan menyumbat telinga.

8. Berada di tempat tertentu

Tidur nyenyak perjalanan jauh

Telinga terasa tersumbat bisa disebabkan juga oleh perubahan tekanan lingkungan yang terjadi cepat, alhasil ini memengaruhi penutupan tuba eustasius, yang dikenal sebagai barotrauma.

Saat terjadi perbedaan tekanan ini, tubuh akan berusaha untuk beradaptasi. Bersama dengan gendang telinga, tuba eustasius membantu menyamakan tekanan di luar dengan telinga tengah dan telinga luar. Penyesuaian inilah yang mengakibatkan tuba eustasius harus menutup, akibatnya orang merasa telinganya tersumbat.

9. Telinga kemasukan benda asing

sakit kepala di belakang telinga

Benda asing yang masuk ke dalam telinga juga bisa menimbulkan telinga terasa tersumbat. Kondisi ini bisa terjadi pada anak-anak kecil yang menaruh barang di telinga mereka karena penasaran atau berani mengikuti apa yang dilihatnya.

Bagaimana mengatasi telinga tersumbat?

Sebelum coba berbagai macam cara untuk mengatasi telinga yang tersumbat, sebaiknya Anda perlu tahu dulu apa penyebabnya. Kondisi ini memang mudah untuk diobati sendiri di rumah, tapi beberapa penyebabnya hanya bisa diatasi dengan obat-obatan jika terkait dengan masalah medis tertentu.

Berikut beberapa pilihan cara untuk mengatasi telinga tersumbat:

1. Kompres telinga dengan air hangat

mengatasi telinga tersumbat

Suhu hangat dapat mengencerkan lendir yang menumpuk dalam telinga sekaligus memperlebar pembuluh darah. Alhasil, aliran darah dan suplai oksigen bisa lebih mudah mencapai bagian tubuh yang sakit. Hal ini membantu otot rileks dan mengurangi nyeri.

Berikut cara yang bisa Anda ikuti:

  • Rendam waslap bersih dalam air hangat suam kuku (40-50 derajat celcius)
  • Peras hingga lembap
  • Tempelkan di telinga selama 5-10 menit

Kompres hangat tidak boleh digunakan lebih dari 20 menit untuk satu kali kompres, dan jangan ditempelkan pada telinga jika terlihat bengkak.

2. Minum obat dekongestan

obat metronidazole adalah

Selain mengompres air panas, telinga tersumbat akibat flu atau pilek juga bisa diringankan gejalanya dengan obat dekongestan. Obat ini mampu mengurangi mengecilkan pembuluh darah di hidung sekaligus mengurangi pembengkakan selaput lendir dan tekanan pada telinga.

Selain karena sakit, obat ini bisa diminum untuk mencegah tersumbatnya telinga saat penerbangan panjang. Sebaiknya minum obat ini satu jam sebelum penerbangan dan setelah penerbangan.

3. Teteskan baby oil atau minyak esensial ke dalam telinga

menumbuhkan rambut
sumber: healthline.com

Kotoran telinga yang mengering dan menumpuk bisa menyumbat telinga dan menimbulkan rasa gatal. Jika ini terjadi, Anda bisa mengatasi telinga tersumbat dengan meneteskan baby oil, minyak zaitun, atau gliserin pada telinga Anda.

Berikut cara yang bisa Anda lakukan:

  • Panaskan minyak pada sendok
  • Setelah cukup hangat, pindahkan minyak ke pipet
  • Miringkan kepala Anda dan teteskan minyak dari pipet ke telinga Anda
  • Tahan posisi tubuh selama 10 hingga 15 detik
  • Lakukan ini beberapa kali selama lima hari, sampai telinga yang tersumbat terasa lebih lega.

4. Miringkan kepala atau menggunakan hair dryer

kurang tidur tekanan darah naik

Setelah berenang, telinga Anda sering kali kemasukan air. Kondisi ini membuat telinga jadi basah dan kadang tersumbat. Telinga yang basah bisa menjadi sarang yang paling baik bagi bakteri. Agar tidak terjadi infeksi, Anda sebaiknya cepat-cepat mengeringkan telinga Anda.

Anda bisa memiringkan kepala beberapa lama. Perubahan arah kepala Anda bisa membawa air yang tersumbat, keluar dari telinga.

Jika tidak berhasil, posisikan tubuh berbaring. Kemudian, letakkan telinga Anda di atas handuk (posisi tidur menyamping). Lakukan hal ini beberapa saat sampai air keluar dari telinga Anda.

Jika Anda tidak punya waktu untuk berbaring, Anda bisa menggunakan hair dryer. Udara dan panas dari hair dryer bisa mengeringkan air sehingga telinga tidak basah maupun tersumbat lagi.

5. Lakukan manuver valsava atau teknik pasif

latihan pernapasan

Cara mengatasi telinga tersumbat lainnya adalah dengan manuver valsava. Pertama, tarik napas dalam-dalam sambil jepit lubang hidung Anda dengan jari. Hembuskan udara dari mulut Anda secara perlahan.

Dikutip dari Mayo Clinic, Anda juga dapat mempraktikan teknik pasif yaitu, dengan cara mengunyah permen karet atau minum air putih. Teknik pasif bisa membantu tabung eustachius yang tersumbat untuk membuka sehingga mengurangi tekanan pada telinga yang tersumbat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

School, M. (2020). How to pop your ears – Otorhinolaryngology – Head & Neck Surgery. Retrieved 7 October 2020, from https://med.uth.edu/orl/online-ear-disease-photo-book/appendix/how-to-pop-your-ears/

staff, f. (2020). Eustachian Tube Dysfunction: Causes, Symptoms and FDA Advice. Retrieved 7 October 2020, from https://familydoctor.org/condition/eustachian-tube-dysfunction/

Earwax (Cerumen Impaction) – ENT Health. (2020). Retrieved 7 October 2020, from https://www.enthealth.org/conditions/earwax-cerumen-impaction/

Plugged ears: What is the remedy?. (2020). Retrieved 7 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/expert-answers/plugged-ears/faq-20058092#:~:text=If%20your%20ears%20are%20plugged,and%20keeping%20your%20mouth%20shut.

Publishing, H. (2020). By the way, doctor: Plugged-up feeling in an ear – Harvard Health. Retrieved 7 October 2020, from https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/by-the-way-doctor-plugged-up-feeling-in-an-ear

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 27/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.